Apa Pengertian Qada? Ini Penjelasannya

Artikel yang menjelaskan pengertian dari sebuah istilah.
·waktu baca 3 menit
Tulisan dari Pengertian dan Istilah tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Qada dan Qadar merupakan bagian dari rukun iman yang wajib diimani seluruh umat muslim. Bagi yang mencari jawaban dari jelaskan pengertian Qada, ini jawabannya bersama cara mengimaninya.
Bagi yang belum tahu, iman kepada Qada dan Qadar merupakan urutan keenam dari enam rukun iman yang wajib diketahui umat muslim. Agar tidak salah salam mengartikan keduanya, ini pengertian Qada sebagai bagian dari rukun iman.
Mengenal Pengertian Qada sebagai Rukun Iman
Dikutip dari laman Universitas Islam An Nur Lampung, pengertian Qada sebagai rukun iman bisa dipahami secara bahasa dan istilah. Hal ini juga dapat membantu Anda dalam membedakan arti Qada dan Qadar.
Secara bahasa, pengertian Qada adalah ketetapan, keputusan, kehendak, ketentuan, hukum, pemberitahuan, dan penciptaan. Sedangkan secara istilah Qada adalah ketetapan atau keputusan Allah SWT sejak zaman azali (zaman sebelum diciptakan manusia) atas segala sesuatu yang berkaitan dengan kehendak-Nya.
Oleh karenanya, Qada merupakan rencana Allah sejak zaman azali atas segala sesuatu baik itu kebaikan maupun keburukan, maupun hidup dan mati, dan berbagai hal lainnya lagi.
Qada sendiri masih bisa diubah melalui adanya sebuah usaha, tawakal, dan ikhtiar secara sungguh-sungguh agar memperoleh hasil sesuai yang diinginkan.
Lantas, apa itu Qadar sebagai rukun iman? Secara bahasa, Qadar merupakan kepastian, peraturan dan ukuran. Secara istilah, Qadar dapat diartikan sebagai bentuk perwujudan atas ketetapan Allah SWT (Qada) mengenai keseluruhan yang berhubungan dengan makhluk-makhluknya yang telah ada sejak di dalam kandungan.
Qadar sendiri bisa mencakup takdir yang telah terjadi, tengah terjadi, maupun yang akan terjadi di masa depan. Berbeda dengan Qada, Qadar tidak bisa diubah bagaimanapun caranya, alias Qadar sudah tertulis sejak Anda di dalam kandungan (Lauhul Mahfudz), mulai dari jodoh, maut, dan lain sebagainya.
Jika disimpulkan, maka Qada adalah keputusan Allah SWT atas segala sesuatu yang akan terjadi suatu saat nanti, sedangkan Qadar adalah bentuk realisasi Allah SWT atas Qada pada diri manusia sesuai kehendak-Nya.
Cara Mengimani Qada dan Qadar
Sebagai bagian dari rukun iman, Anda perlu tahu bagaimana cara mengimani Qada dan Qadar. Berikut beberapa cara yang bisa Anda lakukan dalam meningkatkan iman kepada Qada dan Qadar:
Mengetahui dan memahami konsep Qada dan Qadar secara benar, atau memahami bahwa segala sesuatu yang terjadi di dunia ini sudah ditetapkan oleh Allah SWT.
Bersikap sabar dan ikhlas atas segala ketetapan Allah SWT, baik yang dianggap positif maupun yang dianggap negatif.
Menghindari dosa dan berusaha untuk selalu berbuat baik, baik kebaikan untuk diri sendiri maupun kebaikan untuk sesama manusia.
Meningkatkan ibadah dan mendekatkan diri kepada Allah SWT dengan menjalankan apa yang diwajibkan, seperti salat, membaca Al-Quran, puasa, dan yang lainnya.
Demikianlah informasi mengenai pengertian Qada dan cara mengimaninya. Semoga bermanfaat.
(AA)
Frequently Asked Question Section
Apakah Qada bisa diubah?

Apakah Qada bisa diubah?
Qada sendiri masih bisa diubah melalui adanya sebuah usaha, tawakal, dan ikhtiar secara sungguh-sungguh agar memperoleh hasil sesuai yang diinginkan.
Apa itu Qadar sebagai rukun iman?

Apa itu Qadar sebagai rukun iman?
Secara istilah, Qadar dapat diartikan sebagai bentuk perwujudan atas ketetapan Allah SWT (Qada) mengenai keseluruhan yang berhubungan dengan makhluk-makhluknya yang telah ada sejak di dalam kandungan.
Apa yang menjadi pembeda antara Qada dan Qadar?

Apa yang menjadi pembeda antara Qada dan Qadar?
Berbeda dengan Qada, Qadar tidak bisa diubah bagaimanapun caranya, alias Qadar sudah tertulis sejak Anda di dalam kandungan (Lauhul Mahfudz), mulai dari jodoh, maut, dan lain sebagainya.
