DPR Targetkan RUU Ketenagakerjaan Rampung Oktober 2026: Akan Ada Titik Temu

kumparanNEWSverified-green

·waktu baca 1 menit

google
Ikuti kumparan di Google
info
Jadikan kumparan sebagai preferensi terpercayamu di Google
comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Wakil Ketua DPR Sufmi Dasco Ahmad di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Jumat (14/8/2026).  Foto: Nasywa Athifah/kumparan
zoom-in-whitePerbesar
Wakil Ketua DPR Sufmi Dasco Ahmad di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Jumat (14/8/2026). Foto: Nasywa Athifah/kumparan

Wakil Ketua DPR Sufmi Dasco Ahmad mengatakan RUU tentang Pelindungan Ketenagakerjaan ditargetkan rampung pada Oktober 2026.

Menurutnya, masih terdapat sejumlah perbedaan pendapat antara kelompok buruh dan pengusaha, tetapi perbedaannya kini disebut tinggal sedikit.

Dasco mengatakan DPR akan berupaya memediasi perbedaan pandangan tersebut agar tercapai titik temu.

“Insya Allah Oktober rampung karena sebenarnya yang berbeda atau perbedaan pendapat antara buruh dengan dalam hal ini organisasinya ya ada federasi-federasi dan kemudian Apindo misalnya, itu tinggal sedikit yang belum mencapai titik temu,” ujar Dasco di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Kamis (24/9).

Menurut Dasco, perbedaan antara organisasi buruh dan pihak pengusaha menjadi salah satu hal yang masih perlu diselesaikan dalam pembahasan RUU Pelindungan Ketenagakerjaan.

Ia menyebut DPR akan mengambil peran untuk mempertemukan pihak-pihak yang masih memiliki pandangan berbeda.

“Dan diharapkan titik temu itu akan dimediasi oleh DPR dan kemudian berkoordinasi dengan pemerintah, sehingga kita harapkan Oktober Undang-Undang Ketenagakerjaan yang baru sesuai dengan amanat Mahkamah Konstitusi dapat kita selesaikan dengan baik,” ungkapnya.

Dasco juga menanggapi soal aksi buruh terkait RUU Pelindungan Ketenagakerjaan yang digelar hari ini.

“Nanti mungkin Wakil Ketua DPR yang membidangi ketenagakerjaan yang nanti akan coba saya komunikasikan,” kata dia.