Legislator Keluhkan Jalan Rusak di Kaltara, Mendagri: Saya Forward ke Menteri PU

Anggota Komisi II DPR Deddy Sitorus meminta Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Tito Karnavian mendorong kementerian terkait agar mempercepat pembangunan infrastruktur di kawasan perbatasan Kalimantan Utara. Menurutnya, buruknya akses jalan membuat warga kesulitan mendapatkan kebutuhan pokok hingga layanan kesehatan.
Hal itu disampaikan Deddy dalam rapat kerja Komisi II DPR bersama Mendagri di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Kamis (16/7).
“Nah hari-hari ini Pak ini semakin mengerikan, karena apa? Karena ketiadaan akses jalan itu maka untuk mendapatkan sembako juga enggak bisa Pak. Mendapatkan BBM enggak bisa, listrik rata-rata sudah turun ke 4 jam per hari. 1-2 bulan lagi mungkin udah enggak ada listrik Pak di daerah perbatasan Kalimantan Utara,” kata Deddy.
Ia mengatakan kondisi tersebut berdampak besar terhadap kehidupan masyarakat di wilayah perbatasan. Deddy menyebut warga bahkan kesulitan menjual hasil panen dan mengakses layanan kesehatan.
“Kalau sakit sudah pasti mati Pak. Enggak mungkin dibawa ke mana-mana ditandu Pak menembus hutan Kayan Mentarang itu enggak mungkin Pak.”
Deddy juga mengaku mendapat keluhan langsung dari warga saat berkunjung ke daerah pemilihannya. Menurutnya, warga merasa tidak mendapat perhatian dari pemerintah.
“Mereka bilang begini Pak ‘kami cinta negara ini Pak tapi kalau kami diterlantarkan terus sudah kami pindahkan saja ke Malaysia. Buat apa kami terus begini kalau tidak dipedulikan?’ Karena masalahnya kemanusiaan," katanya.
Merespons hal itu, Tito mengakui persoalan akses jalan di perbatasan Kaltara merupakan masalah lama yang hingga kini belum sepenuhnya terselesaikan. Ia memastikan pemerintah akan membahasnya bersama Menteri Pekerjaan Umum (PU) dalam sebuah rapat pekan depan.
“Kepada bapak Deddy Sitorus yang pertama, mengenai akses jalan terutama yang memang ke Kerayan kita tahu ini memang jadi problem lama, sudah ada memang potongan jalan tapi memang belum penuh,” ujar Tito.
Tito mengatakan dirinya juga telah meneruskan laporan mengenai jalan rusak di Kalimantan Utara kepada Menteri PU usai adanya aksi di DPRD Kalimantan Utara.
“Tapi saya sendiri sudah menyampaikan. Kemarin kan ada aksi pak di DPRD di Kalimantan Utara dan saya sudah forward kepada Menteri PU mengenai masalah jalan,” ungkapnya.
Ia memastikan isu tersebut akan dibawa dalam rapat bersama Menteri PU agar menjadi salah satu target penanganan pemerintah.
“Jadi hari Selasa nanti, siang jam kami akan melakukan rapat pak untuk memfollow up ini dan saya akan naikkan isu ini untuk menjadi target kegiatan dari Menteri PU pak. Karena ini memang fakta yang masyarakat kita alami pak. Dampaknya luas,” tandasnya.
Menanggapi komitmen tersebut, Deddy menyampaikan apresiasi.
“Saya atas nama warga mengucapkan terima kasih kalau itu ditindaklanjuti, Pak, tutup Deddy.
