Konten dari Pengguna

Arti Panca dalam Kata Pancasila, Lima Ideologi, dan Sejarahnya

Pengertian dan Istilah

Pengertian dan Istilah

Artikel yang menjelaskan pengertian dari sebuah istilah.

·waktu baca 3 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Pengertian dan Istilah tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Ilustrasi Garuda Pancasila, sumber: BPIP Go.ID
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi Garuda Pancasila, sumber: BPIP Go.ID

Sebutkan apa arti panca! Istilah panca sering kita jumpai dalam kehidupan sehari-hari. Namun, masih ada sebagian orang yang belum mengetahui makna dari panca.

Kata panca berasal dari bahasa Sanskerta yang berarti lima. Merujuk Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI), panca juga berarti lima. Atau tangan berupa lima jari.

Dalam kata majemuk, arti panca seringkali merujuk pada Pancasila, yang merupakan dasar negara Indonesia. Berikut penjelasan lebih lanjut seputar arti panca dalam kata Pancasila.

Arti Panca dalam Kata Pancasila

Ilustrasi rombongan presiden. Foto: ANTARA FOTO Akbar Nugroho Gumay

Pancasila berasal dari dua kata bahasa Sanskerta, yakni “panca” artinya lima, dan “sila” berarti prinsip atau asas.

Mengutip buku Kewarganegaraan oleh Aim Abdulkarim, berdasarkan dua kata tersebut, maka Pancasila merupakan lima aturan tingkah laku yang penting.

Jadi, pengertian Pancasila secara etimologis adalah dasar yang memiliki lima unsur dan lima aturan tingkah laku yang penting.

Adapun pengertian Pancasila menurut Panitia Lima adalah lima asas yang merupakan ideologi negara. Kelima sila itu adalah kesatuan yang tidak dapat dipisahkan satu sama lain.

Sedangkan menurut Ir. Soekarno, Pancasila ialah isi jiwa bangsa Indonesia yang turun-temurun sekian abad lamanya terpendam oleh kebudayaan Barat.

Berdasarkan penjelasan di atas, dapat dipahami bahwa arti panca dalam kata Pancasila adalah lima. Merujuk pada jumlah prinsip yang dipegang oleh negara Indonesia.

Lima Ideologi Pancasila

Garuda Pancasila. Foto: Unsplash

Adapun lima ideologi Pancasila yang sah dan sistematis dalam Pembukaan UUD 1945 yang secara resmi disahkan PPKI pada 18 Agustus 1945, adalah sebagai berikut:

  1. Ketuhanan yang Maha Esa

  2. Kemanusiaan yang adil dan beradab

  3. Persatuan Indonesia

  4. Kerakyatan yang dipimpin oleh hikmat kebijaksanaan dalam permusyawaratan/perwakilan, serta

  5. Keadilan sosial bagi seluruh rakyat Indonesia.

Sejarah Pancasila

Ilustrasi Arti Panca. Foto: Pixabay.

Istilah Pancasila sudah ada dan diterapkan sejak zaman Kerajaan Majapahit abad ke-14 dan tertulis dalam Kitab Negara Kertagama, karya Empu Prapanca yang berbunyi, "Pancasyila Kertasangkara bhiseka krama".

Artinya, raja menjalankan dengan khidmat kelima pantangan (Pancasila) itu. Demikian juga dalam berbagai upacara ibadah dan dalam berbagai penobatan.

Merujuk buku Kakawin Sutasoma karya Empu Tantular, yang diterjemahkan dan diterbitkan oleh Pustaka Bambu, secara bahasa Sanskerta, istilah Pancasila mengandung dua arti, yakni Pancasila dengan huruf i yang dibaca pendek (Pancasila) berati berbatu sendi yang lima.

Kemudian, Pancasila dengan huruf i yang dibaca panjang (Pancasiila) berati lima tingkah laku yang utama atau pelaksanaan kesusilaan yang lima (Pancasila Krama), yaitu:

  • Tidak boleh melakukan kekerasan

  • Tidak boleh mencuri

  • Tidak boleh berjiwa dengki

  • Tidak boleh berlaku berbohong

  • Tidak boleh meminum minuman keras yang memabukkan.

Kendati demikian, Pancasila di era Kerajaan Majapahit sangatlah berbeda dengan Pancasila yang menjadi ideologi bangsa Indonesia saat ini.

(SNS)