Survei PPI: Elektabilitas Gerindra 18,3%, Ungguli PDIP dan Golkar

Partai Gerindra menjadi partai dengan elektabilitas tertinggi dalam survei terbaru Parameter Politik Indonesia. Jika Pemilu Legislatif dilakukan saat ini, sebanyak 18,3% responden memilih Gerindra.
Direktur Eksekutif Parameter Politik Indonesia, Adi Prayitno, mengatakan Gerindra berada di posisi pertama dengan elektabilitas 18,3%, disusul PDIP 14% dan Golkar 13%.
“Pertanyaannya adalah ketika dilakukan survei, jika pemilu legislatif dilakukan saat ini, kira-kira partai politik apa yang akan Anda pilih? Ranking pertama adalah Partai Gerindra dengan perolehan 18,3%. Lalu disusul oleh PDIP 14,0%. Disusul oleh Golkar 13,0%,” kata Adi saat memaparkan hasil survei dalam Kanal YouTube Parameter Politik Indonesia, dikutip Sabtu (5/9).
Posisi berikutnya ditempati PKB dengan elektabilitas 9,7%, Demokrat 7,7%, PKS 6,9%, NasDem 5,7%, dan PAN 5,6%.
Sementara PPP memperoleh 3,4%, PSI 2,6%, Partai Buruh 0,9%, Gelora 0,8%, Perindo 0,4%, PBB 0,3%, serta Partai Garuda, Partai Ummat, dan Hanura masing-masing 0,2%.
Adapun 10,2% responden belum menentukan pilihan politiknya.
Kesukaan Terhadap Prabowo
Adi kemudian memaparkan alasan masyarakat memilih Gerindra. Untuk Gerindra, faktor utama pemilih adalah karena menyukai Prabowo Subianto.
“Alasan memilih Partai Gerindra itu paling dominan karena faktor suka terhadap Prabowo Subianto. Ada sekitar 29,2% masyarakat yang merasa suka terhadap Prabowo Subianto dan ini alasan memilih Partai Gerindra,” ungkap Adi.
Setelah faktor Prabowo, sebanyak 9,2% responden memilih Gerindra karena sudah mengenal partai tersebut. Kemudian 7,6% memilih karena menilai kinerja Gerindra dirasakan atau terbukti.
Selain itu, 6,5% responden menilai tokoh Partai Gerindra menjadi alasan mereka memilih partai tersebut.
Adi menyebut ketiga faktor tersebut menjadi alasan utama masyarakat memilih Gerindra.
“Kalau dihitung rata-rata secara umum, nomor urut satu, nomor urut dua dan nomor urut tiga kenapa alasan memilih Partai Gerindra itu karena suka dengan Prabowo Subianto, sudah kenal dengan partainya sejak lama dan kinerjanya dianggap terbukti dan dirasakan,” papar Adi.
Metode Survei
Survei Parameter Politik Indonesia dilakukan terhadap warga negara Indonesia yang berusia minimal 17 tahun atau sudah menikah.
Survei tersebut melibatkan 1.200 responden yang tersebar secara proporsional di 38 provinsi, 116 kabupaten/kota, 120 kecamatan, dan 120 desa/kelurahan.
Penarikan sampel dilakukan dengan margin of error sebesar 2,8% pada tingkat kepercayaan 95%.
Pengumpulan data dilakukan melalui wawancara tatap muka oleh surveyor mahasiswa dan berlangsung pada 20 Juli hingga 3 Agustus 2026.
