Herve Pierre Sidarta dan Citra Terpilih Jadi Abang None Jakarta 2026

kumparanNEWSverified-green

·waktu baca 3 menit

google
Ikuti kumparan di Google
info
Jadikan kumparan sebagai preferensi terpercayamu di Google
comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Herve Pierre Sidarta dari Jakarta Selatan dan Citra dari Jakarta Timur resmi terpilih sebagai Abang dan None Jakarta 2026. Foto: Dok. Pemprov DKI Jakarta
zoom-in-whitePerbesar
Herve Pierre Sidarta dari Jakarta Selatan dan Citra dari Jakarta Timur resmi terpilih sebagai Abang dan None Jakarta 2026. Foto: Dok. Pemprov DKI Jakarta

Herve Pierre Sidarta dari Jakarta Selatan dan Citra dari Jakarta Timur resmi terpilih sebagai Abang dan None Jakarta 2026. Keduanya terpilih dalam Malam Final Pemilihan Abang dan None Jakarta di Ciputra Artpreneur, Jakarta, Jumat (18/9) malam.

Herve dan Citra unggul setelah melalui rangkaian seleksi, termasuk sesi tanya jawab bersama Wakil Gubernur DKI Jakarta Rano Karno dan dewan juri.

Malam final diikuti 36 finalis yang mewakili lima kota administrasi dan Kabupaten Administrasi Kepulauan Seribu. Dari jumlah tersebut, panitia kemudian menyaring finalis menjadi delapan besar hingga tiga besar.

Wakil I Abang None Jakarta 2026 diraih Muhammad Hamiz Ghani dari Jakarta Barat dan Nadya Ramadhita dari Kepulauan Seribu. Sementara Wakil II diraih Muhammad Zaeralsyah dari Kepulauan Seribu dan Thana Mutia dari Jakarta Timur.

Adapun gelar juara favorit diberikan kepada Muhammad Figo Zulvan dari Jakarta Barat dan Azzahra Nureyna dari Jakarta Utara.

Wakil Gubernur DKI Jakarta Rano Karno turut hadir dalam malam final tersebut. Dalam kesempatan itu, Rano mengatakan Abang None Jakarta bukan sekadar ajang untuk mendapatkan gelar, tetapi juga menjadi wadah bagi generasi muda untuk mengenalkan Jakarta.

“Kalian telah mendapatkan pengetahuan dan pengalaman dari para narasumber mengenai Jakarta, pariwisata, kebudayaan, ekonomi kreatif, serta berbagai hal yang berkaitan dengan peran seorang Abang dan None Jakarta. Kini, bekal tersebut siap kalian bawa untuk mempresentasikan Jakarta,” kata Rano.

Menurut Rano, Abang None menjadi jembatan yang menghubungkan Jakarta dengan generasi muda dan dunia. Mereka diharapkan dapat menceritakan Jakarta melalui budaya, kreativitas kuliner, komunitas, hingga keramahan masyarakatnya.

Rano mengatakan peran tersebut dapat dilakukan melalui berbagai ruang, baik di panggung, ruang pertemuan, maupun ruang digital. Ia meminta Abang None menjalankan perannya secara kreatif, bijak, dan bertanggung jawab.

Rano juga mengaitkan tugas Abang None Jakarta 2026 dengan perjalanan Jakarta menuju lima abad.

“Saya berharap Abang dan None Jakarta tahun 2026 dapat membawa energi baru dalam perjalanan menuju lima abad Jakarta melalui karya kreativitas dan kontribusi nyata. Teruslah bawa budaya Jakarta melangkah lebih jauh hingga dikenal dunia,” pungkas Rano.

Staf Khusus Gubernur DKI Jakarta Chico Hakim juga turut memberikan tanggapan. Ia menilai pasangan Abang None terpilih memiliki peran penting dalam perjalanan Jakarta ke depan.

“Abang None 2026 bukan hanya wajah Jakarta hari ini. Mereka duta yang akan meramaikan perjalanan menuju lima abad kota ini. Tugas ke depannya jelas: membawa cerita Jakarta yang modern, berbudaya, dan hangat ke lebih banyak ruang, termasuk ke kancah internasional sesuai dengan target capaian yang telah dicamangkan oleh Gubernur Pramono Anung dan Wakil Gubernur Rano Karno,” kata Chico.

Pemilihan Abang None Jakarta 2026 merupakan penyelenggaraan yang ke-54. Ajang ini telah berlangsung sejak 1968 dan diposisikan Pemprov DKI Jakarta sebagai wadah pembinaan generasi muda sekaligus duta pariwisata dan kebudayaan.