Kabut Asap Karhutla, Dinkes Riau Siapkan Rumah Oksigen bagi Warga

Kabut asap akibat kebakaran hutan dan lahan (karhutla) yang menyelimuti wilayah Provinsi Riau mengkhawatirkan. Menyikapi kondisi tersebut, Dinas Kesehatan Provinsi Riau menyiapkan rumah oksigen sebagai fasilitas pelayanan kesehatan bagi masyarakat yang mengalami gangguan kesehatan akibat paparan asap.
Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Riau, Zulkifli, mengatakan fasilitas rumah oksigen tersebut telah disiapkan dengan kapasitas tiga tempat tidur. Posko ini juga dilengkapi tenaga medis untuk memberikan pemeriksaan dan penanganan awal bagi warga yang membutuhkan.
"Dinas Kesehatan sudah menyiapkan posko rumah oksigen dengan kapasitas tiga tempat tidur. Ini merupakan fasilitas pendukung bagi masyarakat yang mengalami gangguan kesehatan akibat kabut asap," kata Zulkifli, Sabtu (17/10).
Zulkifli menjelaskan, rumah oksigen telah menjalani uji fungsi untuk memastikan seluruh fasilitas dapat digunakan secara optimal saat diperlukan. Selain itu, dokter dan perawat disiagakan guna memberikan pelayanan kepada masyarakat yang datang untuk memeriksakan kondisi kesehatannya.
Keberadaan fasilitas tersebut mulai dimanfaatkan warga. Hingga saat ini, tercatat sebanyak 17 orang telah mendatangi rumah oksigen untuk mendapatkan pemeriksaan dan pengobatan terkait keluhan kesehatan yang dialami.
"Ini menunjukkan bahwa keberadaan posko tersebut memang dibutuhkan dan memberikan harapan bagi masyarakat yang mengalami gangguan kesehatan akibat kabut asap," ujarnya.
Selain menyediakan layanan pemeriksaan kesehatan, Dinkes Riau juga membagikan vitamin dan masker kepada masyarakat. Langkah tersebut merupakan bagian dari upaya mengurangi risiko gangguan kesehatan akibat paparan kabut asap yang terus menyelimuti wilayah tersebut.
Zulkifli mengingatkan masyarakat agar tidak mengabaikan gejala gangguan kesehatan yang muncul akibat paparan asap. Warga yang mengalami keluhan, seperti batuk, sakit tenggorokan, iritasi mata, hingga sesak napas, diimbau segera mendatangi fasilitas kesehatan untuk mendapatkan pemeriksaan.
"Warga yang mulai merasakan keluhan, seperti batuk, sakit tenggorokan, iritasi mata hingga sesak napas, diimbau segera memeriksakan diri ke fasilitas kesehatan," ungkapnya.
Ia berharap masyarakat dapat memanfaatkan rumah oksigen yang telah disediakan, terutama bagi mereka yang mengalami keluhan kesehatan dan menduga gejala tersebut berkaitan dengan kabut asap.
"Kami mengimbau masyarakat yang sudah mengalami gangguan kesehatan agar datang untuk memeriksakan diri. Kami juga sudah memberikan vitamin dan masker," pungkasnya.
