Arti Organisasi Menurut Ahli dan Tujuan Berorganisasi

Artikel yang menjelaskan pengertian dari sebuah istilah.
·waktu baca 3 menit
Tulisan dari Pengertian dan Istilah tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Mengutip Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI), arti organisasi adalah suatu kesatuan atau susunan yang terdiri atas orang-orang dalam perkumpulan untuk mencapai tujuan bersama.
Organisasi dapat dengan mudah ditemukan di segala lini kehidupan, baik di sekolah, di perkuliahan, dan di masyarakat. Oleh karena itu, penting untuk memahami arti organisasi dengan baik.
Pengertian Organisasi
Sejumlah ahli mengemukakan pendapat mengenai arti organisasi. Simak pendapatnya berikut ini.
1. Koontz and O’Donnell
Organisasi adalah pembentukan hubungan otoritas dengan ketentuan untuk koordinasi di antara mereka, baik secara vertikal maupun horizontal dalam struktur perusahaan.
2. Louis Allen
Organisasi adalah sebuah proses identifikasi dan mengelompokkan pekerjaan yang akan dilakukan dan mengerjakan tanggung jawab dan wewenang, serta membangun hubungan untuk tujuan yang membuat anggota organisasi saling bekerja sama secara efektif dalam mencapai tujuan.
Dengan kata lain, organisasi adalah sebuah instrumen untuk mencapai sebuah tujuan tertentu.
3. Spriegel
Organisasi mengacu pada hubungan antara berbagai faktor yang ada dalam sebuah usaha tertentu. Dari sudut pandang perusahaan secara keseluruhan, organisasi adalah hubungan struktural antara berbagai faktor dalam perusahaan.
4. Wheeler
Organisasi merupakan struktural tugas atau tanggung jawab yang dikerjakan oleh masing-masing personel dari organisasi. Organisasi adalah proses penetapan tugas dan tanggung jawab orang-orang di suatu kelompok atau perusahaan agar tujuan yang ditentukan dapat tercapai.
5. C.H. Northcott
Organisasi adalah sebuah pengaturan di mana tugas-tugas diberikan kepada para anggota sehingga mereka berkontribusi secara efektif untuk beberapa tujuan yang lebih jelas.
Baca Juga: Pengertian Kerja Sama beserta Unsur dan Prinsipnya
Tujuan Berorganisasi
Mengutip buku Teori Organisasi: Struktur dan Desain oleh Dicky Wisnu U.R., berikut beberapa tujuan dalam organisasi.
1. Mendapatkan Manfaat Kompetitif
Berbagai organisasi secara terus menerus menemukan bahwa desain organisasi merupakan sumber manfaat kompetitif jangka panjang.
Manfaat kompetitif berasal dari kompetensi dan kemampuan berada di dalam aktivitas pembuatan, salah satu contohnya dalam menghasilkan barang atau hasil karya.
2. Melihat Potensi
Saat sebuah organisasi membuat satu rencana dengan membentuk tujuan, maka harus mengembangkan lingkungan dan teknologi-teknologi baru yang membawa kemungkinan atau potensi.
Sebagai contoh, memerlukan respon dan ide baru dari sesama anggota organisasi. Struktur organisasi dan budaya harus sensitif dan responsif terhadap kemungkinan atau potensi tersebut.
3. Mengatur Perbedaan
Berbagai perbedaan ras, gender, dan etnis dari anggota organisasi mempunyai implikasi penting bagi nilai sebuah budaya organisasi dan juga keefektifan organisasinya. Perbedaan pandangan harus menjadi pertimbangan dari bentuk analisa yang terjadi.
Misalnya, dalam organisasi yang bergerak di bidang jasa memiliki tuntutan kerja yang besar adalah pada minoritas pekerja yang pilihannya harus diambil berdasarkan pertimbangan.
Sebuah organisasi harus mampu memanfaatkan bakat-bakat yang berbeda dan mengembangkan nilai-nilai budaya yang mendorong kerja sama.
4. Meningkatkan Efisiensi
Organisasi hadir untuk memproduksi barang dan jasa yang dibutuhkan masyarakat. Semakin baik fungsi organisasi, semakin baik pula penghargaannya terhadap barang dan jasa yang mereka berikan.
Organisasi harus menciptakan efisiensi kerja yang berkualitas guna bersaing dengan berbagai negara.
5. Meningkatkan Inovasi
Kemampuan banyak perusahaan dalam masa persaingan saat ini menjadi sebuah fungsi yang terus meningkat dengan baik dalam berinovasi maupun kecepatan produksi.
Misalnya, struktur organisasi menggabungkan masyarakat dengan berbagai spesialisasi yang dapat mendorong inovasi.
(DEL)
