Konten dari Pengguna

Memahami Arti Musyrik, Ciri-Ciri, dan Bahayanya

Pengertian dan Istilah
Artikel yang menjelaskan pengertian dari sebuah istilah.
23 Oktober 2023 10:06 WIB
·
waktu baca 4 menit
comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-link-circle
more-vertical
Tulisan dari Pengertian dan Istilah tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan
Arti musyrik dalam Islam. Foto: Pexels
zoom-in-whitePerbesar
Arti musyrik dalam Islam. Foto: Pexels
ADVERTISEMENT
Arti musyrik dalam Islam merujuk pada kegiatan atau aktivitas yang menyekutukan Allah SWT. Musyrik termasuk ke dalam dosa besar dalam Islam, bahkan tidak diampuni oleh Allah SWT.
ADVERTISEMENT
Oleh karena itu, penting bagi umat Islam untuk memahami arti musyrik dan menghindari perbuatan syirik. Dalam artikel ini, akan djelaskan arti musyrik, mengidentifikasi ciri-ciri musyrik, dan membahas bahayanya dalam konteks keagamaan.

Arti Musyrik

Arti musyrik dalam agama Islam adalah perbuatan atau keyakinan menyekutukan Tuhan dengan sesuatu atau seseorang selain Allah. Musyrik adalah dosa besar dalam Islam, dan dianggap sebagai tindakan yang paling berdosa.
Istilah "musyrik" berasal dari bahasa Arab "mushrik," yang berarti "orang yang melakukan syirk" atau "penyekutukan." Syirk adalah tindakan mempercayai atau menyembah selain Allah, yang merupakan dosa paling besar dalam Islam.
Dalam Al-Quran, ada banyak ayat yang mengingatkan umat Islam tentang pentingnya menjauhi perbuatan musyrik. Salah satunya, tercantum dalam QS Al-Kahfi ayat 10:
ADVERTISEMENT
إِذْ أَوَى ٱلْفِتْيَةُ إِلَى ٱلْكَهْفِ فَقَالُوا۟ رَبَّنَآ ءَاتِنَا مِن لَّدُنكَ رَحْمَةً وَهَيِّئْ لَنَا مِنْ أَمْرِنَا رَشَدًا
Kemudian, dalam Surah Al-Baqarah ayat 2, Allah SWT berfirman untuk menyembah hanya kepada Allah SWT semata.
يٰٓاَيُّهَا النَّاسُ اعْبُدُوْا رَبَّكُمُ الَّذِيْ خَلَقَكُمْ وَالَّذِيْنَ مِنْ قَبْلِكُمْ لَعَلَّكُمْ تَتَّقُوْنَۙ
Arti musyrik dalam Islam. Foto: Pexels

Ciri-Ciri Musyrik

Berikut adalah beberapa ciri-ciri musyrik:
ADVERTISEMENT
Arti musyrik dalam Islam. Foto: Pexels

Bahaya Musyrik

Musyrik adalah dosa besar dalam Islam dan memiliki bahaya yang sangat besar bagi kehidupan seseorang di dunia dan akhirat. Berikut adalah beberapa bahaya musyrik:

1. Tidak Akan Diampuni Dosanya

Allah SWT menyatakan bahwa dosa syirik tidak akan diampuni dan akan mengakibatkan seseorang masuk ke dalam neraka selamanya.
Hal ini tertulis dalam Al-Quran Surat An-Nisa ayat 48, Allah SWT berfirman:
اِنَّ اللّٰهَ لَا يَغْفِرُ اَنْ يُّشْرَكَ بِهٖ وَيَغْفِرُ مَا دُوْنَ ذٰلِكَ لِمَنْ يَّشَاۤءُ ۚ وَمَنْ يُّشْرِكْ بِاللّٰهِ فَقَدِ افْتَرٰٓى اِثْمًا عَظِيْمًا
ADVERTISEMENT

2. Tidak Akan Diterima Amal Ibadahnya

Musyrik tidak akan diterima amal ibadahnya oleh Allah SWT. Semua amal ibadah yang dilakukan oleh musyrik akan sia-sia dan tidak akan membawa kebaikan bagi dirinya.
Hal ini tertuang dalam firman Allah SWT pada Surah Az Zumar ayat 65:
وَلَقَدْ أُوحِيَ إِلَيْكَ وَإِلَى الَّذِينَ مِنْ قَبْلِكَ لَئِنْ أَشْرَكْتَ لَيَحْبَطَنَّ عَمَلُكَ وَلَتَكُونَنَّ مِنَ الْخَاسِرِينَ

3. Tidak Akan Mendapatkan Syafaat Nabi Muhammad SAW

Musyrik tidak akan mendapatkan syafaat Nabi Muhammad SAW di hari kiamat. Syafaat Nabi Muhammad SAW hanya diberikan kepada orang-orang yang beriman dan taat kepada Allah SWT.
Abu Hurairah pernah bertanya pada Nabi Muhammad SAW, "Siapakah orang yang paling beruntung dengan syafa’at engkau?” Beliau menjawab, “Ialah orang yang mengucapkan La Ilaha Illallah dengan ikhlas dari dalam hatinya.” (HR. Ahmad dan Bukhori).
ADVERTISEMENT
(IR)