Konten dari Pengguna

Arti Candu, Kecanduan, dan Penyebabnya

Pengertian dan Istilah

Pengertian dan Istilah

Artikel yang menjelaskan pengertian dari sebuah istilah.

·waktu baca 3 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Pengertian dan Istilah tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Arti Candu. Foto: Unsplash
zoom-in-whitePerbesar
Arti Candu. Foto: Unsplash

Istilah candu sangat populer akhir-akhir ini berkat ungkapan populer "kamu tercandu-candu?" dari TikToker Alif Cepmek. Namun, apa arti candu yang sebenarnya?

Dalam bahasa gaul, arti candu hampir sama seperti ketagihan. Candu sering dikaitkan dengan sesuatu yang bersifat adiktif. Simak penjelasan selengkapnya mengenai candu di bawah ini.

Pengertian Candu

Pengertian Candu. Foto: Unsplash

Arti candu dalam Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI) ada empat. Candu termasuk dalam nomina (kata benda) yang bermakna:

  • Pohon besar, tingginya 4,5 m, kayunya rapuh.

  • Getah kering pahit berwarna cokelat kekuning-kuningan yang diambil dari buah papaver somniferum, dapat mengurangi rasa nyeri dan merangsang rasa kantuk serta menimbulkan rasa ketagihan bagi yang sering menggunakannya.

  • Cairan kental berwarna hitam yang keluar dari rokok yang diisap yang melekat pada pipa.

  • Sesuatu yang menjadi kegemaran.

Dalam bahasa gaul, arti candu yang keempat adalah yang paling sesuai konteks. Candu bisa berkonotasi negatif dan positif, tergantung penggunaannya.

Contoh candu berkonotasi negatif adalah sebagai berikut:

  • "Tiap hari dia buka medsos, makanya dia jadi candu sekarang."

  • "Jangan coba-coba narkoba, nanti candu, bahaya."

Sementara candu dalam arti positif adalah seperti yang sering digunakan Alif Cepmek:

  • "Kamu tercandu-candu dengan suaraku? Ya udah, aku nyanyiin, ya."

  • "Makanan ini enak banget, bikin aku tercandu-candu."

Arti Kecanduan

Arti Kecanduan. Foto: Unsplash

Kecanduan (addiction) sering dikaitkan dengan sesuatu yang bersifat adiktif, sehingga membuat orang ketagihan dan mengganggu fungsi tubuh.

American Society of Addiction Medicine mendefinisikan kecanduan sebagai penyakit medis kronis yang melibatkan interaksi kompleks antara sirkuit otak, genetika, lingkungan, dan pengalaman hidup seseorang.

Orang biasanya kecanduan menggunakan zat terlarang atau terlibat dalam perilaku yang menjadi kompulsif, seperti berjudi atau menggunakan media sosial.

Tindakan mereka akan terus berlanjut meskipun ada konsekuensi berbahaya. Hal tersebut karena mereka sulit berhenti. Tapi penyakit ini dapat diobati dengan bantuan profesional.

Baca Juga: Cara Menghentikan Diri dari Kecanduan Berbohong

Penyebab Kecanduan

Penyebab Kecanduan. Foto: Unsplash

Zat dan perilaku adiktif dapat menciptakan rasa "melayang" yang menyenangkan secara fisik dan psikologis. Seiring waktu, kecanduan akan menjadi sulit dihentikan.

Namun, apa sebenarnya penyebab kencanduan? Berikut penjelasannya menurut Healthline.

1. Otak

Beberapa orang mungkin pernah mencoba zat terlarang atau perilaku adiktif dan tidak pernah mendekatinya mencobanya lagi. Sementara yang lain menjadi kecanduan.

Hal ini disebabkan sebagian lobus frontal otak. Lobus frontal memungkinkan seseorang untuk menunda kepuasan. Jika seseorang kecanduan, artinya terjadi malfungsi lobus frontal sehingga mereka ingin selalu mendapat kepuasan dari zat atau perilaku adiktif.

Area korteks cingulate anterior dan nukleus accumbens juga berperan pada kecanduang. Area tersebut berhubungan dengan sensasi menyenangkan yang didapat ketika seseorang terpapar zat dan perilaku adiktif.

Kemungkinan penyebab kecanduan lainnya adalah ketidakseimbangan kimia di otak dan gangguan mental seperti skizofrenia atau gangguan bipolar.

2. Paparan

Para ahli percaya bahwa paparan dini dan berulang terhadap zat dan perilaku adiktif memainkan peran penting. Menurut American Society of Addiction Medicine, genetika juga meningkatkan kemungkinan kecanduan sekitar 50%. Tetapi hal ini tidak serta merta menjadikan seseorang kecanduan.

Lingkungan dan budaya juga berperan dalam bagaimana seseorang menanggapi suatu zat atau perilaku adiktif. Biasanya, seseorang yang kekurangan dukungan sosial dapat terjebak kecanduan.

Nah, demikianlah penjelasan mengenai candu. Semoga informasi di atas dapat bermanfaat, ya!

(DEL)

Frequently Asked Question Section

Orang biasanya kecanduan apa?
chevron-down

Orang biasanya kecanduan menggunakan zat terlarang atau terlibat dalam perilaku yang menjadi kompulsif, seperti berjudi atau menggunakan media sosial.

Apakah kecanduan disebabkan genetika?
chevron-down

Menurut American Society of Addiction Medicine, genetika juga meningkatkan kemungkinan kecanduan sekitar 50%. Tetapi hal ini tidak serta merta menjadikan seseorang kecanduan.

Kenapa orang kecanduan?
chevron-down

Hal ini disebabkan sebagian lobus frontal otak. Lobus frontal memungkinkan seseorang untuk menunda kepuasan. Jika seseorang kecanduan, artinya terjadi malfungsi lobus frontal sehingga mereka ingin selalu mendapat kepuasan dari zat atau perilaku adiktif.