Konten dari Pengguna

Arti Kata Drainase, Fungsi, dan Jenis-jenisnya

Pengertian dan Istilah

Pengertian dan Istilah

Artikel yang menjelaskan pengertian dari sebuah istilah.

·waktu baca 3 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Pengertian dan Istilah tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Ilustrasi Arti Kata Drainase. Foto: Pexels
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi Arti Kata Drainase. Foto: Pexels

Arti kata drainase dalam KBBI adalah pengatusan, penyaluran air, atau saluran air. Drainase sangat penting dalam pengelolaan tata kota.

Makanya, kamu bisa menemukan drainase dengan mudah di mana-mana. Apalagi di Indonesia yang memiliki musim hujan dan curah hujan yang tentu.

Untuk memahami lebih jauh mengenai drainase, kamu bisa simak penjelasan selengkapnya di bawah ini.

Pengertian Drainase

Pengertian Drainase. Foto: Pexels

Drainase adalah pembuangan massa air, baik secara alami maupun buatan dari permukaan atau bawah permukaan dari suatu tempat.

Di bidang teknik sipil, drainase dibatasi sebagai serangkaian bangunan air yang berfungsi untuk mengurangi atau membuang kelebihan air dari suatu kawasan agar tidak tergenang.

Sementara untuk perumahan, pengertian drainase menjadi sebuah sistem yang mengatur jalur keluar masuknya air, baik air bersih maupun kotor agar berada pada jalur yang telah ditentukan.

Drainase dinilai sangat penting untuk membantu proses pengaliran air, seperti curah hujan agar tidak terjadi genangan atau banjir. Oleh karena itu, sistem drainase banyak digunakan pada beberapa konstruksi bangunan seperti rumah, gedung kantor hingga area perkotaan.

Fungsi Drainase

Fungsi Drainase. Foto: Pexels

Ada banyak fungsi drainase, berikut beberapa di antaranya:

  1. Drainase membantu membebaskan suatu area dari genangan air, banjir, maupun erosi, terutama pada daerah yang memiliki kepadatan penduduk tinggi.

  2. Mampu mengurangi risiko terjadinya penyakit akibat buruknya sanitasi di daerah tersebut, seperti demam berdarah, malaria, disentri, dll.

  3. Membuat sistem tata guna lahan dengan kualitas yang baik dan optimal, serta mengurangi kerusakan struktur tanah akibat pembangunan jalan atau karena bangunan lain.

  4. Melindungi alam dan lingkungan, seperti tanah, kualitas udara, dan kualitas air.

  5. Memperpanjang umur ekonomis sarana-sarana fisik, seperti jalan, kawasan pemukiman.

Baca Juga: Pengertian Sanitasi, Manfaat, dan Contohnya

Jenis-jenis Drainase

Jenis-jenis Drainase. Foto: Pexels

Ada dua jenis drainase, yakni drainase alami dan buatan, berikut penjelasan selengkapnya.

1. Drainase Alami

Drainase alami terbentuk karena adanya proses alam, tanpa campur tangan manusia. Salah satu contoh drainase alami adalah aliran sungai.

Sungai ataupun aliran air alami lainnya terbentuk karena proses alam yang lama. Jalur air yang terbentuk karena proses alam ini akan berguna secara permanen.

2. Drainase Buatan

Drainase buatan manusia dibagi menjadi beberapa tipe lagi. Berikut tipe-tipenya:

  • Drainase Bawah Tanah. Tujuan drainase ini untuk mengalirkan air dari satu titik ke titik lain. Salah satu cirinya adalah adanya tutup pada area tertentu dengan bentuk melingkar sebagai contohnya.

  • Drainase Permukaan Tanah. Sistem drainase ini mudah ditemukan di area persawahan atau tanah lapang. Tujuannya untuk menghindari terjadinya genangan air pada lahan di sebelahnya.

  • Drainase Terbuka. Sistem drainase ini banyak ditemukan di kota. Tujuannya untuk mengalirkan air tanpa adanya campuran limbah di dalamnya.

  • Drainase Tertutup. Fungsi drainase tertutup ini adalah untuk mengalirkan air yang sudah tercemar limbah di dalamnya.

  • Drainase Single Purpose. Drainase tipe ini hanya bisa digunakan untuk satu tujuan saja, seperti pembuangan satu jenis limbah air.

  • Drainase Multi Purpose. Sistem drainase ini ditujukan untuk pembuangan berbagai macam jenis limbah air.

(DEL)