Arti Manipulasi dan Ciri-cirinya dalam Hubungan

Artikel yang menjelaskan pengertian dari sebuah istilah.
·waktu baca 3 menit
Tulisan dari Pengertian dan Istilah tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Istilah manipulasi belakangan ini sering kita dengar. Manipulasi dapat dilakukan dalam berbagai hal, misalnya dalam hubungan percintaan, data ataupun hal lainnya.
Lantas apa arti manipulasi? Sebenarnya, manipulasi adalah kata yang digunakan untuk menggambarkan perbuatan buruk yang dapat merugikan orang lain.
Untuk mengetahui mengenai arti manipulasi lebih lanjut, simak penjelasan dalam artikel berikut ini.
Apa Arti Manipulasi?
Merujuk Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI), arti manipulasi ada dibagi menjadi tiga, yaitu
Tindakan untuk mengerjakan sesuatu dengan tangan atau alat-alat mekanis secara terampil.
Upaya kelompok atau perseorangan untuk memengaruhi perilaku, sikap, dan pendapat orang lain tanpa orang itu menyadarinya.
Penggelapan, penyelewengan.
Menurut psikologis, manipulasi adalah saha memengaruhi individu dengan mengendalikan segala keinginan dan gagasan yang ada di bawah sadar, juga menggunakan sugesti.
Sementara itu, mengutip buku Manipulasi - Psikologi Gelap Untuk Memanipulasi Dan Mengendalikan Orang oleh Khadijah, manipulasi merupakan suatu bentuk pengaruh yang disengaja, yang dicirikan sebagai upaya, oleh seseorang atau pihak (manipulator) untuk mengubah perilaku orang atau pihak lain (target), biasanya bertujuan untuk mencapai tujuan demi kepentingan manipulator.
Dapat disimpulkan bahwa manipulasi adalah sebuah cara yang dilakukan seseorang untuk memengaruhi psikologis orang lain.
Tindakan manipulasi biasanya berupa berbohong, kritik berlebihan menyalahkan, memojokkan, mendiamkan, menyangkal, membuat korban merasa bersalah, pasif-agresif dan lain sebagainya.
Oleh karena itu, manipulasi dapat memberikan dampak atau pengaruh buruk terhadap kesehatan emosi dan mental orang lain atau korban.
Manipulasi bisa dilakukan secara tidak sadar sehingga semua orang bisa saja melakukannya. Sebab, manipulasi dapat terjadi apabila seseorang tidak mampu mengekspresikan apa yang diinginkan atau yang dibutuhkan dengan baik.
Seperti yang telah disebutkan sebelumnya bahwa tindak manipulasi bisa terjadi dalam sebuah hubungan percintaan. Maka, penting untuk mengetahui ciri-ciri manipulasi dalam hubungan.
Baca Juga: Mengenal Breadcrumbing, Bentuk Manipulasi saat Kencan Online
Ciri-ciri Manipulasi dalam Hubungan Percintaan
Mengutip laman Psychcentral.com, ciri-ciri manipulasi dalam hubungan percintaan adalah:
Emotional blackmail (pemerasan emosional): mengancam akan menyebarkan informasi rahasia tentang pasangan apabila ditinggalkan.
Coercive control (kontrol koersif), mengambil alih atau mengendalikan jadwal, keuangan, bahkan hubungan pasangan dengan orang lain.
Gaslighting: menyangkal atau memimalkan apa yang pasangan lihat, dengar, rasakan, atau ketahui.
Guilt-tripping: mengungkit-ungkit kesalahan yang pernah dilakukan pasangan dan bertindak sebagai korban.
Berbohong: mengilangkan sebagian dari kebenaran atau mengarah informasi palsu.
Love Bombing: sebuah tindakan memberikan atau menunjukkan kasih sayang secara berlebihan, dengan tujuan untuk membuat pasangan (korban) menjadi luluh sehingga akan menuruti permintaan pelaku dengan perasaan “balas jasa” dan merasa hal tersebut adalah hal yang wajar.
Silent treatment: mendiamkan pasangan atau tidak mau melakukan komunikasi dengan pasangan.
(SNS)
Frequently Asked Question Section
Apa arti berbohong?

Apa arti berbohong?
Berbohong adalah menghilangkan sebagian dari kebenaran atau mengarah informasi palsu.
Apa arti gaslighting?

Apa arti gaslighting?
Gaslighting adalah menyangkal atau meminimalkan apa yang pasangan lihat, dengar, rasakan, atau ketahui.
Apa arti Guilt-tripping?

Apa arti Guilt-tripping?
Guilt-tripping adalah mengungkit-ungkit kesalahan yang pernah dilakukan pasangan dan bertindak sebagai korban.
