Kiai Zulfa Pimpin Doa di Depan Prabowo, Ara: Aspirasi Pak Nusron Jelang Acara NU

kumparanNEWSverified-green

ยทwaktu baca 2 menit

google
Ikuti kumparan di Google
info
Jadikan kumparan sebagai preferensi terpercayamu di Google
comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
KH Zulfa Mustofa memimpin doa pada acara akad massal unit KPR rumah subsidi yang dihadiri Presiden Prabowo Subianto di Kabupaten Batang, Jawa Tengah, Kamis (30/7/2026).
 Foto: YouTube/ Sekretariat Presiden
zoom-in-whitePerbesar
KH Zulfa Mustofa memimpin doa pada acara akad massal unit KPR rumah subsidi yang dihadiri Presiden Prabowo Subianto di Kabupaten Batang, Jawa Tengah, Kamis (30/7/2026). Foto: YouTube/ Sekretariat Presiden

Wakil Ketua Umum Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU), Kiai Zulfa Mustofa, memimpin doa di hadapan Presiden Prabowo Subianto dalam agenda akad massal 62 ribu rumah subsidi yang digelar di Batang, Jawa Tengah, Kamis (30/7).

Momen tersebut menjadi perhatian karena berlangsung di tengah menguatnya dinamika menjelang Muktamar PBNU. Nama Kiai Zulfa Mustofa belakangan disebut-sebut masuk dalam bursa calon Ketua Umum PBNU. Bahkan pernyataan itu dibenarkan olehnya.

Dalam acara tersebut, Kiai Zulfa memimpin doa di hadapan Presiden Prabowo serta para menteri Kabinet Merah Putih dan ribuan peserta yang mengikuti akad massal rumah subsidi secara serentak.

Agenda itu juga dihadiri Menteri Agama Nasaruddin Umar, yang turut santer dikabarkan menjadi salah satu figur yang berpotensi meramaikan kontestasi calon Ketua Umum PBNU pada Muktamar mendatang.

Presiden Prabowo Subianto menghadiri akad massal unit KPR rumah subsidi di Kabupaten Batang, Jawa Tengah, Kamis (30/7/2026). Foto: YouTube/ Sekretariat Presiden

Kehadiran dua tokoh yang sama-sama disebut dalam bursa kepemimpinan PBNU itu pun menjadi sorotan tersendiri di sela agenda pemerintahan.

Menariknya, Kiai Zulfa Mustofa merupakan tokoh asal Banten, sementara acara berlangsung di Kabupaten Batang, Jawa Tengah, wilayah yang dikenal sebagai salah satu basis warga Nahdlatul Ulama.

Meski demikian, kegiatan akad massal rumah subsidi tersebut merupakan agenda resmi pemerintah yang berfokus pada percepatan akses kepemilikan rumah bagi masyarakat berpenghasilan rendah.

Momen ini juga jadi perhatian Menteri Perumahan dan Kawasan Permukiman Maruarar Sirait. Ara juga sempat menyinggung Menteri ATR/BPN Nusron Wahid terkait Kiai Zulfa yang membaca doa dalam acara ini.

"Yang kami hormati sahabat saya lama, Pak Nusron. Tadi yang doa-doa itu aspirasi dari Pak Nusron, Pak. Karena ini menjelang acara NU, jadi kita akomodir dia punya harapan, Pak. Kita kan harus mengakomodir semua kepentingan seperti bapak," kata Ara di panggung, berbicara ke Prabowo.