Konten dari Pengguna

Apa Arti Ulil Albab? Ini Jawabannya

Pengertian dan Istilah

Pengertian dan Istilah

Artikel yang menjelaskan pengertian dari sebuah istilah.

·waktu baca 3 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Pengertian dan Istilah tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Arti ulil albab. Foto: Freepik
zoom-in-whitePerbesar
Arti ulil albab. Foto: Freepik

Arti ulil albab ialah orang-orang yang memiliki akal. Ini merupakan salah satu istilah yang wajib diketahui umat muslim, berikut informasinya.

Dikutip dari buku Konsep Corporate Social Responsibility karya Rismawati, pengertian ulil albab bisa dimengerti dengan memahami dua kata penghubungnya dalam bahasa Arab, yakni ulu (أولو) dan albab.

Ulu memiliki arti orang-orang yang memiliki (dalam bentuk jamak) dan albab merupakan bentuk jamak dari dua kata, yakni Al-Kabab yang berarti bagian dada binatang yang diikat tali agar tidak lepas, dan Al-Lubb yang berarti inti dari segala sesuatu. Adapun inti dari manusia itu sendiri adalah akalnya.

Mengenal Pengertian Ulil Albab

Arti ulil albab. Foto: Shutterstock

Jika disimpulkan, maka arti dari ulil albab adalah orang-orang yang memiliki akal, yakni mampu untuk menggunakan akal dan pikirannya guna memahami fenomena-fenomena alam sampai bukti keesaan dan kekuasaan Allah SWT.

Ulil albab sendiri sudah disebutkan sebanyak 16 kali dalam Al-Quran, yaitu Surah Al-Baqarah ayat 179, 197, dan 169, Surah Ali Imran ayat 190, Surah Al Maidah ayat 100, Surah Yusuf ayat 111, Surah Ar-Ra’d ayat 22, Surah Ibrahim ayat 52, Surah Shad ayat 29 dan 43, Surah Az-Zumar ayat 9, 18, dan 21, Surah Al-Mu’minun ayat 54, dan Surah At-Talaq ayat 10.

Dari 16 ayat Al-Quran tersebut, terdapat satu ayat yang sering digunakan sebagai dalil ulil albab, yakni Surah Al-Imran ayat 190-191, berikut ayat dan artinya:

إنَّ في خَلْقِ السَّماوَاتِ وَالأرْضِ وَاخْتِلاَفِ اللَّيْلِ وَالنَّهَارِ لآيَاتٍ لأُولِي الأَلْبَابِ الَّذِينَ يَذْكُرُونَ اللهَ قِيَاماً وَقُعُوداً وَعَلَى جُنُوبِهِمْ

Artinya: “Sesungguhnya dalam penciptaan langit dan bumi, dan silih bergantinya malam dan siang terdapat tanda-tanda bagi orang-orang yang berakal, (yaitu) orang-orang yang mengingat Allah sambil berdiri atau duduk atau dalam keadaan berbaring.” (QS. Ali Imran: 190-191).

Contoh Sifat Ulil Albab dalam Kehidupan

Ilustrasi anak berdoa. Foto: Shutter Stock

Jika mengacu pada pengertian ulil albab di atas, maka ada beberapa contoh perilaku maupun sifat yang bisa diteladani, berikut informasinya:

  • Mampu memisahkan mana yang baik dan yang buruk: sebagai orang yang berakal, tentunya harus mengetahui mana yang baik dan mana yang buruk sebelum membuat sebuah keputusan.

  • Bersungguh-sungguh dalam menuntut ilmu: cara lainnya dalam meneladani sifat ulil albab adalah dengan menuntut ilmu secara sungguh-sungguh. Perilaku ini bisa dimulai dari rajin belajar dan membaca buku-buku ilmu pengetahuan.

  • Bersikap kritis: sebagai orang yang berakal, penting bagi Anda untuk berpikir kritis atas suatu permasalahan, baik dalam mendengarkan maupun mengucap.

  • Mendakwahkan ilmu yang dimiliki kepada masyarakat: ilmu yang banyak sejatinya akan percuma jika tidak disebarkan kembali ke masyarakat. Hal ini bermanfaat agar ilmu tersebut bisa terasa manfaatnya dan menjalankan satu amal jariyah.

Demikianlah informasi mengenai pengertian ulil albab dan contohnya dalam kehidupan. Semoga bermanfaat.

(AA)

Frequently Asked Question Section

Apa arti kata Ulu?

chevron-down

Ulu memiliki arti orang-orang yang memiliki (dalam bentuk jamak)

Apa arti kata Albab?

chevron-down

albab merupakan bentuk jamak dari dua kata, yakni Al-Kabab yang berarti bagian dada binatang yang diikat tali agar tidak lepas, dan Al-Lubb yang berarti inti dari segala sesuatu.

Apa saja ayat Al-Quran yang menyebut ulil albab?

chevron-down

Surah Al-Baqarah ayat 179, 197, dan 169, Surah Ali Imran ayat 190, Surah Al Maidah ayat 100, Surah Yusuf ayat 111, Surah Ar-Ra’d ayat 22, Surah Ibrahim ayat 52, Surah Shad ayat 29 dan 43, Surah Az-Zumar ayat 9, 18, dan 21, Surah Al-Mu’minun ayat 54, dan Surah At-Talaq ayat 10.