Arti Cosplay, Sejarah dan Jenis-jenisnya

Artikel yang menjelaskan pengertian dari sebuah istilah.
·waktu baca 3 menit
Tulisan dari Pengertian dan Istilah tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Kamu mungkin bertanya-tanya apa arti cosplay yang sedang populer akhir-akhir ini. Kata cosplay sering berseliweran di media sosial. Bahkan banyak artis yang mengadakan pesta dengan tema cosplay.
Kalau kamu bingung dengan istilah gaul tersebut, simak penjelasan cosplay serta jenis-jenisnya di bawah ini.
Pengertian Cosplay
Istilah cosplay sebenarnya adalah buatan Jepang dari penggabungan dua kata bahasa Inggris, yakni Costume dan Play. Jadi, bisa disimpulkan bahwa arti cosplay adalah permainan kostum.
Istilah cosplay merujuk pada seseorang yang mengenakan sebuah kostum tertentu. Namun kostum tersebut terinspirasi dari film, kartun, anime, dan sebagainya.
Bagi beberapa orang, cosplay mungkin hanya hobi. Namun, ada pula yang menjadikan cosplay sebagai jalur karier, dan menguntungkan, lho.
Orang yang melakukan cosplay (cosplayer) secara profesional akan menghabiskan waktu hingga berbulan-bulan untuk membuat kostum. Kemudian kostum tersebut bisa disewakan untuk sebuah event.
Sejarah Cosplay
Seperti yang disinggung di atas, kata cosplay adalah kreasi orang Jepang, tetapi kegiatan cosplay itu sendiri sebenarnya berasal dari Amerika.
Seorang penulis dan pakar budaya penggemar, Lauren Orsini, menjelaskan kepada BBC UK bahwa pada tahun 1939, Myrtle R. Jones membuat kostum sci-fi untuk dirinya dan pacarnya, Forrest J. Ackerman.
Mereka memakai kostum tersebut untuk WorldCon pertama di New York City. Kostum yang dikenakan terinspirasi dari fitur sci-fi tahun 1936, Things to Come, dan mereka tampak seperti penjelajah waktu ke WorldCon.
Sejak saat itu, semakin banyak penggemar yang cosplay di pertemuan-pertemuan. Tren cosplay semakin populer di Amerika dan pada tahun 1984, penulis majalah Nobuyuki Takahashi mengamati tren tersebut saat berada di Konvensi Fiksi Ilmiah Dunia Los Angeles.
Nobuyuki Takahashi mencoba untuk mencari padanan kata yang tepat dalam menggambarkan tren tersebut kepada audiens Jepangnya. Dia pun menetapkan cosplay, ditulis dalam katakana sebagai コ ス プ レ.
Jenis-jenis Cosplay
Ada beberapa jenis cosplay yang populer, apalagi di Jepang. Cosplay paling terkenal di Jepang adalah mengenakan kostum ala tokoh anime, manga, ataupun ala Harajuku style.
Untuk lebih lengkapnya, simak beberapa jenis cosplay berikut ini.
Cosplay Anime atau Manga. Seseorang akan mengenakan berbagai kostum dan aksesoris yang identik dengan karakter anime ataupun manga. Misalnya, cosplay menjadi Naruto atau Sakura.
Cosplay Game. Seseorang akan mengenakan kostum ataupun aksesoris yang menyerupai karakter di sebuah game tertentu. Contohnya, cosplay menjadi Lara Croft dalam game Tomb Raider.
Cosplay Dongeng. Seseorang akan mengenakan kostum ataupun aksesoris yang menyerupai karakter dongeng terkenal, baik itu film, kartun, ataupun tokoh fiksi lainnya. Contohnya, cosplay jadi Cinderella.
Cosplay Harajuku Style, berarti mengenakan kostum ataupun aksesoris ala Harajuku. Biasanya, kostum yang dipilih memiliki gaya, warna, dan komposisi yang anti-fashion.
Cosplay Original, berarti kostum atau aksesoris yang dikenakan seperti karakter tokoh game kerajaan yang lebih modern, tanpa dipengaruhi karakter anime, tokusastu dan seterusnya.
Itulah penjelasan mengenai cosplay yang saat ini menjadi tren. Semoga informasinya bermanfaat, ya!
(DEL)
Frequently Asked Question Section
Siapa yang pertama kali melakukan cosplay?

Siapa yang pertama kali melakukan cosplay?
Mereka memakai kostum tersebut untuk WorldCon pertama di New York City. Kostum yang dikenakan terinspirasi dari fitur sci-fi tahun 1936, Things to Come, dan mereka tampak seperti penjelajah waktu ke WorldCon.
Budaya cosplay berasal dari mana?

Budaya cosplay berasal dari mana?
Seperti yang disinggung di atas, kata cosplay adalah kreasi orang Jepang, tetapi kegiatan cosplay itu sendiri sebenarnya berasal dari Amerika.
Apa itu Cosplay Harajuku Style?

Apa itu Cosplay Harajuku Style?
Cosplay Harajuku Style, berarti mengenakan kostum ataupun aksesoris ala Harajuku. Biasanya, kostum yang dipilih memiliki gaya, warna, dan komposisi yang anti-fashion.
