Prabowo Minta TNI Utamakan Prestasi: Bukan Sekadar Senioritas

kumparanNEWSverified-green

·waktu baca 2 menit

google
Ikuti kumparan di Google
info
Jadikan kumparan sebagai preferensi terpercayamu di Google
comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Presiden Prabowo dan Wapres Gibran di HUT Ke-81 TNI di Cilangkap, Senin 5/10/2026 Foto: Youtube/Sekretariat Presiden
zoom-in-whitePerbesar
Presiden Prabowo dan Wapres Gibran di HUT Ke-81 TNI di Cilangkap, Senin 5/10/2026 Foto: Youtube/Sekretariat Presiden

Presiden Prabowo Subianto meminta TNI menerapkan sistem berbasis prestasi dalam pengembangan karier prajurit. Ia menegaskan, TNI tidak boleh hanya mengandalkan senioritas.

Pesan itu disampaikan Prabowo dalam amanatnya pada peringatan HUT ke-81 TNI di Mabes TNI, Cilangkap, Jakarta Timur, Senin (5/10).

"Saudara-saudara, TNI harus menjadi kekuatan yang profesional, responsif, modern, inovatif, adaptif. TNI sekarang harus menguasai teknologi, TNI sekarang harus mengutamakan prestasi," kata Prabowo.

Prabowo menilai TNI yang kuat harus memberikan ruang bagi prajurit yang memiliki kemampuan dan prestasi.

"Sekali lagi saya tekankan, TNI yang hebat adalah TNI yang mengutamakan prestasi. Sistem yang berlaku di TNI harus sistem prestasi, bukan sistem sekadar senioritas, apalagi sistem-sistem yang sempit, ya. Loyalitas sempit, loyalitas perangkatan dan sebagainya," ujarnya.

Menurut Prabowo, tantangan pertahanan saat ini juga tidak selalu berbentuk perang secara fisik. Karena itu, TNI harus terus menyesuaikan diri dan meningkatkan kemampuan.

"Saudara-saudara sekalian, perang sekarang belum tentu wujudnya fisik. Karena itu TNI harus terus menyesuaikan diri, belajar, belajar, belajar, dan berlatih, berlatih, berlatih. Masa damai adalah persiapan menghadapi ancaman yang paling buruk sekalipun," tuturnya.

Presiden Prabowo Subianto saat pemeriksaan pasukan dalam Upacara HUT ke-81 TNI di Mabes TNI, Cilangkap, Jakarta, Senin (5/10/2026). Foto: Galih Pradipta/ANTARA FOTO

Prabowo juga meminta prajurit TNI mampu bekerja sama dengan berbagai unsur pemerintahan hingga masyarakat di daerah.

"Saudara-saudara, prajurit TNI harus mampu bekerja sama dan bersinergi dengan kementerian, lembaga, pemerintah pusat, pemerintah daerah, dengan para gubernur, para bupati, para camat, para kepala desa, para kepala-kepala suku," tandas dia.