DPP Gerindra Lantik Kepengurusan PP PIRA 2025-2030, Novita Wijayanti Jadi Ketua

Sebanyak 99 pengurus Pimpinan Pusat Perempuan Indonesia Raya (PP PIRA) periode 2025–2030 dilantik oleh DPP Partai Gerindra dalam acara pelantikan pengurus dan peringatan HUT ke-18 PIRA bertajuk “PIRA Peduli, Kompak, Bergerak, Berdampak” di Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, Selasa (13/10).
Pelantikan tersebut dipimpin oleh Bendahara Umum DPP Partai Gerindra, Satrio Dimas Adityo, yang memandu pembacaan sumpah jabatan dan diikuti oleh seluruh pengurus yang dilantik.
Dalam sumpahnya, para pengurus menyatakan kesetiaan terhadap Pancasila, Undang-Undang Dasar 1945, anggaran dasar dan anggaran rumah tangga PIRA, serta peraturan partai yang berlaku.
“Bahwa saya akan senantiasa menjunjung tinggi kehormatan, martabat, dan disiplin partai, mengutamakan kepentingan bangsa daripada kepentingan pribadi, memegang rahasia partai, serta menyelesaikan segala permasalahan partai berdasarkan asas kekeluargaan,” demikian bunyi sumpah jabatan tersebut.
Para pengurus juga bersumpah untuk setia kepada cita-cita luhur partai serta bekerja dengan jujur, tertib, cermat, dan bersemangat untuk kepentingan partai.
Ketua Umum PP PIRA, Novita Wijayanti, mengatakan pelantikan tersebut menjadi bagian dari proses organisasi setelah Musyawarah Nasional (Munas) PIRA 2025. Menurut dia, pelantikan ini menjadi tahap penting untuk memperkuat koordinasi dan menerjemahkan amanah organisasi ke dalam program kerja.
“Dengan dilantiknya jajaran pengurus hari ini, kita memasuki tahap penting untuk memperkuat koordinasi, membagi tanggung jawab, dan menerjemahkan amanah organisasi ke dalam program kerja yang terarah,” kata Novita.
Ia mengingatkan para pengurus agar tidak sekadar memandang jabatan sebagai kehormatan, tetapi juga sebagai tanggung jawab yang harus dijalankan dengan komitmen dan integritas.
“Jabatan bukan sekadar kehormatan, melainkan tanggung jawab. Pelantikan bukan akhir dari sebuah proses, tetapi awal dari kerja dan pengabdian yang sesungguhnya,” ujarnya.
Novita juga meminta seluruh pengurus PIRA menyusun langkah kerja yang jelas, membangun koordinasi yang efektif, serta menetapkan prioritas program yang realistis dan dapat dipertanggungjawabkan.
Sebagai organisasi perempuan di lingkungan Partai Gerindra, Novita mengatakan PIRA akan terus mengembangkan kegiatan yang memberikan manfaat langsung kepada masyarakat. Ia juga mengajak para pengurus dan kader mendukung program pemerintahan Presiden Prabowo Subianto sesuai peran dan kapasitas organisasi.
“Seluruh jajaran PIRA wajib mendukung dan mengawal pelaksanaan program-program Presiden yang tertuang dalam Asta Cita,” tuturnya.
Sementara itu, Ketua DPP Partai Gerindra Endipat Wijaya menyampaikan ucapan selamat kepada pengurus yang baru dilantik sekaligus memperingati perjalanan PIRA yang telah memasuki usia 18 tahun.
“Mewakili DPP Partai Gerindra, kami mengucapkan selamat kepada PIRA yang sudah dilantik pada hari ini, juga mengucapkan selamat ulang tahun kepada PIRA yang ke-18,” kata Endipat.
Ia menyebut PIRA telah mendampingi perjalanan Partai Gerindra sejak awal perjuangan. Endipat berharap hubungan tersebut terus terjalin dan berkembang.
“Terus terang, kami butuh didampingi sama ibu-ibu PIRA, karena kata Pak Prabowo, ‘Mak-mak itu canggih dan dahsyat, bahaya DPP ini kalau enggak ada mak-mak ini’,” ujarnya.
Pengurus PP PIRA yang Dilantik
Sejumlah nama yang dilantik dalam kepengurusan PP PIRA periode 2025–2030 antara lain:
Ketua Umum: Novita Wijayanti
Sekretaris Umum: Indah Rianti
Bendahara: Rahma Oktaviana
Wakil Ketua Umum: Endang Sulistyorini, Prajna Paramitha Sudharto, Eti Suryowati, dan Lista Hurustiati.
Selain pelantikan, acara tersebut juga diisi dengan pemberian tali kasih kepada anak-anak yatim piatu dan duafa serta perempuan pengemudi ojek online (ojol).
Kegiatan itu menjadi bagian dari peringatan HUT ke-18 PIRA yang mengusung tema “PIRA Peduli, Kompak, Bergerak, Berdampak”. Acara tersebut turut dihadiri perwakilan organisasi perempuan lintas partai politik dan organisasi sayap Partai Gerindra.
