Arti Sibling dan Memahami Sibling Rivalry

Artikel yang menjelaskan pengertian dari sebuah istilah.
·waktu baca 3 menit
Tulisan dari Pengertian dan Istilah tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Arti sibling adalah saudara, mencakup saudara laki-laki maupun saudara perempuan. Sibling berbeda dengan brother atau sister yang spesifik pada salah satu jenis kelamin saja.
Berbicara tentang sibling, ada satu istilah yang rekat dengan kata tersebut, yakni sibling rivalry. Simak pembahasan selengkapnya mengenai sibling dan sibling rivalry berikut ini.
Pengertian Sibling
Sibling merupakan saudara yang sama-sama memiliki kedudukan sebagai anak dalam keluarga. Sibling bisa digunakan untuk saudara yang lebih tua maupun yang lebih muda.
Sibling dapat berupa saudara kandung atau yang memiliki hubungan darah. Kata ini juga digunakan untuk saudara tiri atau yang tidak memiliki hubungan darah.
Berikut beberapa contoh penggunaan kata sibling secara umum:
I have five siblings and I’m the oldest one. (Saya punya lima orang saudara kandung dan saya adalah anak paling tua)
There is a sibling rivalry between Thor and Loki. (Ada persaingan saudara antara Thor dan Loki)
Baca Juga: Arti Brother dalam Bahasa Inggris dan Anggota Keluarga Lainnya
Apa Itu Sibling Rivalry?
Sibling rivalry adalah kecemburuan, persaingan dan pertengkaran antara saudara, baik laki-laki maupun perempuan. Persaingan saudara ini biasanya terjadi sepanjang masa kanak-kanak dan bisa sangat membuat frustrasi serta stres bagi orang tua.
Mengutip dari New Yok Times, studi observasional menunjukkan bahwa konflik saudara dapat terjadi hingga delapan kali dalam satu jam.
Penelitian lain menemukan bahwa pasangan saudara perempuan cenderung paling dekat, dan pasangan saudara kandung yang memiliki saudara laki-laki memiliki konflik paling besar.
Namun, menurut seorang profesor riset kesehatan dan pembangunan manusia di Pennsylvania State University, Mark Ethan Feinberg, konflik saudara berkurang pada masa remaja.
Apa yang Menyebabkan Sibling Rivalry?
Ada banyak penyebab sibling rivalry. Mengutip dari situs mottchildren.org, berikut beberapa penyebabnya.
Anak-anak merasa mereka mendapat perhatian, disiplin, dan daya tanggap yang tidak seimbang.
Anak mungkin merasa hubungannya dengan orang tuanya terancam dengan kedatangan bayi baru.
Tahapan perkembangan anak akan memengaruhi seberapa dewasa mereka dan seberapa baik mereka dapat berbagi perhatian dan bergaul satu sama lain.
Anak-anak yang lapar, bosan, atau lelah cenderung menjadi frustrasi dan mulai berkelahi.
Anak-anak mungkin tidak tahu cara positif untuk mendapatkan perhatian saudaranya atau cara memulai aktivitas yang menyenangkan, jadi mereka malah memilih berkelahi.
Anak-anak sering kali lebih sering bertengkar dalam keluarga yang orang tuanya menganggap agresi dan pertengkaran antar saudara kandung adalah hal yang normal dan merupakan cara yang dapat diterima untuk menyelesaikan konflik.
Tidak mempunyai waktu untuk berbagi waktu bersama keluarga yang teratur dan menyenangkan (seperti makan bersama keluarga) dapat meningkatkan kemungkinan anak-anak terlibat dalam konflik.
Stres dalam kehidupan orang tua dapat mengurangi jumlah waktu dan perhatian yang diberikan orang tua kepada anak-anaknya dan meningkatkan persaingan antar saudara.
Cara orang tua memperlakukan anak-anak mereka dan bereaksi terhadap konflik dapat membuat perbedaan besar dalam hubungan baik saudara kandung.
(DEL)
