Dudung soal Prabowo Tahu Siapa yang Bayar Demo: Presiden Dapat Informasi Akurat

kumparanNEWSverified-green

ยทwaktu baca 2 menit

google
Tambah ke Prefensi Google
info
Jadikan kumparan sebagai preferensi terpercayamu di Google
comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Kepala Kantor Staf Kepresidenan (KSP) Jenderal TNI (Purn) Dudung Abdurachman menyampaikan paparan saat rapat kerja dengan Komisi XIII DPR di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Rabu (3/6/2026). Foto: Rivan Awal Lingga/ANTARA FOTO
zoom-in-whitePerbesar
Kepala Kantor Staf Kepresidenan (KSP) Jenderal TNI (Purn) Dudung Abdurachman menyampaikan paparan saat rapat kerja dengan Komisi XIII DPR di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Rabu (3/6/2026). Foto: Rivan Awal Lingga/ANTARA FOTO

Kepala Staf Kepresidenan (KSP) Dudung Abdurrachman menanggapi pernyataan Presiden Prabowo Subianto yang mengaku mengetahui pihak-pihak yang mendanai aksi demonstrasi. Menurut Dudung, Presiden memperoleh informasi yang akurat dan pemerintah akan mengambil langkah sesuai ketentuan hukum.

Hal itu disampaikan Dudung dalam konferensi pers di Kantor Staf Kepresidenan (KSP), Jakarta, Jumat (26/6).

"Ya memang kan yang tahu kan Bapak Presiden. Saya yakin Bapak Presiden juga dapat informasi-informasi akurat. Tentunya ada langkah-langkah hal yang akan dilakukan oleh Bapak Presiden," kata Dudung.

Menurut Dudung, informasi yang disampaikan Presiden berpotensi benar adanya. Namun, ia menegaskan seluruh tindak lanjut harus dilakukan melalui mekanisme hukum yang berlaku.

"Tanggapan saya, menurut saya informasi itu bisa benar adanya. Tinggal kita memastikan langkah-langkah berikutnya secara hukum," ujarnya.

Dudung berharap segala bentuk aktivitas yang bertujuan mendiskreditkan pemerintah dengan motif tertentu dapat disikapi secara bijak. Ia mengajak seluruh elemen masyarakat untuk bersama-sama membangun bangsa dengan cara berpikir yang komprehensif.

"Sehingga ke depannya mudah-mudahan apa pun informasi, apa pun kegiatan-kegiatan yang kemudian mendiskreditkan pemerintah dengan motif apa pun. Ya marilah kita bangun bangsa ini dengan pemikiran yang secara komprehensif," katanya.

Ia juga mencontohkan Program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang menurutnya lebih banyak memberikan manfaat dibandingkan kekurangan yang masih perlu diperbaiki.

"Tidak seakan-akan apa yang kita lakukan ini kurang baik. Seperti MBG ya, MBG itu ya dari sisi negatifnya jangan kita lihat dari hal yang kecil saja yang kurang. Tetapi banyak hal yang berdampak yang luar biasa kalau menurut saya," pungkas Dudung.

Presiden Prabowo berpidato di Puncak Pekan Nasional Petani Nelayan XVII 2026, Gorontalo, 24 Juni 2026 Foto: Dok. YouTube Setpres

Sebelumnya, Presiden Prabowo Subianto menyinggung aksi demonstrasi yang kerap ditujukan kepada dirinya saat menghadiri acara Puncak Pekan Nasional (PENAS) Petani dan Nelayan XVII di GOR David-Tony, Limboto, Kabupaten Gorontalo, Rabu (24/6).

Dalam sambutannya, Prabowo mengaku mengetahui pihak-pihak yang membiayai aksi demonstrasi. Meski demikian, ia memilih tidak mempermasalahkan hal tersebut.

"Saudara-saudara sekalian, hati-hati lho, saya kasih peringatan mereka-mereka itu. Saya tahu siapa yang bayar-bayar demo, gue tahu itu," kata Prabowo.

Namun, menurut Prabowo, para peserta aksi demonstrasi belum tentu memahami substansi dari tuntutan yang mereka suarakan. Ia bahkan berkelakar bahwa sebagian peserta aksi hanya mengetahui mereka menerima bayaran untuk ikut berdemonstrasi.

"Tapi enggak apa-apa, yang bayar demo ditanya anak-anak demo enggak ngerti. 'Mau demo apa ya? Umm... kami dibayar Rp 200 ribu' katanya," ujar Prabowo yang disambut tawa hadirin.