Arti ANBK, Fungsi, Instrumen, dan Bedanya dengan UNBK

Artikel yang menjelaskan pengertian dari sebuah istilah.
·waktu baca 3 menit
Tulisan dari Pengertian dan Istilah tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Arti ANBK adalah singkatan dari Asesmen Nasional Berbasis Komputer. Biasanya ANBK disebut juga Asesmen Nasional.
Di bawah ini terdapat penjelasan selengkapnya mengenai ANBK. Yuk, simak agar makin paham.
Pengertian ANBK
ANBK atau Asesmen Nasional Berbasis Komputer adalah program evaluasi yang diselenggarakan oleh Kemdikbud. Program evaluasi ini dimaksudkan untuk meningkatkan mutu pendidikan.
Mengutip dari Pusat Olimpiade Sains Indonesia (POSI), dijelaskan proses pelaksanaan ANBK adalah bisa dilakukan secara online dan semi-online.
Peserta yang berhak mengikuti ANBK adalah para siswa yang berada di tingkat satuan pendidikan dasar dan menengah.
ANBK sendiri sudah resmi dijadikan sebagai pengganti Ujian Nasional Berbasis Komputer (UNBK). Dalam ANBK, proses penilaian tidak sembarangan dilakukan.
Kemdikbud menjelaskan, ANBK adalah penilaian yang fokus melakukan tindakan evaluasi input, proses, dan output pembelajaran melalui serangkaian tahapan tertentu.
Baca Juga: Tips Sukses Hadapi Ujian Nasional Selain Belajar Efektif
Instrumen ANBK
ANBK dilaksanakan dengan 3 instrumen, yaitu:
Asesmen Kompetensi Minimum (AKM), untuk mengukur literasi membaca dan literasi matematika (numerasi) para siswa.
Survei Karakter, untuk mengukur sikap, nilai, keyakinan, dan kebiasaan yang mencerminkan karakter siswa.
Survei Lingkungan Belajar, untuk mengukur kualitas berbagai aspek input dan proses belajar-mengajar di kelas maupun di tingkat satuan pendidikan.
Fungsi ANBK
Mengutip Pusat Asesmen Pendidikan Kemendikbudristek, ANBK dirancang guna menghasilkan informasi yang akurat supaya dapat memperbaiki kualitas belajar dan mengajar. Sehingga, nantinya turut meningkatkan hasil belajar siswa.
Asesmen Nasional bertujuan memperlihatkan apa yang semestinya menjadi tujuan utama sekolah, yaitu pengembangan kompetensi dan karakter murid.
Mutu satuan pendidikan atau sekolah yang dinilai dalam ANBK akan diukur menurut hasil belajar literasi, numerasi, dan karakter, lalu kualitas proses belajar-mengajar, juga iklim satuan pendidikan yang mendukung pembelajaran.
Perbedaan ANBK dan UNBK
Karena nama yang hampir sama, tak heran jika banyak yang menganggap ANBK dan UNBK (Ujian Nasional Berbasis Komputer) itu sama.
Namun, keduanya berbeda. Berikut sejumlah perbedaan instrumen Asesmen Nasional dengan Ujian Nasional.
1. Jenjang penilaian
UNBK: SMP/MTs, SMA/MA dan SMK
ANBK: SD/MI, SMP/MTs, SMA/MA dan SMK
2. Level murid
UNBK: Tingkat akhir
ANBK: V, VIII dan XI (kelas 5, 8 dan 11)
3. Subjek murid
UNBK: Sensus seluruh murid
ANBK: Sensus sekolah dengan sampel murid (tidak semua murid)
4. Tingkat jenis tes
UNBK: Highstake
ANBK: Lowstake
5. Periode tes murid
UNBK: Pilihan ganda dan isian singkat (matematika SMA/SMK)
ANBK: Pilihan ganda, pilihan ganda kompleks (murid dapat memilih lebih dari satu jawaban benar dalam satu soal), isian singkat dan uraian
6. Periode tes per murid
UNBK: 4 hari
ANBK: 2 hari
7. Moda pelaksanaan
UNBK: Semi online
ANBK: Full online supervised (utama), semi online dan offline (sekolah tertentu)
8. Metode penilaian
UNBK: Computer Based Test (CBT)
ANBK: Computerized MultiStage Adaptive Testing (MSAT)
9. Spesifikasi minimal infra sekolah
UNBK: Server sekolah, komputer client dan BW (jelas)
ANBK: Server sekolah tidak perlu, komputer Client Memory 2 GB, resolusi 1024x720, Windows 7 ke atas, ChromeOS, Bandwith 12 Mbps untuk 15 client
(DEL)
