Konten dari Pengguna

Apa Itu Ponzi? Ini Pengertian dan Contohnya

Pengertian dan Istilah

Pengertian dan Istilah

Artikel yang menjelaskan pengertian dari sebuah istilah.

·waktu baca 2 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Pengertian dan Istilah tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Ilustrasi untuk apa itu Ponzai. Sumber: pexels.com/Tima Miroshnichenko
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi untuk apa itu Ponzai. Sumber: pexels.com/Tima Miroshnichenko

Apa itu Ponzi? Ponzi atau skema Ponzi adalah istilah yang sering didengar dalam kasus penipuan terkait investasi. Untuk terhindar dari skema ini, ada baiknya mengetahui pengertian dan ciri dari skema ponzi.

Skema Ponzi adalah investasi bodong yang sangat merugikan. Ciri-ciri yang dapat dikenali dari skema Ponzi adalah pelaku yang lebih fokus dalam merekrut investor dan tidak adanya rencana investasi yang jelas sehingga tidak jelas uang akan ke mana.

Apa Itu Ponzi?

Ilustrasi untuk apa itu Ponzai. Sumber: pexels.com/Tima Miroshnichenko

Apa itu Ponzi? Menurut buku Fraud in Financial Scams, Credit Card, and Computer: A Bibliometric Approach oleh Prasetyono, dkk (2021: 16-18), skema Ponzi dapat dipahami sebagai jenis penipuan investasi di mana keuntungan yang diberikan bukan diperoleh dari penjualan produk atau usaha perusahaan tetapi dari investor yang baru bergabung.

Hal ini akan sangat merugikan investor yang baru bergabung. Pada skema Ponzi, seorang penipu akan menawarkan kewajiban yang menjanjikan keuntungan yang sangat tinggi dengan risiko yang tampak rendah dari bisnis yang sebenarnya tidak ada.

Penipu memberikan uang pada investor lama sebagai hasil dari investasi tetapi uang tersebut sebenarnya berasal dari investor baru bukan dari hasil usaha atau penjualan barang. Skema berakhir setelah tidak ada lagi uang dari investor baru.

Istilah skema Ponzi berasal dari aksi penipuan yang dilakukan oleh seorang berkebangsaan Italia bernama Charles Ponzi pada tahun 1920. Menurut buku Hukum Ekonomi Islam oleh Farid Wajdi dan Suhrawardi K. Lubis (2021: 298), ciri-ciri skema Ponzi yang umum terjadi adalah sebagai berikut:

  1. Dijamin janji pengembalian tinggi dengan risiko yang minim.

  2. Aliran pengembalian yang konsisten terlepas dari kondisi pasar.

  3. Investasi yang belum terdaftar di Securities and Exchange Commision (SEC).

  4. Strategi investasi yang dirahasiakan atau digambarkan terlalu rumit untuk dijelaskan.

  5. Klien atau investor tidak diizinkan untuk melihat dokumen resmi investasi.

  6. Klien atau investor menghadpai kesulitan untuk mengeluarkan uang mereka.

Contoh skema Ponzi adalah penipuan yang dilakukan Bernie Madoff. Dengan cara gali lubang tutup lubang melalui skema Ponzi, Madoff mencari investor dan menawarkan return yang menggiurkan lalu uang yang diperoleh diputar untuk menutupi pengembalian pada investor. Penipuan itu akhirnya dapat diketahui penegak hukum.

Baca juga: Apa Itu Layoff dalam Dunia Kerja? Ini Pengertian dan Penyebabnya

Demikian penjelasan apa itu Ponzi. Semoga penjelasan mengenai pengertian dan ciri-ciri skema Ponzi ini dapat membantu terhindar dari jenis penipuan investasi ini. (IND)