DPR Bersolek Jelang Sidang Tahunan 2026, Gedung Parlemen Bernuansa Merah Putih

kumparanNEWSverified-green

·waktu baca 4 menit

google
Ikuti kumparan di Google
info
Jadikan kumparan sebagai preferensi terpercayamu di Google
comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Gladi bersih Sidang Tahunan MPR RI, Sidang Bersama DPR-DPD RI, serta Rapat Paripurna Pembicaraan Tingkat I RAPBN 2027 digelar di Gedung Nusantara, Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Kamis (13/8/2026). Foto: Jamal Ramadhan/kumparan
zoom-in-whitePerbesar
Gladi bersih Sidang Tahunan MPR RI, Sidang Bersama DPR-DPD RI, serta Rapat Paripurna Pembicaraan Tingkat I RAPBN 2027 digelar di Gedung Nusantara, Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Kamis (13/8/2026). Foto: Jamal Ramadhan/kumparan

Gedung DPR mulai bersolek menjelang pelaksanaan Sidang Tahunan MPR dan Sidang Bersama DPR-DPD RI 2026 yang digelar Jumat (14/8). Sejumlah persiapan terlihat di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Kamis (13/8).

Selain dekorasi bernuansa merah putih yang mulai memenuhi sejumlah sudut gedung, DPR juga menggelar gladi bersih untuk memastikan seluruh rangkaian acara berjalan sesuai dengan rencana.

Dalam gladi bersih tersebut, sejumlah pegawai DPR tampak menjadi peraga bagi para pejabat negara yang akan hadir dalam agenda kenegaraan tersebut. Mereka mengenakan kemeja putih, sementara para peraga laki-laki dilengkapi peci hitam.

Para peraga juga mengenakan selempang berwarna merah yang bertuliskan jabatan masing-masing, seperti “Presiden”, “Wakil Presiden”, “Ketua MPR”, “Ketua DPR”, “Ketua DPD”, dan jabatan lainnya.

Mereka kemudian memeragakan rangkaian kegiatan yang akan berlangsung dalam Sidang Tahunan MPR dan Sidang Bersama DPR-DPD. Gladi dimulai dari simulasi barisan dan sesi foto bersama sebelum para peraga memasuki ruang sidang.

Setelah berada di dalam ruang sidang, para peraga langsung menempati kursi-kursi pimpinan sesuai dengan posisi pejabat yang diperankan. Mereka kemudian melakukan simulasi jalannya sidang, termasuk mengucapkan kalimat pembuka pidato yang diperkirakan akan disampaikan dalam agenda sebenarnya.

Dekorasi jelang Sidang Tahunan MPR RI, Sidang Bersama DPR-DPD RI, serta Rapat Paripurna Pembicaraan Tingkat I RAPBN 2027 di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Rabu (12/8/2026). Foto: Nasywa Athifah/kumparan

Tak hanya pergerakan para pejabat, unsur musik dan paduan suara juga ikut disimulasikan dalam gladi bersih. Sejumlah lagu dimainkan dan dinyanyikan, mulai dari lagu kebangsaan Indonesia Raya hingga lagu Halo-Halo Bandung.

Gladi juga mencakup simulasi agenda Presiden Prabowo Subianto yang nantinya akan menyapa delapan penerima manfaat yang diundang dalam Sidang Tahunan. Peraga yang berperan sebagai Presiden tampak melakukan simulasi proses tersebut.

Di sisi kanan ruang sidang, sejumlah pegawai juga memeragakan para presiden dan wakil presiden terdahulu. Mereka mengenakan selempang berwarna biru sebagai penanda peran masing-masing.

Gedung DPR Dihiasi Nuansa Merah Putih

Sementara itu, suasana Kompleks Parlemen tampak semarak menjelang agenda kenegaraan tersebut. Dekorasi dengan nuansa merah putih terlihat menghiasi berbagai bagian Gedung DPR.

Di dalam ruang sidang, sejumlah bendera Merah Putih telah terpasang dan menjadi bagian dari dekorasi utama ruangan.

Backdrop berukuran besar juga telah terpampang di Gedung Nusantara. Backdrop tersebut nantinya akan menjadi latar belakang sesi foto para pejabat negara yang hadir dalam rangkaian Sidang Tahunan dan Sidang Bersama.

