Konten dari Pengguna

Doom Spending: Pengertian, Penyebab, dan Solusi Pencegahannya

Pengertian dan Istilah

Pengertian dan Istilah

Artikel yang menjelaskan pengertian dari sebuah istilah.

·waktu baca 3 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Pengertian dan Istilah tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Ilustrasi doom spending adalah - Sumber: pixabay.com/stocksnap
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi doom spending adalah - Sumber: pixabay.com/stocksnap

Doom spending adalah istilah yang digunakan untuk menyebut perilaku atau kebiasaan tertentu dari seseorang. Secara umum, pengertian dari istilah ini adalah tindakan membelanjakan uang secara berlebihan.

Sayangnya, meskipun pengeluaran dalam pembelanjaan ini dapat memberikan kepuasan sementara, doom spending sering kali berujung pada penyesalan finansial dan stres berkepanjangan.

Doom Spending adalah Tindakan Belanja Secara Berlebihan

Ilustrasi doom spending adalah - Sumber: pixabay.com/kaboompics

Doom spending adalah istilah untuk menggambarkan perilaku pengeluaran yang tidak terencana dan berlebihan. Tindakan ini biasanya terjadi pada saat kondisi ekonomi yang tidak pasti atau saat individu merasa cemas tentang masa depan.

Perilaku ini ditandai dengan pembelian impulsif yang tidak perlu, seperti barang-barang mewah, makanan, atau pengalaman yang tidak sesuai dengan anggaran. Meskipun awalnya dapat memberikan kepuasan jangka pendek, doom spending sering kali berakhir dengan penyesalan finansial dan stres.

Berdasarkan buku What Is Doom Spending, What Causes Doom Spending, And The Problems With Engaging In Doom Spending, Dr. Harrison Sachs, (2024), ada beberapa faktor yang dapat memicu perilaku doom spending, di antaranya:

  1. Kecemasan ekonomi dapat membuat orang merasa tidak yakin tentang masa depan keuangan mereka, sehingga mereka berusaha mencari kenyamanan melalui pengeluaran.

  2. Pengaruh sosial, terutama di era media sosial, dapat membuat seseorang merasa terdorong untuk berbelanja agar terlihat sebanding dengan teman atau influencer yang mereka ikuti.

  3. Perilaku kecanduan belanja juga dapat menjadi penyebab, saat seseorang merasa harus berbelanja untuk mengatasi emosi negatif atau stres.

Solusi Pencegahan Doom Spending

Ilustrasi doom spending adalah - Sumber: pixabay.com/gonghuimin468

Untuk mencegah doom spending, ada beberapa langkah yang dapat diambil. Langkah-langkah mudah sebagai solusi yang dapat diterapkan adalah sebagai berikut.

1. Menetapkan Anggaran

Ini adalah langkah penting untuk mengontrol pengeluaran. Dengan membuat rencana pengeluaran bulanan dan mematuhi batasan tersebut, individu dapat mengurangi pengeluaran yang tidak perlu.

2. Mengenali Pemicu Emosi

Mengetahui berbagai hal yang dapat memicu keinginan untuk berbelanja dapat membantu individu lebih sadar akan perilaku mereka. Misalnya, mencatat perasaan yang muncul sebelum berbelanja dapat memberikan wawasan tentang kebiasaan tersebut.

3. Mencari Alternatif untuk Mengatasi Stres

Ada banyak hal yang bisa dilakukan untuk mengatasi stres. Seperti berolahraga, berkumpul dengan teman, atau melakukan hobi, dapat menjadi cara yang lebih sehat untuk menangani emosi daripada berbelanja.

4. Menggunakan Aplikasi Pengelolaan Keuangan

Ini dapat membantu individu melacak pengeluaran dan mematuhi anggaran yang telah ditetapkan. Dengan langkah-langkah ini, seseorang dapat mencegah doom spending dan mengelola keuangan mereka dengan lebih baik, terutama dalam masa-masa ketidakpastian ekonomi.

Baca Juga: Apa Arti Ready dalam Belanja Online? Ini Penjelasannya

Doom spending adalah perilaku yang dapat merugikan stabilitas keuangan individu jika tidak ditangani dengan baik. Meskipun saat-saat ketidakpastian ekonomi dapat memicu pengeluaran impulsif sebagai bentuk pelampiasan, penting untuk menyadari dampak jangka panjang dari kebiasaan ini. (DNR)