Arti Al Jami Asmaul Husna dan Cara Meneladaninya

Artikel yang menjelaskan pengertian dari sebuah istilah.
·waktu baca 3 menit
Tulisan dari Pengertian dan Istilah tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Arti Al Jami secara bahasa artinya Yang Maha Mengumpulkan atau Menghimpun. Al Jami merupakan salah satu Asmaul Husna, atau nama-nama baik Allah Swt.
Jumlah Asmaul Husna adalah 99. Seorang muslim harus memahami dengan baik arti nama baik Allah satu demi satu. Oleh karena itu, yuk, simak penjelasan mengenai Al Jami di bawah ini.
Makna Al Jami
Seperti yang sudah dijelaskan di atas, arti Al Jami adalah Yang Maha Mengumpulkan atau Menghimpun. Artinya, Allah Swt. Maha Mengumpulkan/Menghimpun segala sesuatu yang tersebar atau terserak.
Allah Swt. Maha Mengumpulkan apa yang dikehendaki-Nya dan di mana pun Allah Swt. berkehendak. Penghimpunan ini ada berbagai macam bentuknya, di antaranya adalah mengumpulkan seluruh makhluk yang beraneka ragam pada hari kiamat di padang mahsyar.
Hal tersebut sebagaimana firman Allah Swt. dalam surat Ali Imran berikut:
Artinya: “Ya Tuhan kami, sesungguhnya Engkau mengumpulkan manusia untuk (menerima pembalasan pada) hari yang tak ada keraguan padanya”. Sesungguhnya Allah Swt. tidak menyalahi janji.” (Q.S. Ali Imran 3:9).
Allah Swt. akan menghimpun manusia di akhirat dengan orang-orang yang satu golongan di dunia. Hal ini bisa dijadikan sebagai barometer, bahwa kepada siapa kita berkumpul di dunia, itulah yang akan menjadi teman kita di akhirat.
Walaupun kita berjauhan secara fisik, tapi kalau hati kita terhimpun, di akhirat kelak kita juga akan terhimpun dengan mereka. Begitupun sebaliknya, walaupun kita berdekatan secara fisik, tapi kalau hati kita jauh, maka kita tidak akan berkumpul dengan mereka.
Oleh sebab itu, janganlah hati kita terhimpun pada orang-orang yang selalu memperturutkan hawa nafsunya. Pasalnya, orang-orang yang selalu memperturutkan hawa nafsunya, tempatnya adalah neraka.
Begitupun sebaliknya, apabila kecenderungan hati kita terhimpun dengan orang-orang yang beriman, bertakwa dan orang-orang saleh, di akhirat kelak kita juga akan terhimpun dengan mereka.
Baca Juga: Arti Al Quddus dan Cara Meneladaninya dalam Kehidupan Sehari-hari
Bergaul dengan orang yang baik memang sangat dianjurkan dalam Islam. Hasan Al-Bashri berkata:
”Perbanyaklah berteman dengan orang-orang yang beriman. Karena mereka memiliki syafaat pada hari kiamat.” (Ma’alimut Tanzil 4/268)
Dalam hadis shahih juga ditegaskan bahwa muslim akan senantiasa dihimpun dengan orang-orang yang mereka cintai. Jadi, jika kamu mencintai sahabat yang baik, maka kamu akan dikumpulkan dengannya di akhirat.
“Setiap orang akan dikumpulkan bersama orang yang ia cintai.” (HR. Bukhari dan Muslim)
Cara Meneladani Asmaul Husna Al Jami
Asmaul Husna Al Jami dapat digunakan sebagai wirid dan dzikir dalam mengingatkan diri, bahwa hanya Allah Swt. yang dapat Maha Mengumpukan di hari akhir.
Baca Juga: Arti Al Khaliq, Dalil dan Cara Meneladaninya
Di samping itu, Al Jami juga dapat dijadikan sebagai contoh sifat dan sikap dalam menjalani kehidupan di dunia. Berikut cara-cara meneladani Asmaul Husna Al Jami:
Hidup secara berjamaah, berdampingan atau bersatu.
Menghimpun potensi-potensi baik dalam diri.
Menjauhi pergaulan yang membawa keburukan.
Mendukung upaya terwujudnya persatuan umat Islam dunia.
Bergotong royong atau menyelesaikan masalah umat secara bersama-sama.
Melakukan musyawarah dalam mengambil keputusan bersama.
Senantiasa berkumpul dengan orang-orang baik atau sholeh.
Nah, itulah penjelasan mengenai Al Jami. Semoga informasi di atas bermanfaat, ya!
(DEL)
Frequently Asked Question Section
Allah Maha Menghimpun maksudnya apa?

Allah Maha Menghimpun maksudnya apa?
Allah Swt. Maha Mengumpulkan apa yang dikehendaki-Nya dan di mana pun Allah Swt. berkehendak. Penghimpunan ini ada berbagai macam bentuknya, di antaranya adalah mengumpulkan seluruh makhluk yang beraneka ragam pada hari kiamat di padang mahsyar.
Apakah kita akan bersama sahabat di akhirat?

Apakah kita akan bersama sahabat di akhirat?
Allah Swt. akan menghimpun manusia di akhirat dengan orang-orang yang satu golongan di dunia. Hal ini bisa dijadikan sebagai barometer, bahwa kepada siapa kita berkumpul di dunia, itulah yang akan menjadi teman kita di akhirat.
Apakah teman memiliki syafaat di hari kiamat?

Apakah teman memiliki syafaat di hari kiamat?
Bergaul dengan orang yang baik memang sangat dianjurkan dalam Islam. Hasan Al-Bashri berkata: ”Perbanyaklah berteman dengan orang-orang yang beriman. Karena mereka memiliki syafaat pada hari kiamat.” (Ma’alimut Tanzil 4/268)
