Wantimpres Gelar Rapat Pleno, Bahas Apa Saja?

kumparanNEWSverified-green

·waktu baca 2 menit

google
Ikuti kumparan di Google
info
Jadikan kumparan sebagai preferensi terpercayamu di Google
comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Ketua Wantimpres Pratikno di Istana Negara, Jakarta, Kamis (15/10/2026). Foto: Zamachsyari/kumparan
zoom-in-whitePerbesar
Ketua Wantimpres Pratikno di Istana Negara, Jakarta, Kamis (15/10/2026). Foto: Zamachsyari/kumparan

Ketua Dewan Pertimbangan Presiden (Wantimpres) Pratikno menghadiri rapat pleno di Kementerian Sekretariat Presiden, Kamis (29/10/2026).

Pratikno mengatakan rapat pleno Wantimpres tersebut membahas sejumlah isu kesekretariatan serta berbagai hal yang akan didiskusikan sebagai bahan pertimbangan bagi Presiden.

“Ya kita banyak hal kan, banyak isu-isu kesekretariatan yang harus dijelaskan kembali kepada anggota oleh sekretariat,” ujar Pratikno.

Selain membahas persoalan kesekretariatan, Wantimpres juga mendiskusikan berbagai isu yang berpotensi menjadi bahan pertimbangan bagi Presiden.

“Tapi kita juga membahas isu-isu, hal-hal yang nanti kita diskusikan untuk menjadi pertimbangan kepada Bapak Presiden,” kata Mensesneg dua periode era Presiden Jokowi ini.

Saat ditanya apakah pembahasan turut mencakup isu diplomasi luar negeri, Pratikno menyebut terdapat beragam isu yang menjadi perhatian dalam rapat tersebut.

“Isunya banyak macam. Isunya macam-macam,” tandas eks Rektor UGM ini.

Pejabat baru Ketua Dewan Pertimbangan Presiden Pratikno (kedua kiri), Wakil Ketua Hatta Rajasa (ketiga kiri) serta para anggota mengikuti pelantikan yang dipimpin Presiden Prabowo Subianto di Istana Negara, Jakarta, Jumat (2/1/2026). Foto: Bayu Pratama S/ANTARA FOTO

Adapun Wantimpres terdiri dari 26 orang, yaitu:

  1. Prof. Pratikno (Ketua merangkap Anggota)

  2. Muhammad Hatta Rajasa (Wakil Ketua merangkap Anggota)

  3. Dr. Muhammad Qodari (Sekretaris merangkap Anggota)

  4. Sinta Nuriyah Wahid (Anggota)

  5. Prof. Dr. M. Quraish Shihab (Anggota)

  6. Jenderal TNI (Purn.) Agum Gumelar (Anggota)

  7. Dr. (H.C.) Chairul Tanjung (Anggota)

  8. Prof. Dr. K.H. Said Aqil Siroj (Anggota)

  9. K.H. Anwar Iskandar (Anggota)

  10. K.H. Yahya Cholil Staquf (Anggota)

  11. Jusuf Wanandi (Anggota)

  12. Jenderal Pol. (Purn.) Prof. Budi Gunawan (Anggota)

  13. H. Bambang Soesatyo (Anggota)

  14. Dr. H. Salim Segaf Al-Jufri (Anggota)

  15. Dr. H. Soekarwo (Anggota)

  16. Dato' Sri Tahir (Anggota)

  17. Rocky Gerung (Anggota)

  18. Letjen TNI (Purn.) Dr. Ida Bagus Purwalaksana (Anggota)

  19. Philip Kuncoro Wijaya (Anggota)

  20. Ir. Budi Santoso Tanuwibowo (Anggota)

  21. Prof. Dr. H. Anwar Usman (Anggota)

  22. Dr. H. Mohammad Hatta (Anggota)

  23. Jusuf Hamka (Anggota)

  24. Prof. Dr. Margarito Kamis (Anggota)

  25. Pdt. Jacklevyn Frits Manuputty (Anggota)

  26. Ignasius Jonan (Anggota)