Arti Rendah Hati dan Karakteristiknya

Artikel yang menjelaskan pengertian dari sebuah istilah.
·waktu baca 3 menit
Tulisan dari Pengertian dan Istilah tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Manusia memiliki sikap yang beraneka ragam, ada yang baik, jujur, sombong, dermawan, sabar, pemarah, optimis, pesimis, hingga rendah hati.
Rendah hati merupakan salah satu sikap yang banyak disukai orang. Lantas apakah arti rendah hati? Untuk mengetahui jawabannya, simak ulasan berikut ini.
Arti Sikap Rendah Hati
Menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI), rendah hati berarti hal atau sifat tidak sombong atau angkuh. Seseorang yang rendah hati biasanya sederhana dan bersikap apa adanya, tidak melebih-lebihkan.
Mengutip buku Be Excellent Menjadi Pribadi Terpuji oleh H. Ahmad Yani, dalam agama Islam, rendah hati disebut tawadhu, artinya tanpa merasa hina dan rendah hati. Kebalikan dari tawadhu adalah tinggi hati, sombong, atau disebut takabur.
Orang yang bersikap rendah hati atau tawadhu, tidak memandang dirinya lebih daripada orang lain, meskipun dia memiliki kelebihan dari orang lain.
Sikap tawadhu atau rendah hati merupakan salah satu sifat terpuji di agama Islam yang disenangi Allah SWT. Allah SWT memuliakan dan mengangkat derajat orang-orang tawadhu sehingga manusia ikut menghormatinya.
Rasulullah SAW bersabda yang artinya: “Tawadhu adalah tidak menambah bagi seorang hamba kecuali ketinggian (derajatnya). Oleh karena itu, tawadhulah kamu, niscaya Allah akan meninggikan(derajat)mu.” (HR Dailami)
Sementara itu, dalam bahasa Inggris kata rendah hati memiliki beberapa istilah, namun yang familiar ditelinga orang di Indonesia adalah “humble”.
Menurut Kamus Cambridge, “humble” adalah perilaku berpikir bahwa dirinya sendiri tidak memiliki sesuatu yang istimewa sehingga tidak lebih baik dari orang lain.
Berdasarkan beberapa pengertian di atas, dapat diartikan rendah hati adalah sikap tidak menganggap dirinya lebih penting atau lebih daripada orang lain.
Baca Juga: Makna serta Perbedaan Rendah Hati dan Rendah Diri
Karakter Orang Rendah Hati
Mengutip buku Belajar Rendah Hati oleh Eva Nukman dan Naomi Leon, pada dasarnya sikap rendah diri itu adanya kemauan untuk mengevaluasi diri sendiri secara jujur dan tidak defensif atas kualitas pribadi mereka sendiri.
Menurut Kurtz and Ketcham (1992), seseorang yang rendah hati sesungguhnya tidak memiliki pertentangan dalam diri mereka sendiri, tidak menyimpan dendam atau perhitungan apa pun terhadap diri sendiri atau orang lain. Mereka cenderung menerima kekurangan dan kelebihan diri mereka dengan lapang.
Berdasarkan penelitian yang dilakukan J.P Tangney (2002, 2000) dan J.J Exline (2003), orang-orang yang rendah hati biasanya memiliki karakter sebagai berikut:
Mengakui kekurangan dan keterbatasan diri sendiri
Menerima dan bersikap toleransi terhadap ide-ide baru, informasi yang kontradiktif, dan nasihat orang lain
Mampu menjaga dan mengelola kemampuan dan pencapaian diri sendiri tetap dalam pandangan kesederhanaan
Kurangnya rasa atau keinginan menjadi terlalu terfokus atau terserap hanya kepada diri sendiri
Kesadaran dan penghargaan atas keberagaman, serta nilai-nilai yang terkandung di dalam keberagaman baik manusia atau bukan
Adanya pandangan atau evaluasi yang akurat atas kemampuan dan pencapaian diri sendiri (bukan evaluasi yang merendahkan diri).
(SNS)
Frequently Asked Question Section
Apa arti rendah hati?

Apa arti rendah hati?
Menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI), rendah hati berarti hal atau sifat tidak sombong atau angkuh.
Apa itu rendah hati menurut agama Islam?

Apa itu rendah hati menurut agama Islam?
Dalam agama Islam rendah hati disebut tawadhu, artinya tanpa merasa hina dan rendah hati. Kebalikan dari tawadhu adalah tinggi hati, sombong, atau disebut takabur.
Apa itu rendah hati dalam bahasa Inggris?

Apa itu rendah hati dalam bahasa Inggris?
Menurut Kamus Cambridge, “humble” adalah perilaku berpikir bahwa dirinya sendiri tidak memiliki sesuatu yang istimewa sehingga tidak lebih baik dari orang lain.
