Konten dari Pengguna

Arti Simulasi, Kelebihan, dan Jenis-jenisnya

Pengertian dan Istilah

Pengertian dan Istilah

Artikel yang menjelaskan pengertian dari sebuah istilah.

·waktu baca 3 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Pengertian dan Istilah tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Arti Simulasi. Foto: Unsplash
zoom-in-whitePerbesar
Arti Simulasi. Foto: Unsplash

Arti simulasi menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia atau KBBI adalah metode pelatihan yang memeragakan sesuatu dalam bentuk tiruan mirip dengan aslinya.

Simulasi juga bisa diartikan sebagai penggambaran suatu sistem atau proses dengan peragaan berupa model statistik atau pemeranan. Jika ingin tahu lebih jauh mengenai simulasi, simak penjelasan selengkapnya di bawah ini.

Pengertian Simulasi Menurut Para Ahli

Pengertian Simulasi Menurut Para Ahli. Foto: Unsplash

Berdasarkan Oxford American Dictionary (1980) yang dikutip Harrell, C., Ghosh, B. K., & Bowden, R dalam buku Simulation Using Promodelsimulasi (2004), arti simulasi adalah cara untuk mereproduksi kondisi situasi dengan menggunakan model, untuk pembelajaran, pengujian atau pelatihan. Model yang digunakan adalah model komputer.

Untuk memahami arti simulasi dengan lebih baik, kamu bisa simak pendapat para ahli di bawah ini.

  • Menurut Siagian (1987), simulasi adalah suatu metodologi untuk melaksanakan percobaan dengan menggunakan model dari satu sistem nyata.

  • Menurut Hasan (2002), simulasi merupakan suatu model pengambilan keputusan dengan mencontoh atau mempergunakan gambaran sebenarnya dari suatu sistem kehidupan dunia nyata tanpa harus mengalaminya pada keadaan yang sesungguhnya.

  • Menurut Schroeder (1997), simulasi adalah suatu teknik yang dapat digunakan untuk memformulasikan dan memecahkan model-model dari golongan yang luas.

  • Menurut Law dan Kelton (1991), simulasi merupakan suatu teknik meniru operasi-operasi atau proses-proses yang terjadi dalam suatu sistem dengan bantuan perangkat komputer dan dilandasi oleh beberapa asumsi tertentu sehingga sistem tersebut bisa dipelajari secara ilmiah.

  • Menurut Khosnevis (1994), simulasi adalah proses aplikasi membangun model dari sistem nyata atau usulan sistem, melakukan eksperimen dengan model tersebut untuk menjelaskan perilaku sistem, mempelajari kinerja sistem atau untuk membangun sistem baru sesuai dengan kinerja yang diinginkan.

Kelebihan Simulasi

Kelebihan Simulasi. Foto: Unsplash

Berikut beberapa kelebihan model simulasi yang harus kamu ketahui sebelum mencoba.

  • Simulasi dapat memberi solusi kalau model analitik gagal melakukannya.

  • Model simulasi lebih realistis terhadap sistem nyata karena memerlukan asumsi yang lebih sedikit.

  • Perubahan konfigurasi dan struktur dapat dilaksanakan lebih mudah untuk menjawab pertanyaan: what happen if?

  • Dalam banyak hal, simulasi lebih murah dari percobaannya sendiri.

  • Simulasi dapat digunakan untuk maksud pendidikan.

  • Untuk sejumlah proses dimensi, simulasi memberikan penyelidikan yang langsung dan terperinci dalam periode waktu khusus.

Baca Juga: Pengertian dan Contoh Metode Simulasi dalam Pembelajaran

Jenis-jenis Simulasi

Jenis-Jenis Simulasi. Foto: Unsplash

Dikutip dari buku berjudul Simulation Modeling & Analysis (1991) karya Law dan Kelton, simulasi dapat digolongkan berdasarkan beberapa jenis sifat dan cara kerjanya, berikut penjelasannya.

1. Simulasi Statis

Simulasi statis merupakan jenis simulasi yang tidak bergantung atau berdasar pada waktu. Namun, biasanya simulasi ini melibatkan pengambilan sampel secara acak untuk menyimulasikan output statistik yang dapat dianalisis.

2. Simulasi Dinamis

Simulasi dinamis merupakan jenis simulasi yang sangat bergantung terhadap perubahan waktu, statusnya selalu berubah-ubah, mekanisme jam akan bergerak sejalan dengan waktu dan status dari variabelnya juga akan berubah seiring waktu.

Maka dari itu simulasi dinamis sangat cocok untuk memodelkan sistem yang memiliki pola dinamis, seperti sistem manufaktur dan jasa.

3. Simulasi Stokastik

Simulasi stokastik merupakan jenis simulasi di mana variabel input-nya bersifat acak atau random. Simulasi stokastik harus dijalankan secara berulang untuk mendapatkan hasil yang akurat.

4. Simulasi Deterministik

Simulasi deterministik merupakan simulasi yang variabel input-nya bersifat acak atau random. Namun, berbeda dengan simulasi stokastik, simulasi deterministik ini hanya perlu dijalankan sebanyak satu kali untuk mendapatkan hasil yang optimal.

5. Simulasi Sistem Diskrit

Simulasi diskrit merupakan simulasi yang perubahan statusnya terjadi pada titik-titik waktu diskrit yang ditandai dengan suatu kejadian. Perubahan status ini dipicu oleh suatu kejadian yang terjadi pada waktu tertentu.

6. Simulasi Sistem Kontinyu

Simulasi kontinyu adalah perubahan status variabel terjadi sepanjang waktu. Simulasi kontinyu menggunakan persamaan diferensial untuk menentukan tingkat perubahan status variabelnya.

Nah, itulah penjelasan mengenai simulasi. Semoga pemaparan di atas bermanfaat, ya!

(DEL)

Frequently Asked Question Section

Apa itu simulasi stokastik?
chevron-down

Simulasi stokastik merupakan jenis simulasi di mana variabel input-nya bersifat acak atau random.

Apa itu simulasi deterministik?
chevron-down

Simulasi deterministik merupakan simulasi yang variabel input-nya bersifat acak atau random. Namun, berbeda dengan simulasi stokastik, simulasi deterministik ini hanya perlu dijalankan sebanyak satu kali untuk mendapatkan hasil yang optimal.

Apa itu simulasi sistem diskrit?
chevron-down

Simulasi diskrit merupakan simulasi yang perubahan statusnya terjadi pada titik-titik waktu diskrit yang ditandai dengan suatu kejadian.