Arti Tabayyun, Dalil, dan Sejarahnya dalam Islam

Artikel yang menjelaskan pengertian dari sebuah istilah.
·waktu baca 2 menit
Tulisan dari Pengertian dan Istilah tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Tabayun merupakan istilah dalam bahasa Arab yang sering digunakan di media sosial. Meskipun populer, belum banyak yang mengetahui arti tabayyun.
Tabayun adalah konsep yang sudah lama diterapkan dan anjurkan dalam Islam. Dalam kitab suci Al-Qur'an tercantum, bahwa sikap tabayun sangat penting dan wajib dimiliki oleh setiap manusia.
Arti Tabayyun dan Dalilnya dalam Al-Qur'an
Allah Swt. mengajarkan kepada hambanya untuk bersikap selektif, dan tidak begitu saja menerima berita atau informasi. Arti tabayyun yaitu meneliti dan menyeleksi berita.
Upaya tabayun dibutuhkan untuk mengonfirmasi kebenaran suatu berita. Sikap tabayun juga dapat menyelamatkan diri dari kecerobohan dan salah sasaran.
Di sisi lain, tabayun akan mengarahkan umat Islam untuk bersikap objektif dan mawas diri dalam menyelesaikan sebuah masalah. Dalil yang menjelaskan tentang tabayun dalam Al-Qur'an adalah sebagai berikut.
بِنَبَاٍ فَتَبَيَّنُوْٓا اَنْ تُصِيْبُوْا قَوْمًا ۢ بِجَهَالَةٍ فَتُصْبِحُوْا عَلٰى مَا فَعَلْتُمْ نٰدِمِيْنَ
Yaa ayyuhalladziina aamanuu in jaa'akum faasiqum binaba'in fa tabayyanuu an tushiibuu qaumam bijahaalatin fa tushbihhuu ‘alaa maa fa‘altum naadimiin.
Artinya: "Wahai orang-orang yang beriman, jika seorang fasik datang kepadamu membawa berita penting, maka telitilah kebenarannya agar kamu tidak mencelakakan suatu kaum karena ketidaktahuan(-mu) yang berakibat kamu menyesali perbuatanmu itu" (Al Hujurat:6).
Sejarah Tabayun dalam Islam
Ayat 6 surat Al-Hujurat ini turun karena peristiwa yang terjadi pada zaman Rasulullah saw. Suatu ketika, Rasul mengirim seorang utusan bernama Walid bin Uqbah yang bertugas memungut zakat di wilayah Bani Mushthaliq.
Walid kemudian disambut beramai-ramai oleh penduduk Bani Mushthaliq. Dikutip dari buku Al-Qur'an Hadis Madrasah Aliyah Kelas XII, Aminudin (2021:100), menyaksikan pemandangan ramai tersebut, Walid salah duga.
Dia mengira penduduk Bani Mushthaliq yang datang keluar menyambutnya itu akan mengeroyok dan membunuhnya. Kemudian, dia bergegas pulang dan mengadukannya kepada Rasulullah saw.
Setelah Rasulullah saw memanggil pemuka Bani Mushthaliq, maka diketahui kesalahpahaman yang terjadi. Tabayun mencegah laporan yang disampaikan hanya memuat informasi sepihak yang subjektif, bahkan sangat jauh dari fakta kebenaran.
Baca juga: Arti Kun Fayakun dalam Agama Islam
Arti tabayyun adalah memeriksa kembali kebenaran dalam berita. Dalil tentang tabayun terdapat dalam Al-Qur'an surat Al Hujurat ayat 6.(DK)
