Arti Orientasi dalam Dunia Kerja, Tujuan dan Tahapannya

Artikel yang menjelaskan pengertian dari sebuah istilah.
·waktu baca 3 menit
Tulisan dari Pengertian dan Istilah tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Istilah orientasi dalam bahasa Indonesia mengacu pada sudut pandang yang mendasari pikiran, perhatian, serta kecenderungan seseorang terhadap suatu hal.
Mengutip Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI), arti orientasi adalah peninjauan yang menentukan sikap (arah, tempat, dan sebagainya) yang tepat dan benar.
Berikut ini akan dibahas mengenai orientasi dalam pekerjaan.
Arti Orientasi Menurut Para Ahli
Mengutip buku Buku Ajar Manajemen Sumber Daya Manusia Pendidikan oleh Muhamad Suhardi, orientasi merupakan program yang dirancang untuk menolong karyawan baru (yang lulus seleksi) untuk mengenal pekerjaan dan perusahaan tempatnya bekerja.
Menurut Marihot Tua Efendi Hariandja, orientasi adalah suatu program untuk memperkenalkan pegawai baru pada peran-peran mereka, organisasi, kebijaksanaan-kebijaksanaan, nilai-nilai, keyakinan-keyakinan dan pada rekan kerja mereka.
Gary Dessler mendefinisikan orientasi sebagai bentuk memberikan informasi mengenai latar belakang kepada karyawan baru, dibutuhkan untuk melakukan pekerjaan secara memuaskan, seperti informasi perusahaan.
Sementara itu, Susilo Martoyo mengartikan orientasi adalah memperkenalkan karyawan baru dengan peran atau kedudukan mereka dengan organisasi dan karyawan-karyawan lain.
Ingham mendefinisikan orientasi sebagai sikap atau tingkah laku karyawan yang dijadikan konsep untuk menciptakan harmoni dalam bekerja sehingga bisa meningkatkan kinerja karyawan secara individu dalam sebuah perusahaan.
Di sisi lain, menurut Goldthorpe orientasi dalam dunia kerja artinya sebuah pekerjaan terhadap seorang individu berdasarkan harapannya yang diwujudkan dalam pekerjaannya.
Berdasarkan pengertian para ahli di atas, arti orientasi dalam dunia kerja adalah suatu program yang diterapkan pada karyawan baru untuk memperkenalkan peran, kebijakan, nilai-nilai dari perusahaan dan rekan kerjanya untuk meningkatkan kinerja.
Baca Juga: Memahami Apa Itu Orientasi dan Jenis-jenisnya
Tujuan Orientasi dalam Perusahaan
Adanya penerapan orientasi pada karyawan baru tentunya memiliki suatu tujuan. Menurut Moekijat, tujuan orientasi adalah:
Memperkenalkan karyawan baru dengan perusahaan.
Menghindari terjadinya kekacauan yang mungkin bisa disebabkan seorang pekerja baru ketika diserahi pekerjaan baru.
Memberikan kesempatan pegawai untuk menanyakan masalah tentang pekerjaan baru mereka.
Menghemat waktu dan tenaga pegawai dengan memberitahukan mereka ke mana harus meminta keterangan atau bantuan dalam menyelesaikan masalah yang mungkin terjadi.
Menerangkan peraturan dan ketentuan perusahaan agar pegawai baru terhindar dari rintangan atau tindakan hukum yang akan terjadi karena pelanggaran aturan yang tidak mereka ketahui.
Memberikan pengertian kepada pegawai baru bahwa mereka telah menjadi bagian penting di dalam sebuah organisasi.
Tahap Orientasi
Orientasi merupakan proses karyawan baru mengenal keadaan perusahaan atau organisasi yang sebenarnya. Maka dari itu, beberapa tahap orientasi yang penting dilakukan, yakni:
Memperkenalkan unit kerjanya sampai unit kerja besarnya dan unit-unit kerja terkait.
Penjelasan mengenai tujuan perusahaan.
Sosialisasi kebijakan yang berlaku di perusahaan.
Mempermudah jalur komunikasi bagi pegawai baru.
Proses monitoring dengan senior supaya pegawai baru bisa mengetahui kekurangan dan lebih meningkatkan kinerjanya.
(SNS)
Frequently Asked Question Section
Apa itu orientasi menurut Gary Dessler?

Apa itu orientasi menurut Gary Dessler?
Gary Dessler mendefinisikan orientasi sebagai bentuk memberikan informasi mengenai latar belakang kepada karyawan baru, dibutuhkan untuk melakukan pekerjaan secara memuaskan, seperti informasi perusahaan.
Apa tujuan orientasi dalam pekerjaan?

Apa tujuan orientasi dalam pekerjaan?
Memperkenalkan karyawan baru dengan perusahaan
Apa tahapan orientasi?

Apa tahapan orientasi?
Memperkenalkan unit kerjanya sampai unit kerja besarnya dan unit-unit kerja terkait, penjelasan mengenai tujuan perusahaan, sosialisasi kebijakan yang berlaku di perusahaan, mempermudah jalur komunikasi bagi pegawai baru, proses monitoring dengan senior supaya pegawai baru bisa mengetahui kekurangan dan lebih meningkatkan kinerjanya.
