Konten dari Pengguna

Apa Itu Compounding? Ini Penjelasan dan Fungsinya dalam Investasi

Pengertian dan Istilah

Pengertian dan Istilah

Artikel yang menjelaskan pengertian dari sebuah istilah.

ยทwaktu baca 2 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Pengertian dan Istilah tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Apa itu compounding. Foto hanya ilustrasi, bukan yang sebenarnya. Sumber: Pexels/Anna Nekrashevich
zoom-in-whitePerbesar
Apa itu compounding. Foto hanya ilustrasi, bukan yang sebenarnya. Sumber: Pexels/Anna Nekrashevich

Dalam dunia keuangan, banyak orang mencari cara untuk mengembangkan kekayaan dengan lebih efektif. Salah satu strategi yang sering digunakan oleh investor sukses adalah compounding. Pertanyaannya apa itu compounding?

Konsep ini dapat membuat seseorang untuk mengoptimalkan pertumbuhan investasinya dengan cara yang sederhana tetapi sangat efektif dalam jangka panjang. Compounding ini juga menjadi faktor utama di balik keberhasilan banyak investor besar.

Apa Itu Compounding dalam Investasi?

Apa itu compounding. Foto hanya ilustrasi, bukan yang sebenarnya. Sumber: Pexels/Brian Ngali

Apa itu compounding? Compounding atau bunga majemuk adalah proses keuntungan dari suatu investasi tidak diambil, tetapi diinvestasikan kembali agar dapat menghasilkan keuntungan tambahan pada berikutnya.

Mengutip dari buku Manajemen Keuangan Syariah, Dr. Darmawan, M.AB, (2022), dengan kata lain, compounding adalah proses menginvestasikan uang, menginvestasikan kembali bunga yang diperoleh dan menemukan nilai pada akhir periode tertentu.

Dengan sistem ini, modal awal terus bertambah seiring waktu, menciptakan efek pertumbuhan eksponensial. Efek compounding sangat bergantung pada dua faktor utama, yaitu waktu dan tingkat pengembalian investasi.

Semakin lama seseorang mempertahankan investasinya, semakin besar efeknya. Oleh karena itu, memulai investasi sejak dini sangat dianjurkan agar manfaat compounding bisa dirasakan secara optimal.

Prinsip kerjanya memperoleh keuntungan tidak hanya berasal dari modal awal, tetapi juga dari keuntungan yang sebelumnya telah diinvestasikan kembali. Prinsip ini memiliki berbagai fungsi, berikut di antaranya:

  1. Mempercepat Pertumbuhan Investasi: Dengan menginvestasikan kembali keuntungan, aset dapat berkembang lebih cepat.

  2. Memanfaatkan Waktu Secara Maksimal: Semakin lama investasi berjalan, semakin besar hasil yang diperoleh.

  3. Membangun Kekayaan Jangka Panjang: Dengan strategi ini, modal kecil dapat tumbuh menjadi jumlah besar dalam beberapa tahun.

  4. Meningkatkan Nilai Dana Pensiun: Compounding membantu memastikan dana yang cukup untuk masa pensiun.

  5. Menciptakan Stabilitas Finansial: Dengan pertumbuhan aset yang berkelanjutan, seseorang bisa memiliki cadangan keuangan yang kuat.

Baca juga: Apa itu Fineasy? Ini Penjelasan dan Kelebihannya di Bidang Keuangan

Itulah sedikit penjelasan mengenai apa itu compounding. Dengan memahami dan menerapkannya secara disiplin, seseorang dapat mengoptimalkan pertumbuhan finansial dan mencapai kestabilan ekonomi di masa depan. (RIZ)