Bisnis
·
2 Mei 2021 9:45

Hindari 4 Kesalahan Ini dalam Memulai Startup

Konten ini diproduksi oleh Pebriani Saputri
Hindari 4 Kesalahan Ini dalam Memulai Startup (1170929)
searchPerbesar
Ilustrasi Startup (id.pngtree.com)
Startup merupakan perusahaan yang baru beroperasi atau perusahaan rintisan yang identik dengan bidang teknologi dan informasi. Hal ini menjadi populer pada saat bubble dot-com sekitar tahun 1998 hingga tahun 2000-an.
ADVERTISEMENT
Mengingat perkembangan teknologi saat ini telah berkembang pesat, banyak perusahaan rintisan secara bersama-sama membuka website pribadi dalam memulai bisnisnya yang berbasis dot-com.
Menurut catatan Startup Ranking pada tahun 2021 Indonesia sudah memiliki 2.219 startup. Seiring dengan banyaknya investor yang memberikan suntikan dana kepada startup bidang teknologi dan informasi yang dianggap menjanjikan.
Dilansir oleh Bernhard Schroeder dalam Forbes.com, inilah empat kesalahan yang harus dihindari dalam memulai bisnis baru:
1. Membeli barang yang tidak dibutuhkan
Untuk mengawali bisnis baru, wajar jika anda menginginkan laptop baru, situs web yang keren, lokasi kantor yang trendi, perangkat lunak terbaik, dan karyawan yang berbakat untuk membantu mengembangkan perusahaan. Pengeluaran-pengeluaran tersebut harus melalui pemikiran yang matang oleh pendirinya. Kembangkan bisnis Anda terlebih dahulu dan kumpulkan tingkat kas sekali pakai yang lebih tinggi sebelum menghabiskan "nice-to-haves".
ADVERTISEMENT
2. Mengambil utang pribadi
Bahkan jika anda telah memisahkan akun pribadi dan bisnis anda, skenario sering muncul yang memaksa anda untuk masuk ke dalam dana pribadi anda untuk membiayai kebutuhan bisnis. Anda tidak bisa terikat dengan pengeluaran pribadi yang terlalu tinggi. Bersikaplah seramping mungkin dalam bisnis dan kehidupan pribadi Anda sambil mengembangkan perusahaan baru Anda.
3. Tidak menyediakan uang cadangan
Sebagian besar perencana keuangan menyarankan pengusaha untuk menyimpan setidaknya biaya tiga bulan dalam keadaan darurat atau dana darurat untuk bisnis dan pengeluaran pribadi mereka. Investor memiliki istilah yang mereka gunakan saat mendanai startup, landasan pacu Anda. Semakin besar cadangan akan semakin baik.
4. Pahami pajak Anda dan dampaknya
ADVERTISEMENT
Jangan membuat kesalahan yang sama seperti yang dilakukan banyak pengusaha terkait lokasi, pendirian, atau struktur perusahaan mereka yang berkaitan dengan pajak. Sebagai wiraswasta atau perusahaan, Anda harus melakukan taksiran pembayaran triwulanan, sehingga Anda tidak terjebak dengan tagihan pajak besar.
Dengan telah dijelaskannya mengenai empat kesalahan dalam memulai startup, semoga dapat dihindari oleh kalian yang ingin memulai bisnis rintisan baru atau startup.