Arti Sarkas, Ciri-ciri, dan Contoh Kalimatnya

Artikel yang menjelaskan pengertian dari sebuah istilah.
·waktu baca 3 menit
Tulisan dari Pengertian dan Istilah tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Arti sarkas seringkali kurang dipahami, sehingga pemakaiannya salah. Banyak yang beranggapan sarkas adalah kalimat yang digunakan untuk menyindir secara halus, padahal itu adalah makna satire.
Sarkas berbeda dengan satire. Simak penjelasan mengenai arti sarkas, sejarah, dan contoh-contohnya di bawah ini agar tidak salah penggunaan.
Pengertian Sarkas
Sarkas berasal dari bahasa Yunani, yakni "sark" yang berarti "daging", dan "asmos" yang berarti "merobek". Jadi, secara bahasa sarkas memiliki arti yaitu merobek daging.
Dalam buku Pengkajian Prosa dan Fiksi yang ditulis Andri Wicaksono, dijelaskan bahwa arti sarkas atau sarkasme adalah penggunaan kata-kata yang biasanya dimaksudkan untuk mengejek atau mengganggu seseorang. Tapi tidak hanya itu, kalimat sarkas juga biasanya bertujuan untuk humor.
Sementara itu, menurut KBBI, sarkasme adalah kata-kata pedas yang menyakiti hati orang lain, seperti cemooh dan ejekan kasar.
Jadi, sarkas memang kalimat yang mengejek, bukan kalimat sindiran halus yang kadang tidak dapat langsung dipahami.
Kalimat sindiran sendiri adalah ciri dari satire. Sebagaimana yang dijelaskan dalam buku Ungkapan Satire dan Sarkasme dalam Charlie Hebdo karya Sri Ratnawati, satire pada dasarnya digunakan untuk menyindir secara halus, bahkan bisa dijadikan sebagai lelucon.
Ciri-ciri Kalimat Sarkas
Selain sering dikira satire, sarkas juga kerap dianggap mirip dengan majas sinisme. Agar kamu tidak bingung membedakan kalimat sarkas dengan kalimat lain, simak ciri-cirinya berikut ini.
Menggunakan kata atau kalimat yang berkonotasi negatif dan kasar.
Mengandung makna ejekan, sindiran, atau mengolok-olok.
Bahasanya selalu mengandung kepahitan dan kurang enak didengar.
Bertujuan untuk menyakiti perasaan pendengarnya.
Tidak selalu digunakan untuk mengungkapkan yang sebenarnya, tapi bersifat emosional.
Berlandaskan kekecewaan atau emosi negatif terhadap suatu hal.
Pasif agresif, artinya dapat terlihat tidak menyerang pendengarnya padahal sebenarnya menyerang.
Contoh Kalimat Sarkas
Supaya lebih memahami kalimat sarkas, simak beberapa contoh-contohnya berikut ini.
Dasar playboy kelas teri! Modal dompet tipis dan wajah pas-pasan saja sudah berani mempermainkan hati wanita!
Jangan bermimpi kau bisa menjadi menantu di keluarga terhormat ini. Kamu hanyalah anak dari keluarga miskin. Bahkan, jadi pembantu mereka saja kau tidak akan diterima!
Putih benar wajahmu, sampai bisa disendoki bedaknya.
Enak banget jadi koruptor, biaya hidupnya ditanggung negara karena tinggal di penjara.
Percuma sekolah tinggi kalau tak punya sopan santun.
Makan saja kerjamu seharian, lihat dirimu sudah seperti gajah bengkak.
Dasar sampah masyarakat! Kau bahkan tidak pantas untuk menghirup udara yang sama dengan kami.
Aku tidak peduli dengan air matanya, bahkan jika dia menangis darah sekalipun. Aku tidak akan tertipu lagi dengan air mata buayanya.
Nah, itulah penjelasan mengenai kalimat sarkas dan contoh-contohnya. Semoga membantu, ya!
(DEL)
Frequently Asked Question Section
Apa tujuan kalimat sarkas diucapkan?

Apa tujuan kalimat sarkas diucapkan?
Dalam buku Pengkajian Prosa dan Friksi yang ditulis Andri Wicaksono, dijelaskan bahwa arti sarkas atau sarkasme adalah penggunaan kata-kata yang biasanya dimaksudkan untuk mengejek atau mengganggu seseorang. Tapi tidak hanya itu, kalimat sarkas juga biasanya bertujuan untuk humor.
Apa contoh kalimat sarkas?

Apa contoh kalimat sarkas?
Dasar playboy kelas teri! Modal dompet tipis dan wajah pas-pasan saja sudah berani mempermainkan hati wanita!
Apa ciri-ciri kalimat sarkas?

Apa ciri-ciri kalimat sarkas?
- Menggunakan kata atau kalimat yang berkonotasi negatif dan kasar. - Mengandung makna ejekan, sindiran, atau mengolok-olok.
