Arti Pagar Makan Tanaman sebagai Peribahasa dalam Bahasa Indonesia

Artikel yang menjelaskan pengertian dari sebuah istilah.
·waktu baca 2 menit
Tulisan dari Pengertian dan Istilah tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Pagar makan tanaman merupakan peribahasa yang ada dalam bahasa Indonesia. Arti pagar makan tanaman merujuk pada kondisi ketika seseorang merusak sesuatu yang telah dipercayakan kepadanya.
Makna tersebut membuat ‘pagar makan tanaman’ kerap muncul dalam kalimat yang menunjukkan kekecewaan. Selain ‘pagar makan tanaman’, bahasa Indonesia juga mempunyai berbagai peribahasa dengan makna yang mengungkapkan pesan tertentu.
Arti Pagar Makan Tanaman
Pagar makan tanaman merupakan satu dari sekian banyak peribahasa dalam bahasa Indonesia. Dikutip dari buku Pasti Bisa Pembahasan Tuntas Kompetensi Bahasa Indonesia, Trianto (2007: 52), peribahasa adalah kelompok kata atau kalimat yang susunannya tetap.
Peribahasa biasanya mengiaskan maksud tertentu, termasuk di antaranya adalah ‘pagar makan tanaman’. Arti pagar makan tanaman adalah orang yang merusak sesuatu yang telah dipercayakan kepadanya.
Makna tersebut membuat ‘pagar makan tanaman’ sering menjadi kalimat yang mengekspresikan kekecewaan, contohnya:
Dasar pagar makan tanaman!
Tega sekali kamu menjadi pagar makan tanaman.
Aku tidak menyangka kalau dia bisa seperti pagar makan tanaman.
Kumpulan Arti Peribahasa dalam Bahasa Indonesia
Peribahasa ‘pagar makan tanaman’ mengungkapkan kondisi tidak baik karena seseorang melakukan perbuatan yang merusak. Selain peribahasa tersebut, masih banyak peribahasa dalam bahasa Indonesia yang mengungkapkan kondisi tertentu.
Dikutip dari buku Kumpulan Majas, Pantun, dan Peribahasa Plus Kesusastraan Indonesia, Waridah (2014: 202), berikut adalah beberapa contoh peribahasa dalam bahasa Indonesia beserta maknanya.
1. Pahit Dahulu Manis Kemudian
Makna peribahasa ‘pahit dahulu manis kemudian’ adalah sebelum membuat kesepakatan, uraikan terlebih dahulu kemungkinan buruknya agar tidak ada penyesalan.
2. Pakaian Tidak Membuat Orang
Makna peribahasa ‘pakaian tidak membuat orang’ adalah jangan menilai seseorang dari penampilan luarnya, lihat hatinya.
3. Pandai Berbedak Saja.
Makna peribahasa ‘pandai berbedak saja’ adalah orang miskin yang pandai menutupi kemiskinannya sehingga orang lain tidak tahu.
4. Pandai Makan, Pandai Simpan
Makna peribahasa ‘pandai makan, pandai simpan’ adalah orang yang suka berbuat jahat, tetapi pandai menyimpan rahasia.
Baca juga: Arti Anomali dan Contohnya dalam Berbagai Bidang
Berdasarkan pemaparan di atas, diketahui bahwa arti pagar makan tanaman adalah orang yang merusak kepercayaan atau melakukan pengkhianatan. Selain itu, diketahui juga bahwa ‘pagar makan tanaman’ merupakan peribahasa dalam bahasa Indonesia. (AA)
