Elektabilitas 4,4% di Survei Poltracking, NasDem: Dinamis, 2029 Suara Naik

Partai NasDem tetap optimistis mendorong kenaikan parliamentary threshold (PT) atau ambang batas parlemen menjadi 7 persen, meski elektabilitas partai dalam survei terbaru Poltracking Indonesia berada di angka 4,4 persen.
Sekretaris Jenderal NasDem Hermawi Taslim menilai hasil survei merupakan gambaran kondisi pada satu waktu tertentu dan masih dapat berubah menjelang Pemilu 2029.
“Survei kan dinamis, sebuah kondisi sesaat yang terus berubah-ubah,” kata Hermawi saat dihubungi, Jumat (25/9).
Hermawi kemudian menyinggung rekam jejak perolehan suara NasDem dalam tiga pemilu terakhir. Ia mengatakan elektabilitas NasDem dalam sejumlah survei sebelum pemilu sebelumnya juga pernah berada di bawah hasil akhirnya.
“Faktanya ketika pemilu pertama NasDem 2014, dua minggu menjelang pemilu survei NasDem hanya 1,2 persen, nyatanya NasDem dapat 7 koma sekian persen,” ujar Hermawi.
“Begitu juga menjelang pemilu 2019, survei NasDem kecil sekali, tapi faktanya dapat 9 koma sekian persen. Dan pada pemilu 2024 NasDem menjadi 10 koma sekian persen,” sambungnya.
Hermawi mengatakan tren kenaikan perolehan suara tersebut menjadi dasar optimisme NasDem menghadapi Pemilu 2029. Menurutnya, konsolidasi dan kaderisasi yang dilakukan partai saat ini akan menjadi modal untuk meningkatkan perolehan suara.
“Dengan konsolidasi dan kaderisasi yang terus masif saat ini, kami optimis dan haqul yakin, NasDem akan menapaki hasil yang lebih tinggi lagi,” katanya.
Ia juga menyebut NasDem tengah mengusung tema kaderisasi “NasDem Naik Kelas”. Targetnya, kata Hermawi, NasDem dapat masuk tiga besar perolehan suara nasional setelah dalam dua pemilu terakhir berada di posisi keempat berdasarkan jumlah kursi DPR.
“Jangan lupa 3x NasDem ikut pemilu terus menunjukkan hasil yang menaik. Dan situasi internal saat ini menurut kami adalah situasi terbaik untuk meraup suara lebih tinggi,” ujar Hermawi.
“Masuk 3 besar karena sudah dua kali pemilu selalu berada di urutan ke-4 nasional. Kami optimis suara kami akan naik pada Pemilu 2029,” lanjutnya.
Dalam pemilu 2029, NasDem mengusulkan parliamentary threshold naik menjadi 7 persen.
Hasil Survei
Sebelumnya, Poltracking Indonesia merilis survei nasional bertajuk “Membaca Peta Elektoral & Dinamika Partai Politik”.
Dalam simulasi surat suara 18 partai politik, Gerindra memperoleh elektabilitas 23,2 persen, disusul PDI Perjuangan 11,6 persen dan Golkar 10,4 persen.
Berikutnya PKB 6,2 persen, Demokrat 6,1 persen, NasDem 4,4 persen, PAN 3,4 persen, PKS 3,3 persen, PSI 2,3 persen, dan PPP 1,9 persen.
