Konten dari Pengguna

Arti Ulul Azmi dan Ciri-cirinya

Pengertian dan Istilah

Pengertian dan Istilah

Artikel yang menjelaskan pengertian dari sebuah istilah.

·waktu baca 3 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Pengertian dan Istilah tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Arti Ulul Azmi. Foto: Unsplash
zoom-in-whitePerbesar
Arti Ulul Azmi. Foto: Unsplash

Di antara 25 nabi dan rasul yang wajib kita imani, terdapat 5 rasul pilihan yang mendapatkan gelar Ulul Azmi. Apa arti Ulul Azmi?

Kata Ulul Azmi berasal dari bahasa Arab, "ulul" berarti orang yang memiliki, sementara "azmi" artinya cita-cita yang mantap. Jadi, dapat disimpulkan bahwa Ulul Azmi artinya orang-orang yang mempunyai kemauan kuat dan teguh.

Simak penjelasan selengkapnya mengenai Ulul Azmi di bawah ini agar makin paham.

Memahami Makna Ulul Azmi

Memahami Makna Ulul Azmi. Foto: Unsplash

Secara istilah, arti Ulul Azmi adalah rasul-rasul pilihan atau nabi yang memiliki keteguhan hati, lapang dada dan sabar menghadapi kaum yang menentang dirinya.

Ada 5 rasul yang termasuk dalam golongan Ulul Azmi, yakni:

  1. Nabi Nuh

  2. Nabi Ibrahim

  3. Nabi Musa

  4. Nabi Isa

  5. Nabi Muhammad

Menurut buku Ensiklopedia Anak-anak Muslim karya Melvi Yendra, kelima rasul di atas mendapat gelar Ulul Azmi karena mereka merupakan nabi yang banyak menghadapi cobaan.

Cerita mengenai beratnya cobaan yang dihadapi para Ulul Azmi beberapa kali dijelaskan dalam Al-Quran. Berikut beberapa di antaranya:

Artinya: "Maka, bersabarlah engkau (Nabi Muhammad) sebagaimana Ulul Azmi (orang-orang yang memiliki keteguhan hati) dari kalangan para rasul telah bersabar dan janganlah meminta agar azab disegerakan untuk mereka. Pada hari ketika melihat azab yang dijanjikan, seolah-olah mereka hanya tinggal (di dunia) sesaat saja pada siang hari. (Nasihatmu itu) merupakan peringatan (dari Allah). Maka, tidak ada yang dibinasakan kecuali kaum yang fasik." (Q.S Al-Ahqaf: 35)

Artinya: "Dia (Allah) telah mensyariatkan bagi kamu agama yang Dia wasiatkan (juga) kepada Nuh, yang telah Kami wahyukan kepadamu (Nabi Muhammad), dan yang telah Kami wasiatkan kepada Ibrahim, Musa, dan Isa yaitu: tegakkanlah agama (keimanan dan ketakwaan) dan janganlah kamu berpecah-belah di dalamnya. Sangat berat bagi orang-orang musyrik (untuk mengikuti) agama yang kamu serukan kepada mereka. Allah memilih orang yang Dia kehendaki pada (agama)-Nya dan memberi petunjuk pada (agama)-Nya bagi orang yang kembali (kepada-Nya)." (QS Asy Syura: 13)

Ciri-ciri Ulul Azmi

Ciri-ciri Ulul Azmi. Foto: Unsplash

Seluruh nabi memiliki keteguhan dan kesabaran dalam menyebarkan agama Allah Swt. Namun, para nabi yang mendapat gelar Ulul Azmi memiliki beberapa ciri tersendiri, berikut di antaranya:

  • Memiliki seruan dakwah dan ajaran yang universal untuk semua umat manusia, bahkan termasuk jin dan makhluk Allah Swt lainnya.

  • Mengajarkan dan menyampaikan ajaran agama Islam beserta syariatnya.

  • Menerima perjanjian dan wasiat dari Allah Swt.

  • Mengajarkan ajaran kitab samawi atau kitab yang berasal dari Allah Swt.

  • Memiliki kesabaran, ketabahan, serta tekad yang kuat.

  • Selalu berdoa dan meminta pertolongan kepada Allah swt supaya kaumnya diberikan hidayah dan rahmat-Nya. Selain itu, memohon dan berdoa kepada Allah Swt agar kaumnya tidak menerima azab.

Meski begitu, secara umum gelar Ulul Azmi lebih ditekankan pada tekad, keteguhan hati, serta kesabaran dalam menghadapi tantangan dan rintangan dakwah.

Nah, itulah arti Ulul Azmi dan ciri-cirinya. Semoga informasi di atas bermanfaat, ya!

(DEL)

Frequently Asked Question Section

Siapa nabi yang mendapat gelar ulul azmi?

chevron-down

Nabi Nuh Nabi Ibrahim Nabi Musa Nabi Isa Nabi Muhammad

Apakah Ulul Azmi berdakwah untuk kaumnya saja?

chevron-down

Memiliki seruan dakwah dan ajaran yang universal untuk semua umat manusia, bahkan termasuk jin dan makhluk Allah Swt lainnya.

Apa ciri khas Ulul Azmi?

chevron-down

Selalu berdoa dan meminta pertolongan kepada Allah swt supaya kaumnya diberikan hidayah dan rahmat-Nya. Selain itu, memohon dan berdoa kepada Allah Swt agar kaumnya tidak menerima azab.