Konten dari Pengguna

Arti Esensi dan Contoh Penggunaannya dalam Kehidupan Sehari-hari

Pengertian dan Istilah

Pengertian dan Istilah

Artikel yang menjelaskan pengertian dari sebuah istilah.

·waktu baca 3 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Pengertian dan Istilah tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Ilustrasi Arti Esensi. Foto: Pexels.
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi Arti Esensi. Foto: Pexels.

Apa arti esensi? Esensi merupakan kata yang berguna untuk mewakili inti kenyataan atau pada hakikatnya.

Istilah esensi sering ditemukan dalam tulisan dengan kalimat baku yang mengandung suatu fakta, seperti karya ilmiah dan teks berita.

Pada artikel kali ini kita akan membahas mengenai esensi. Untuk mengetahui mengetahuinya lebih lanjut, simak ulasan berikut ini.

Apa Arti Esensi?

Ilustrasi Arti Esensi. Foto: Pexels.

Mengutip buku Jejak pena pustakawan oleh Atin Istiarni, Triningsih, esensi berasal dari bahasa Latin, yaitu “essential”, dari kata “esse” yang berarti ada. Istilah yang sepadan dalam Yunani ialah ousia.

Esensi adalah apa yang membuat sesuatu menjadi apa adanya. Sedangkan, menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI), arti esensi adalah hakikat, inti, atau hal yang pokok.

Esensi mengacu kepada aspek-aspek yang lebih permanen dan mantap dari sesuatu yang berlawanan dengan yang berubah-ubah, parsial atau fenomenal.

Menurut Louis O. Kattsoff dalam buku Pengantar Filsafat, esensi adalah hakikat barang sesuatu. Sedangkan, Aristoteles mendefinisikan esensi adalah substansi. Artinya, esensi ialah apa yang membuat sesuatu menjadi apa adanya.

Dalam logika, esensi secara tradisional mengacu pada sifat-sifat khas yang mesti dimiliki oleh setiap anggota suatu spesies atau kelompok supaya masuk spesies atau kelompok itu.

Merujuk buku Pembelajaran Cerpen karya Saifur Rohman, esensi adalah kata lain dari inti. Contoh dari esensi adalah benda yang berbentuk seperti angka empat terbalik, digunakan untuk duduk, terbuat dari bahan maka disebut kursi. Kata “kursi” adalah esensinya, sedangkan istilah seperti “angka empat terbalik”, “digunakan untuk duduk”, dan “terbuat dari berbagai bahan” adalah ciri-cirinya.

Dalam ilmu filsafat klasik, kata esensi adalah lawan kata dari persepsi. Persepsi adalah hal-hal yang mengacu pada pencapaian indrawi, sedangkan esensi merujuk pada jiwa. Persepsi dianggap sebagai sebuah realitas permukaan, sementara esensi sebagai realitas dalaman. Persepsi adalah kulit, sedangkan esensi isi, persepsi adalah yang tampak, esensi di balik yang tampak.

Kata esensi sering kita jumpai dalam kehidupan sehari-hari. Lantas, apa contoh penggunaan kata esensi dalam kehidupan sehari-hari?

Contoh Penggunaan Kata Esensi dalam Kehidupan Sehari-hari

Ilustrasi Arti Esensi. Foto: Pexels.

Berikut ini adalah contoh penggunaan kata esensi dalam kehidupan sehari-hari, di antaranya:

Esensi Perpustakaan

Esensi perpustakaan ialah hakikat atau inti dari perpustakaan, yaitu sebuah gedung yang dipergunakan sebagai pusat informasi, sumber ilmu pengetahuan, penelitian, rekreasi, dan pelestarian khazanah budaya bangsa.

Esensi Manusia

Esensi manusia merupakan “natiqnya”, yakni kemampuan mengartikulasikan kata. Natiqnya manusia adalah quidditas akalnya, yang dapat membedakannya dari makhluk hidup lainnya.

Aliran Esensialisme

Menurut filsafat, esensi adalah hakikat sesuatu yang khusus sebagai sifat terdalam sebagai satuan yang konseptual dan akali. Esensi merupakan apa yang membuat sesuatu menjadi apa adanya.

(SNS)