Konten dari Pengguna

Arti Kata Katro dalam Bahasa Gaul dan Contoh Penggunaannya

Pengertian dan Istilah

Pengertian dan Istilah

Artikel yang menjelaskan pengertian dari sebuah istilah.

·waktu baca 3 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Pengertian dan Istilah tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Katro adalah salah satu istilah dalam bahasa sehari-hari yang umum digunakan. Foto: Pexels.com
zoom-in-whitePerbesar
Katro adalah salah satu istilah dalam bahasa sehari-hari yang umum digunakan. Foto: Pexels.com

Pernah mendengar istilah katro? Apa arti kata katro?

Katro adalah salah satu istilah dalam bahasa sehari-hari yang umum digunakan.

Agar tidak salah dalam mengartikan kata ini, kita tentunya perlu tahu arti kata katro. Simak penjelasan di bawah ini untuk mengetahuinya!

Apa Arti Kata Katro?

Arti kata katro adalah "norak" dan "kampungan". Foto: Pexels.com

Kata "katro" adalah istilah yang digunakan dalam bahasa gaul atau bahasa sehari-hari di beberapa daerah di Indonesia. Istilah ini memiliki arti kurang lebih sama dengan kata-kata "norak" dan "kampungan" dalam bahasa Indonesia standar.

Kata "katro" digunakan untuk menggambarkan seseorang atau sesuatu yang dianggap memiliki gaya, perilaku, atau penampilan yang terkesan ketinggalan zaman, kampungan, atau tidak memiliki keanggunan serta kecanggihan dalam berbagai aspek.

Secara lebih rinci, kata "katro" merujuk pada hal-hal atau orang yang tidak mengikuti perkembangan tren terbaru, gaya hidup modern, atau norma-norma kekinian.

Istilah ini umumnya digunakan dalam konteks berpakaian, gaya berbicara, perilaku, atau penampilan yang dianggap terlalu sederhana, kuno, atau tidak "kekinian". Dalam penggunaannya, kata "katro" sering kali memiliki konotasi negatif atau merendahkan.

Berikut adalah beberapa contoh penggunaan kata "katro" dalam kalimat:

  • "Kamu lihat baju yang dia pakai tadi? Wah, bener-bener katro deh, nggak nyambung sama acara ini."

  • "Jangan bilang-bilang ke dia kalau kita mau nonton film horor, nanti dia bakal bawa bantal lagi, bener-bener katro."

  • "Gaya rambutnya tuh kok kayak zaman nenek moyang aja, bener-bener katro."

  • "Aku nggak mau pake sepatu itu, terlalu katro buatku. Aku lebih suka yang lebih modern."

  • "Gimana bisa dia nggak malu keluar rumah dengan baju se-"katro" itu? Udah gak jamannya lagi."

Kata "katro" termasuk dalam kategori bahasa gaul dan tidak selalu digunakan dengan maksud yang positif. Dalam beberapa kasus, kata ini bisa dianggap kasar atau merendahkan, tergantung pada konteks dan cara penggunaannya.

Baca Juga: Apa Arti PAP dalam Bahasa Gaul? Ini Penjelasannya

Istilah Lain dalam Bahasa Gaul

Selain katro, ada beberapa istilah yang sering digunakan dalam kehidupan sehari-hari. Foto: Pexels.com

Selain katro, ada beberapa istilah yang sering digunakan dalam kehidupan sehari-hari, yaitu:

  • Kece: Istilah ini berarti "keren" atau "keren banget". Digunakan untuk menggambarkan sesuatu yang menarik, modis, atau memukau.

  • Mager: Singkatan dari "malas gerak". Istilah ini digunakan untuk mengungkapkan perasaan malas atau kurang semangat untuk melakukan sesuatu.

  • Jomblo: Merujuk pada seseorang yang tidak memiliki pasangan atau sedang dalam status lajang.

  • Galau: Istilah ini menggambarkan perasaan bimbang, sedih, atau bingung, terutama terkait masalah asmara atau emosional.

  • Gosip: Berbicara tentang orang lain atau berita yang mungkin tidak selalu benar, seringkali terkait dengan urusan pribadi atau hal-hal menarik.

  • Baper: Singkatan dari "bawa perasaan". Istilah ini menggambarkan seseorang yang terlalu terpengaruh secara emosional oleh suatu hal atau perkataan.

  • Cemungudh: Istilah yang digunakan untuk memberi semangat atau dukungan pada seseorang. Sama dengan "semangat" atau "good luck".

  • Otw: Singkatan dari "on the way" yang artinya sedang dalam perjalanan menuju suatu tempat.

  • kecemasan atau memberi pemahaman bahwa semuanya baik-baik saja.

  • Bete: Sama dengan "jengkel" atau "kesal" dalam bahasa Indonesia standar. Istilah ini menggambarkan perasaan tidak nyaman atau marah.

  • Anjay: Istilah ekspresif yang bisa digunakan untuk menunjukkan kekaguman, kejutan, atau ketidakpercayaan terhadap sesuatu.

  • Nongkrong: Menghabiskan waktu bersama teman-teman atau berkumpul di suatu tempat tanpa tujuan khusus.

  • Nyantai: Sama dengan "santai". Istilah ini digunakan untuk mengajak seseorang agar rileks atau tenang.

(SAI)