Konten dari Pengguna

Arti Surat Al Alaq Ayat 1-19

Pengertian dan Istilah

Pengertian dan Istilah

Artikel yang menjelaskan pengertian dari sebuah istilah.

·waktu baca 2 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Pengertian dan Istilah tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Ilustrasi Arti Surat Al Alaq. Foto: Pexels.
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi Arti Surat Al Alaq. Foto: Pexels.

Al Alaq merupakan salah satu surat pendek dalam ayat suci Al Quran. Surat Al Alaq terdiri dari 19 ayat dan termasuk dalam golongan surat Makkiyah.

Ayat satu sampai lima dalam surat Al Alaq diturunkan pertama kali ketika Nabi Muhammad SAW berkhalwat di gua Hira pada malam 17 Ramadhan.

Arti surat Al Alaq adalah segumpal darah. Kata tersebut di ambil dari perkataan Alaq yang terdapat pada ayat ke dua surat tersebut. Untuk memahami tentang arti surat Al Alaq lebih lengkap, simak penjelasannya di bawah sini.

Memahami Arti Surat Al Alaq

Ilustrasi Arti Surat Al Alaq. Foto: Pexels.

Merujuk dari laman Kemenag RI, bacaan surat Al Alaq ayat 1-19 dan artinya, adalah sebagai berikut:

1. اِقْرَأْ بِاسْمِ رَبِّكَ الَّذِيْ خَلَقَۚ

Iqra` bismi rabbikallażī khalaq

Artinya: “Bacalah dengan (menyebut) nama Tuhanmu yang menciptakan!”

2. خَلَقَ الْاِنْسَانَ مِنْ عَلَقٍۚ

Khalaqal-insāna min 'alaq

Artinya: "Dia menciptakan manusia dari segumpal darah."

3. اِقْرَأْ وَرَبُّكَ الْاَكْرَمُۙ

Iqra` wa rabbukal-akram

Artinya: "Bacalah! Tuhanmulah Yang Mahamulia,"

4. الَّذِيْ عَلَّمَ بِالْقَلَمِۙ

Allażī 'allama bil-qalam

Artinya: “Yang mengajar (manusia) dengan pena."

5. عَلَّمَ الْاِنْسَانَ مَا لَمْ يَعْلَمْۗ

'allamal-insāna mā lam ya'lam

Artinya: "Dia mengajarkan manusia apa yang tidak diketahuinya."

6. كَلَّآ اِنَّ الْاِنْسَانَ لَيَطْغٰىٓ ۙ

Kallā innal-insāna layaṭgā

Artinya: "Sekali-kali tidak! Sesungguhnya manusia itu benar-benar melampaui batas"

7. اَنْ رَّاٰهُ اسْتَغْنٰىۗ

Ar ra`āhustagnā

Artinya: "Ketika melihat dirinya serba berkecukupan."

8. اِنَّ اِلٰى رَبِّكَ الرُّجْعٰىۗ

Inna ilā rabbikar-ruj'ā

Artinya: "Sesungguhnya hanya kepada Tuhanmulah tempat kembali(-mu)."

9. اَرَاَيْتَ الَّذِيْ يَنْهٰىۙ

A ra`aitallażī yan-hā

Artinya: "Tahukah kamu tentang orang yang melarang"

10. عَبْدًا اِذَا صَلّٰىۗ

'abdan iżā ṣallā

Artinya: "Seorang hamba ketika dia melaksanakan salat?"

11. اَرَاَيْتَ اِنْ كَانَ عَلَى الْهُدٰىٓۙ

A ra`aita ing kāna 'alal-hudā

Artinya: "Bagaimana pendapatmu kalau terbukti dia berada di dalam kebenaran”

12. اَوْ اَمَرَ بِالتَّقْوٰىۗ

Au amara bit-taqwā

Artinya: “Atau dia menyuruh bertakwa (kepada Allah)?"

13. اَرَاَيْتَ اِنْ كَذَّبَ وَتَوَلّٰىۗ

A ra`aita ing każżaba wa tawallā

Artinya: "Bagaimana pendapatmu kalau dia mendustakan (kebenaran) dan berpaling (dari keimanan)?"

14. اَلَمْ يَعْلَمْ بِاَنَّ اللّٰهَ يَرٰىۗ

A lam ya'lam bi`annallāha yarā

Artinya: "Tidakkah dia mengetahui bahwa sesungguhnya Allah melihat (segala perbuatannya)?"

15. كَلَّا لَىِٕنْ لَّمْ يَنْتَهِ ەۙ لَنَسْفَعًاۢ بِالنَّاصِيَةِۙ

Kallā la`il lam yantahi lanasfa'am bin-nāṣiyah

Artinya: "Sekali-kali tidak! Sungguh, jika dia tidak berhenti (berbuat demikian), niscaya Kami tarik ubun-ubunnya (ke dalam neraka),"

16. نَاصِيَةٍ كَاذِبَةٍ خَاطِئَةٍۚ

Nāṣiyating kāżibatin khāṭi`ah

Artinya: "(yaitu) ubun-ubun orang yang mendustakan (kebenaran) dan durhaka."

17. فَلْيَدْعُ نَادِيَهٗۙ

Falyad'u nādiyah

Artinya: "Biarlah dia memanggil golongannya (untuk menolongnya)."

18. سَنَدْعُ الزَّبَانِيَةَۙ

Sanad'uz-zabāniyah

Artinya: "Kelak Kami akan memanggil (Malaikat) Zabaniah (penyiksa orang-orang yang berdosa)."

19. كَلَّاۗ لَا تُطِعْهُ وَاسْجُدْ وَاقْتَرِبْ ۩ ࣖ

Kallā, lā tuṭi'hu wasjud waqtarib

Artinya: "Sekali-kali tidak! Janganlah patuh kepadanya, (tetapi) sujud dan mendekatlah (kepada Allah)."

(SNS)