Apa Itu TOR? Ini Pengertian, Manfaat, dan Cara Membuatnya

Artikel yang menjelaskan pengertian dari sebuah istilah.
·waktu baca 3 menit
Tulisan dari Pengertian dan Istilah tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Dalam berbagai kesempatan, baik yang berhubungan dengan interview, diskusi, hingga penyusunan dokumen dalam sebuah proyek, seringkali terdapat istilah TOR. Sebenarnya, apa itu TOR?
TOR merupakan singkatan dari term of references. Keberadaan TOR akan membantu sebuah proyek berjalan dengan lancar dan terstruktur.
Apa Itu TOR? Ini Pengertiannya!
Apa itu TOR? Dikutip dari buku Manajemen Pelatihan karya June Kuncoro Hadiningrat (2023: 88), TOR adalah Term of Reference. Jika diterjemahkan secara harfiah ke dalam bahasa Indonesia, Term of Reference adalah Kerangka Acuan Kerja atau yang mungkin lebih dikenal dengan istilah KAK.
TOR umumnya berbentuk sebuah dokumen atau berkas yang berisikan penggambaran dan juga perjanjian-perjanjian dengan pihak yang terlibat dalam proyek. Pihak yang membuat dan menyusun TOR adalah tim project management yang sudah ditunjuk dalam proyek tersebut.
Manfaat dan Cara Mendaftarnya
TOR adalah penjelasan lengkap dalam bentuk berkas atau dokumen tentang landasan, tujuan, dan struktur suatu proyek. Berikut adalah manfaat dan cara mendaftar TOR.
1. Manfaat TOR (Kerangka Acuan Kerja)
Ada beberapa manfaat TOR yang perlu diketahui. Berikut ini beberapa di antaranya.
Panduan Pelaksanaan Proyek: TOR berfungsi sebagai pedoman yang jelas bagi semua pihak yang terlibat dalam proyek, memastikan bahwa setiap tahap dilaksanakan sesuai dengan rencana yang telah disepakati.
Menetapkan Tujuan dan Sasaran: TOR membantu dalam mendefinisikan tujuan dan sasaran proyek, sehingga semua pihak yang terlibat memiliki pemahaman yang sama mengenai hasil yang diharapkan.
Mengatur Waktu dan Anggaran: TOR memuat rincian mengenai jangka waktu pelaksanaan dan anggaran yang dibutuhkan, yang membantu dalam mengatur sumber daya dengan lebih efisien.
Evaluasi Kinerja: Dengan adanya TOR, evaluasi pelaksanaan proyek dapat dilakukan dengan membandingkan hasil yang dicapai dengan tujuan yang tercantum dalam TOR.
Transparansi dan Akuntabilitas: TOR memastikan adanya transparansi dalam setiap langkah proyek, mengurangi potensi terjadinya penyimpangan dari perencanaan awal.
2. Cara Mendaftar atau Menyusun TOR
Adapaun cara menyusun TOR adalah sebagai berikut:
Identifikasi Tujuan Proyek: Tentukan dengan jelas tujuan dan sasaran yang ingin dicapai dalam proyek.
Tentukan Pihak yang Terlibat: Sebutkan semua pihak yang akan terlibat dalam proyek, baik itu tim internal maupun pihak eksternal.
Rincian Anggaran dan Waktu: Tentukan anggaran yang dibutuhkan dan jangka waktu pelaksanaan proyek, serta detail alokasi sumber daya yang ada.
Deskripsikan Kegiatan dan Tanggung Jawab: Buatlah deskripsi kegiatan yang harus dilakukan dalam proyek serta siapa yang bertanggung jawab atas setiap kegiatan tersebut.
Sertakan Metode Evaluasi: Tentukan cara untuk mengevaluasi kinerja proyek secara periodik, agar proyek tetap berada di jalur yang benar.
Konsultasi dan Persetujuan: Setelah TOR disusun, lakukan konsultasi dengan semua pihak terkait dan dapatkan persetujuan atas dokumen TOR tersebut.
Baca Juga: DPP: Pengertian, Jenis-Jenis, dan Cara Menghitung Pajak Ini
Apa itu TOR? TOR adalah dokumen yang berisi deskripsi dan perjanjian antara pihak-pihak yang terlibat dalam suatu proyek. (Umi)
