Arti Diplomasi dalam Bahasa Indonesia dan Contohnya

Artikel yang menjelaskan pengertian dari sebuah istilah.
ยทwaktu baca 2 menit
Tulisan dari Pengertian dan Istilah tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Jika berhubungan dengan hal yang berbau pemerintahan, kata diplomasi sering muncul dalam perbincangan. Walaupun sering muncul, terkadang masih banyak orang yang belum tahu apa arti diplomasi itu sendiri.
Diplomasi adalah hal yang lazim dilakukan oleh pemerintah. Biasanya diplomasi ini adalah proses yang berhubungan dengan dua negara atau lebih.
Arti Diplomasi dan Contohnya
Mengutip buku Diplomasi, Tawar-Menawar dan Negosiasi: Handbook Hubungan Internasional, Walter Carlsnaes, dkk (2021) Menurut Oxford English Dictionary, diplomasi adalah "pelaksanaan hubungan internasional dengan negosiasi".
Adam Watson mendefinisikan diplomasi sebagai negosiasi antara entitas-entitas politik yang mengakui independensi masing-masing.
Kemudian definisi G.R. Berridge adalah pelaksanaan hubungan internasional dengan negosiasi dan bukan dengan kekuatan, propaganda, atau jalur hukum, dan dengan cara-cara damai lainnya (seperti mengumpulkan informasi atau mengedepankan niat baik) yang secara langsung maupun tidak langsung dirancang untuk mempromosikan negosiasi.
Menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI) sendiri arti diplomasi memiliki beberapa makna sebagai berikut:
Urusan atau penyelenggaraan perhubungan resmi antara satu negara dan negara yang lain.
Urusan kepentingan sebuah negara dengan perantaraan wakil-wakilnya di negeri lain.
Pengetahuan dan kecakapan dalam hal perhubungan antara negara dan negara.
Kecakapan menggunakan pilihan kata yang tepat bagi keuntungan pihak yang bersangkutan (dalam perundingan, menjawab pertanyaan, mengemukakan pendapat, dan sebagainya).
Beberapa contoh diplomasi yang dilakukan oleh pemerintah Indonesia sendiri adalah sebagai berikut.
1. Pertemuan Soekarno-Van Mook
Pertemuan ini merupakan pertemuan untuk menjajaki kesepakatan kedua belah pihak yang berselisih. Presiden Soekarno mengemukakan kesediaan pemerintah RI untuk berunding atas dasar pengakuan hak rakyat Indonesia untuk menentukan nasibnya sendiri.
2. Perundingan Linggarjati
Walaupun perundingan Hooge Veluwe mengalami kegagalan, tetapi dalam prinsipnya bentuk-bentuk kompromi antara Indonesia dan Belanda sudah diterima dan dunia memandang bahwa bentuk tersebut sudah pantas.
3. Perundingan Renville
Perundingan Renville dimulai pada tanggal 8 desember 1947 namun hasil perundingan ini baru ditandatangani pada tanggal 17 Januari 1948, yang intinya, yaitu
4. Konferensi Meja Bundar (KMB)
Salah satu pernyataan Roem-Royen adalah segera diadakan Konferensi Meja Bundar (KMB). Pada tanggal 23 Agustus sampai 2 November 1949, diadakanlah Konferensi Meja Bundar di Den Haag (Belanda).
Baca Juga: Arti Progres, Contoh, dan Cara Mencapainya dalam Kehidupan Sehari-hari
Itulah arti diplomasi yang patut diketahui. Semoga informasi tentang diplomasi ini dapat bermanfaat. (ARD)
