Konten dari Pengguna

Arti Kunfayakun dan Maknanya dalam Al-Qur'an

Pengertian dan Istilah

Pengertian dan Istilah

Artikel yang menjelaskan pengertian dari sebuah istilah.

·waktu baca 2 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Pengertian dan Istilah tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Kunfayakun artinya. Foto hanya ilustrasi, bukan yang sebenarnya. Sumber: Pexels/Tayeb MEZAHDIA
zoom-in-whitePerbesar
Kunfayakun artinya. Foto hanya ilustrasi, bukan yang sebenarnya. Sumber: Pexels/Tayeb MEZAHDIA

Kunfayakun artinya "Jadilah, maka itu pun jadi". Ungkapan bahasa Arab ini mencerminkan kekuasaan Allah yang mutlak dalam menciptakan dan menentukan segala sesuatu di alam semesta hanya dengan perintah-Nya.

Kunfayakun ini tidak hanya menunjukkan kekuasaan Tuhan, tetapi juga menjadi simbol dari keteraturan dan kesinambungan ciptaan-Nya. Sebagai umat muslim yang beriman, tentunya harus mempercayai hal tersebut dengan penuh keyakinan.

Kunfayakun Artinya Apa? Ini Pengertian dan Maknanya dalam Ayat Al-Qur'an

Kunfayakun artinya. Foto hanya ilustrasi, bukan yang sebenarnya. Sumber: Pexels/RDNE Stock project

Mengutip dari situs sumsel.kemenag.go.id, Kunfayakun artinya Allah yang Maha Kuasa dapat berkehendak atas segala sesuatu yang terjadi. Kunfayakun mengajarkan umat manusia tentang kekuasaan Allah Swt. yang mutlak dan tidak terbatas.

Setiap ciptaan dan peristiwa di dunia ini sepenuhnya bergantung pada kehendak-Nya. Dengan pemahaman ini, umat manusia diingatkan untuk selalu berserah diri dan yakin bahwa segala sesuatu yang terjadi adalah sesuai dengan kehendak Allah.

Kunfayakun muncul dalam beberapa ayat Al-Qur'an yang menunjukkan bagaimana Allah menciptakan atau memutuskan sesuatu hanya dengan firman-Nya. Adapun beberapa ayat tersebut, sebagai berikut.

1. Surat Al-Baqarah ayat 117

Arab: بَدِيعُ ٱلسَّمَٰوَٰتِ وَٱلْأَرْضِ ۖ وَإِذَا قَضَىٰٓ أَمْرًا فَإِنَّمَا يَقُولُ لَهُۥ كُن فَيَكُونُ

Latin: Badī'us-samāwāti wal-arḍ, wa iżā qaḍā amran fa innamā yaqụlu lahụ kun fa yakụn

Terjemahan: "Allah Pencipta langit dan bumi, dan bila Dia hendak (untuk menciptakan) sesuatu, maka (cukuplah) Dia hanya mengatakan kepadanya: 'Jadilah!' Lalu jadilah ia." (QS Al-Baqarah: 117)

Tafsir menjelaskan bahwa ayat ini menegaskan bahwa Allah adalah Sang Pencipta tanpa contoh atau teladan sebelumnya. Segala sesuatu yang terjadi di alam semesta hanya bergantung pada firman-Nya, dan jika Allah menetapkan suatu hal, Dia cukup berkata "Kun" (jadilah), maka hal tersebut akan terjadi.

2. Surat An-Nahl ayat 40

Arab: اِنَّمَا قَوْلُنَا لِشَيْءٍ اِذَآ اَرَدْنٰهُ اَنْ نَّقُوْلَ لَهٗ كُنْ فَيَكُوْنُ

Latin: Innamā qaulunā lisyai`in iżā aradnāhu an naqụla lahụ kun fa yakụn

Terjemahan: "Sesungguhnya firman Kami terhadap sesuatu apabila Kami menghendakinya, Kami hanya mengatakan kepadanya, 'Jadilah!' Maka jadilah sesuatu itu." (QS An-Nahl: 40)

Ayat ini menekankan bahwa segala sesuatu, termasuk kebangkitan orang mati, merupakan perkara mudah bagi Allah Swt. Ketika Allah menghendaki sesuatu, Dia hanya perlu berkata "Kun" dan sesuatu itu terjadi dengan sempurna.

Baca juga: Ayat Alquran yang Memerintahkan Percaya pada Kitab-Kitab Suci Allah Swt.

Jadi, Kunfayakun artinya segala sesuatu dapat terjadi ketika Allah berkehendak. Sebagai umat Islam, harus senantiasa berserah diri dan yakin bahwa segala sesuatu yang terjadi adalah bagian dari rencana Allah yang sempurna. (RIZ)