Arti Return dalam Investasi, Jenis, dan Faktor yang Memengaruhinya

Artikel yang menjelaskan pengertian dari sebuah istilah.
·waktu baca 2 menit
Tulisan dari Pengertian dan Istilah tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Investasi adalah aktivitas mengalokasikan dana atau uang agar nilai uang tersebut dapat meningkat seiring berjalannya waktu. Ada sejumlah istilah yang digunakan dalam dunia investasi, misalnya return. Arti return dalam investasi perlu dipahami.
Investor menggunakan return untuk menilai keberhasilan suatu strategi dalam investasi. Oleh sebab itu, return harus dipahami agar investor bisa membuat keputusan yang lebih bijak.
Arti Return dalam Investasi dan Jenisnya
Dikutip dari Hukum Investasi: Perspektif UU Nomor 25 Tahun 2007 tentang Penanaman Modal, Ikhwan (2021:2), investasi adalah menempatkan uang/dana dengan harapan untuk memperoleh tambahan atau keuntungan tertentu dari adanya dana tersebut.
Arti return dalam investasi merupakan hasil yang diperoleh dari suatu investasi pada periode tertentu. Hasil tersebut dapat berupa keuntungan atau kerugian.
Return adalah indikasi utama apakah investasi yang dilakukan memberikan hasil positif atau negatif. Terdapat dua jenis return sebagai berikut.
1. Return Realisasi
Return realisasi merupakan pengembalian yang didapatkan dari hasil penjualan atau pencairan investasi. Jenis ini berupa angka konkret yang dapat dilihat di laporan investasi atau rekening.
2. Return Ekspektasi
Return ekspektasi adalah harapan atau prediksi tentang seberapa besar keuntungan yang bisa didapatkan di masa depan dari investasi yang dilakukan. Jenis return ini didasarkan pada analisis, proyeksi pasar, dan hal lain.
Faktor yang Memengaruhi Return
Ada sejumlah faktor yang dapat memengaruhi return dalam investasi sebagai berikut.
1. Suku Bunga
Salah satu faktor yang sangat memengaruhi return adalah perubahan suku bunga. Hal ini terutama pada obligasi atau deposito. Saat suku bunga naik, harga obligasi cenderung menjadi turun. Tren suku bunga harus diperhatikan agar bisa menyusun strategi yang lebih baik.
2. Inflasi
Faktor berikutnya adalah inflasi. Adanya inflasi akan menyebabkan daya beli dari return yang diterima berkurang. Meskipun nominal return positif, jika inflasi tinggi, maka nilainya bisa berkurang.
3. Nilai Tukar
Nilai tukar menjadi hal yang sangat penting dalam investasi yang melibatkan mata uang asing. Penguatan nilai mata uang asing terhadap rupiah dapat meningkatkan return saat dikonversikan menjadi rupiah.
Baca juga: Pengertian Obligasi, Manfaat hingga Risikonya
Demikian penjelasan mengenai arti return dalam investasi, jenis-jenis, dan faktor yang memengaruhinya. Semoga bisa menambah wawasan. (KRIS)
