Apa itu Ayyamul Bidh? Ini Keutamaan dan Tata Cara Melakukannya di dalam Islam

Artikel yang menjelaskan pengertian dari sebuah istilah.
·waktu baca 3 menit
Tulisan dari Pengertian dan Istilah tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Apa itu ayyamul bidh dalam Islam? Istilah ini berkaitan dengan puasa sunah yang bisa dilakukan setiap bulan. Puasa Ayyamul Bidh adalah amalan yang sangat dianjurkan oleh Rasulullah saw.
Puasa ini dilakukan pada pertengahan bulan Hijriah, yakni tanggal 13, 14, dan 15. Agar lebih termotivasi dalam menjalankannya, penting sekali mengetahui keutamaan dan tata caranya.
Apa itu Ayyamul Bidh? Ini Keutamaannya
Apa itu ayyamul bidh? Mengutip buku Rahasia Puasa Sunah, Ahmad Syahirul Alim (2023), puasa ayyamul bidh merupakan puasa yang dilakukan pada pertengahan bulan-bulan Qomariyyah, tepatnya pada tanggal 13, 14, dan 15. Beberapa keutamaan mengamalkan puasa ini, yaitu sebagai berikut.
1. Pahala yang Besar
Keutamaan puasa ayyamul bidh adalah memperolah pahala yang besar. Bahkan, pahalanya setara dengan puasa sepanjang tahun.
Hal ini sesuai dengan hadis berikut.
"Barang siapa yang berpuasa setiap bulan sebanyak tiga hari, itulah shiyamud dahr (puasa sepanjang tahun)." (HR Tirmidzi)
2. Salah Satu Wasiat Rasulullah
Keutamaan puasa ayyamul bidh yang berikutnya adalah sebagai salah satu wasiat Rasulullah saw. Abu Hurairah r.a. meriwayatkan:
"Kekasihku (yaitu Rasulullah saw) mewasiatkan padaku tiga nasihat yang aku tidak meninggalkannya hingga aku mati, pertama berpuasa tiga hari setiap bulannya, kedua mengerjakan salat duha, ketiga mengerjakan salat witir sebelum tidur" (HR. Bukhari).
3. Sebagai Penghapus Dosa
Puasa ayyamul bidh juga dapat menjadi sarana penghapus dosa. Rasulullah Saw. bersabda:
صَوْمُ ثَلَاثَةِ أَيَّامٍ مِنْ كُلِّ شَهْرٍ صَوْمُ الدَّهْرِ
"Puasa tiga hari setiap bulan setara dengan puasa sepanjang tahun." (HR. Muslim)
Tata Cara Puasa Ayyamul Bidh
Cara puasa ayyamul bidh tidak jauh berbeda dengan puasa lainnya. Adapun ketentuannya, yakni sebagai berikut.
1. Membaca Niat Puasa Ayyamul Bidh
Niat puasa bisa dibaca di malam hari sebelum fajar atau siang hari selama belum mengonsumsi apapun atau melakukan sesuatu yang membatalkan puasa. Adapun niat puasa ayyamul bidh, yaitu:
نَوَيْتُ صَوْمَ أَيَّامِ الْبِيْضِ لِلّٰهِ تَعَالَى
Nawaitu shauma ayyaamil baidhi sunnatan lillaahi ta'aalaa.
Artinya: "Aku niat puasa sunah ayyamul bidh karena Allah Ta'ala.”
2. Makan Sahur
Sahur merupakan salah satu sunah Rasulullah yang sangat dianjurkan. Selain memperoleh pahala, sahur juga dapat memberikan energi dalam menjalankan puasa selama sehari.
3. Menahan Diri dari Segala Hal yang Membatalkan Puasa
Langkah berikutnya adalah menahan diri dari segala perbuatan yang membatalkan puasa. Upaya menahan diri ini dilakukan sejak terbitnya fajar sampai terbenamnya matahari.
4. Menyegerakan Berbuka Puasa
Saat mendengar azan magrib, maka segeralah membatalkan puasa. Adapun sunah yang dianjurkan adalah berbuka dengan makanan manis terlebih dahulu.
Baca juga: Mengenal Apa Itu Puasa Tarwiyah beserta Waktu Menunaikannya
Itulah penjelasan terkait apa itu ayyamul bidh. Dengan memahami keutamaan dan tata caranya, diharapkan umat muslim dapat lebih bersemangat untuk melaksanakannya. (DLA)