Dekorasi juga terlihat pada bagian depan ruang rapat paripurna. Sejumlah tanaman dengan nuansa merah dan putih ditempatkan untuk memperkuat suasana peringatan Hari Kemerdekaan.

Dekorasi jelang Sidang Tahunan MPR RI, Sidang Bersama DPR-DPD RI, serta Rapat Paripurna Pembicaraan Tingkat I RAPBN 2027 di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Rabu (12/8/2026). Foto: Nasywa Athifah/kumparan

Pintu menuju ruang rapat turut dihias dengan ornamen dedaunan. Di sejumlah titik kompleks parlemen, tampak pula ornamen berupa patung wayang.

Sementara di Gedung Nusantara, terdapat satu area yang menampilkan beragam kekhasan Indonesia. Area tersebut dihiasi berbagai unsur budaya, mulai dari kain batik, patung, hingga anyaman.

Seluruh persiapan tersebut dilakukan untuk menyambut pelaksanaan Sidang Tahunan MPR RI dan Sidang Bersama DPR-DPD RI 2026 yang akan digelar pada Jumat (14/8) esok hari.

Persiapan Sesuai Rencana

Ketua DPD Sultan Bachtiar Najamudin mengatakan seluruh persiapan untuk Sidang Tahunan MPR dan Sidang Bersama DPR-DPD 2026 telah berjalan sesuai dengan perencanaan.

“Hari ini semuanya sudah sesuai dengan planning ya, sudah ada gladi, gladi pertama, kedua, kemarin gladi kotornya, dan baru saja selesai gladi bersih ya dalam rangkaian Sidang Tahunan dan Sidang Bersama,” jelas Sultan.

Sultan mengatakan persiapan telah mencapai lebih dari 90 persen. Menurut dia, seluruh pihak yang berkaitan dengan pelaksanaan agenda tersebut juga telah dilibatkan, termasuk Sekretariat Negara, Istana, hingga Paspampres.

“Jadi persiapannya sudah 90% lebih lah, sudah dibilang rampung karena sudah juga melibatkan semua stakeholder terkait ya, dari pihak Sekretariat Negara, pihak Istana juga, pihak Paspampres,” katanya.

Ia menambahkan, seluruh rangkaian acara juga telah diukur melalui rundown yang disiapkan panitia. Gladi bersih yang baru saja dilakukan dinilai berjalan dengan baik.

“Jadi semua sudah apa namanya, rundownnya juga sudah diukur, kemudian tadi juga gladi-nya juga sudah oke sih, sudah siap,” katanya.

Sultan menjelaskan DPD RI bertindak sebagai tuan rumah atau host dalam rangkaian Sidang Bersama tahun ini. Karena itu, tema yang diusung DPD RI diselaraskan dengan tema nasional.

Gladi bersih Sidang Tahunan MPR RI, Sidang Bersama DPR-DPD RI, serta Rapat Paripurna Pembicaraan Tingkat I RAPBN 2027 digelar di Gedung Nusantara, Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Kamis (13/8/2026). Foto: Jamal Ramadhan/kumparan

“Pastilah DPD RI kan tuan rumah, host, jadi tagline-nya juga nyambung dengan tagline nasional. Jadi kita mengusung temanya itu kalau nasional itu negara berdaulat, negara berdaulat hanya bisa terjadi kalau daerah itu kuat. Jadi daerah kuat, Indonesia berdaulat,” jelasnya.

Menurut Sultan, rangkaian Sidang Tahunan dan Sidang Bersama juga menjadi bagian dari peringatan Hari Kemerdekaan Republik Indonesia. Ia menekankan pentingnya kekuatan daerah sebagai bagian dari kekuatan Indonesia.

“Tapi saya mau sampaikan bahwa ini rangkaian dari Hari Kemerdekaan, Dirgahayu Republik Indonesia. Ya kita mau sampaikan bahwa Indonesia terdiri dari daerah-daerah yang berkumpul, kemudian negaranya hanya akan kuat kalau daerah-daerah kuat,” kata Sultan.

“Lalu yang kita akan juga sampaikan adalah persatuan itu adalah kata kunci. Jadi kita hanya akan kuat kalau persatuan kita juga diperkuat. Nah basisnya itu adalah daerah,” sambungnya.