Konten dari Pengguna

Arti Ihsan dan Contoh Perilaku Ihsan dalam Kehidupan Sehari-hari

Pengertian dan Istilah

Pengertian dan Istilah

Artikel yang menjelaskan pengertian dari sebuah istilah.

·waktu baca 3 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Pengertian dan Istilah tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Arti Ihsan. Foto: Unsplash
zoom-in-whitePerbesar
Arti Ihsan. Foto: Unsplash

Arti ihsan (إحسان) dalam bahasa Arab adalah kesempurnaan atau keunggulan. Ini merupakan salah satu sikap yang sebaiknya dimiliki setiap muslim.

Ihsan berkaitan dengan keimanan seseorang. Untuk memahami arti ihsan lebih baik, simak penjelasan selengkapnya di bawah ini.

Pengertian Ihsan

Pengertian Ihsan. Foto: Unsplash

Dalam bahasa Arab, ihsan berasal dari kata hasuna yang bermakna baik atau bagus. Kata ihsan adalah kebalikan dari kata al isaa-ah yang berarti berbuat buruk.

M. Sholikhin menjelaskan dalam buku Filsafat dan Metafisika dalam Islam, secara harfiah ihsan adalah berbuat baik. Orang yang berbuat ihsan disebut muhsin.

Sholikhin pun menafsirkan maksud hadist Jibril mengenai ihsan. Berikut bunyi hadisnya dalam HR Muslim no. 8:

Umar bin Khaththab r.a berkata:

Suatu ketika, kami (para sahabat) duduk di dekat Rasululah saw. Tiba-tiba muncul kepada kami seorang lelaki mengenakan pakaian yang sangat putih dan rambutnya amat hitam. Tak terlihat padanya tanda-tanda bekas perjalanan, dan tak ada seorang pun di antara kami yang mengenalnya.

Ia segera duduk di hadapan Nabi, lalu lututnya disandarkan kepada lutut Nabi dan meletakkan kedua tangannya di atas kedua paha Nabi, kemudian ia berkata: "Hai, Muhammad! Beritahukan kepadaku tentang Islam."

Rasulullah saw. menjawab, "Islam adalah, engkau bersaksi tidak ada yang berhak diibadahi dengan benar melainkan hanya Allah, dan sesungguhnya Muhammad adalah Rasul Allah; menegakkan shalat; menunaikan zakat; berpuasa di bulan Ramadhan, dan engkau menunaikan haji ke Baitullah, jika engkau telah mampu melakukannya," lelaki itu berkata, "Engkau benar," maka kami heran, ia yang bertanya ia pula yang membenarkannya.

Kemudian ia bertanya lagi: "Beritahukan kepadaku tentang Iman".

Nabi menjawab, "Iman adalah, engkau beriman kepada Allah; malaikatNya; kitab-kitabNya; para RasulNya; hari Akhir, dan beriman kepada takdir Allah yang baik dan yang buruk," ia berkata, "Engkau benar."

Dia bertanya lagi: "Beritahukan kepadaku tentang ihsan".

Nabi menjawab, "Hendaklah engkau beribadah kepada Allah seakan-akan engkau melihatNya. Kalaupun engkau tidak melihatNya, sesungguhnya Dia melihatmu."

Lelaki itu berkata lagi: "Beritahukan kepadaku kapan terjadi Kiamat?"

Nabi menjawab, "Yang ditanya tidaklah lebih tahu daripada yang bertanya."

Dia pun bertanya lagi: "Beritahukan kepadaku tentang tanda-tandanya!"

Nabi menjawab, "Jika seorang budak wanita telah melahirkan tuannya; jika engkau melihat orang yang bertelanjang kaki, tanpa memakai baju (miskin papa) serta pengembala kambing telah saling berlomba dalam mendirikan bangunan megah yang menjulang tinggi."

Kemudian lelaki tersebut segera pergi. Aku pun terdiam, sehingga Nabi bertanya kepadaku: "Wahai, Umar! Tahukah engkau, siapa yang bertanya tadi?"

Aku menjawab, "Allah dan RasulNya lebih mengetahui," Beliau bersabda, "Dia adalah Jibril yang mengajarkan kalian tentang agama kalian."

Berdasarkan sabda Rasulullah saw. tersebut, kata Solikhin, ihsan adalah ajaran tentang penghayatan yang pekat akan hadirnya Tuhan dalam hidup.

Penghayatan tersebut dapat dilakukan melalui penghayatan diri yang sedang menghadapi dan berada di depan hadirat-Nya untuk beribadah.

Baca Juga: Ayat Alquran Tentang Ihsan

Contoh Perilaku Ihsan dalam Kehidupan Sehari-hari

Contoh Perilaku Ihsan dalam Kehidupan Sehari-hari. Foto: Pexels

Berikut beberapa contoh perilaku ihsan dalam kehidupan sehari-hari yang mesti diterapkan.

  1. Menjalankan salat dengan penuh konsentrasi, khusyuk, dan khidmat, dengan memahami makna dan tujuan dari setiap gerakan dan bacaan dalam salat.

  2. Memberikan bantuan kepada orang yang membutuhkan dengan tulus, tanpa mengharapkan pengakuan atau imbalan.

  3. Menghormati dan memperlakukan orang tua dengan kasih sayang, perhatian, dan pengabdian.

  4. Menjaga kejujuran dalam setiap perkataan dan tindakan, baik dalam urusan bisnis, hubungan sosial, maupun dalam berkomunikasi sehari-hari.

  5. Tidak berbohong, memanipulasi, atau menipu orang lain.

  6. Membantu masyarakat dalam berbagai kegiatan sosial.

  7. Memelihara dan menjaga kebersihan lingkungan, mengurangi limbah, dan berperilaku ramah lingkungan.

  8. Menerima dan menghormati perbedaan dalam agama, suku, ras, dan budaya.

  9. Menyediakan bantuan, dukungan, dan pengertian kepada orang-orang yang sedang menghadapi kesulitan.

  10. Memaafkan orang yang telah menyakiti atau berbuat jahat kepada kita.

  11. Menjaga dan memelihara amanah dalam setiap tugas atau tanggung jawab yang diberikan kepada kita.

(DEL)