Arti Denial dan Istilah Lainnya di Media Sosial

Artikel yang menjelaskan pengertian dari sebuah istilah.
·waktu baca 3 menit
Tulisan dari Pengertian dan Istilah tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Saat menggunakan media sosial, kita mungkin pernah mendengar istilah denial. Lantas, apa arti denial?
Denial adalah istilah dalam bahasa Inggris yang saat ini kerap kali digunakan dalam percakapan sehari-hari. Agar tidak salah dalam memahami istilah ini, kita tentunya perlu tahu.
Di bawah ini, terdapat penjelasan mengenai arti denial dan beberapa istilah dalam bahasa gaul lainnya.
Apa Arti Denial?
Dikutip dari Oxford Languages, arti denial adalah tindakan atau perbuatan yang dilakukan dengan tujuan menyangkal atau menyatakan suatu hal tidak benar.
Dalam bahasa gaul, "denial" memiliki arti menyangkal atau tidak mau menerima sesuatu.
Istilah "denial" dalam bahasa gaul sering kali digunakan untuk menyiratkan seseorang yang menolak atau tidak mau mengakui suatu hal, terutama jika hal tersebut merugikan atau memalukan bagi mereka.
Beberapa bentuk arti "denial" dalam bahasa gaul antara lain:
Nge-Denial: Istilah ini digunakan ketika seseorang dengan keras menyangkal sesuatu, meskipun bukti yang ada sudah sangat jelas. Contoh penggunaan: "Dia terus-terusan nge-denial meskipun semua orang sudah tahu kebenarannya."
Denial Mode: Ungkapan ini digunakan untuk menyebut seseorang yang sedang dalam keadaan menyangkal atau enggan menerima kenyataan. Contoh penggunaan: "Saat itu, dia lagi dalam denial mode karena masih sulit menerima putusannya."
Baca Juga: Arti Slow Respon dan Istilah Lain di Media Sosial
Istilah Lain dalam Bahasa Gaul
Selain denial, berikut beberapa bahasa gaul yang sering digunakan:
Gokil: Istilah ini digunakan untuk menyatakan sesuatu yang sangat lucu atau menghibur. Misalnya, "Meme yang dibuatnya benar-benar gokil!"
OOTD: Singkatan dari "Outfit of the Day", yang merujuk pada pakaian atau gaya berpakaian seseorang pada hari itu. Biasanya digunakan dalam konteks media sosial, seperti Instagram. Contoh penggunaan: "Ini OOTD-ku hari ini, gimana menurutmu?"
Jomblo: Merupakan istilah yang merujuk kepada seseorang yang tidak memiliki pasangan atau belum memiliki hubungan asmara. Contoh penggunaan: "Aku sudah bosan jadi jomblo, ingin punya pacar."
Baper: Singkatan dari "Bawa Perasaan", digunakan untuk menyatakan seseorang yang mudah tersinggung atau terlalu emosional terhadap sesuatu. Contoh penggunaan: "Kamu kok baper banget sih hanya karena komentar kecil itu?"
Galau: Merujuk kepada perasaan bingung, kebingungan, atau sedih akibat permasalahan pribadi, terutama dalam konteks percintaan. Contoh penggunaan: "Aku lagi galau nih, tidak tahu harus bagaimana menghadapinya."
Nongkrong: Istilah yang mengacu pada kegiatan bersantai atau berkumpul dengan teman-teman di tempat umum, seperti kafe, taman, atau tempat nongkrong favorit lainnya. Contoh penggunaan: "Yuk, kita nongkrong bareng di kafe itu besok!"
Kuy: Istilah yang digunakan untuk mengajak atau mengajak orang lain melakukan sesuatu secara spontan atau dengan semangat. Contoh penggunaan: "Kuy, kita pergi ke konser musik malam ini!"
Chill : Mengacu pada sikap atau suasana yang santai, tenang, dan rileks. Contoh penggunaan: "Situasinya lagi chill banget, tidak ada tekanan."
Perlu diingat bahwa istilah-istilah bahasa gaul bisa berbeda di setiap lingkungan dan terus berkembang seiring waktu. Oleh karena itu, penting untuk mengikuti perubahan dan konteks yang relevan saat menggunakan istilah bahasa gaul tersebut.
(SAI)
Frequently Asked Question Section
Apa arti gokil?

Apa arti gokil?
Istilah ini digunakan untuk menyatakan sesuatu yang sangat lucu atau menghibur. Misalnya, "Meme yang dibuatnya benar-benar gokil!"
Apa arti OOTD?

Apa arti OOTD?
Singkatan dari "Outfit of the Day", yang merujuk pada pakaian atau gaya berpakaian seseorang pada hari itu. Biasanya digunakan dalam konteks media sosial, seperti Instagram. Contoh penggunaan: "Ini OOTD-ku hari ini, gimana menurutmu?"
Apa arti nongkrong?

Apa arti nongkrong?
Istilah yang mengacu pada kegiatan bersantai atau berkumpul dengan teman-teman di tempat umum, seperti kafe, taman, atau tempat nongkrong favorit lainnya. Contoh penggunaan: "Yuk, kita nongkrong bareng di kafe itu besok!"
