Konten dari Pengguna

Pengertian Dongeng, Ciri-ciri, Struktur, dan Fungsinya

Pengertian dan Istilah

Pengertian dan Istilah

Artikel yang menjelaskan pengertian dari sebuah istilah.

·waktu baca 3 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Pengertian dan Istilah tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Ilustrasi seseorang membacakan dongeng. Foto: Pexels.com
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi seseorang membacakan dongeng. Foto: Pexels.com

Pengertian dongeng perlu dipahami dengan baik agar kita dapat membedakannya dengan jenis teks narasi lainnya.

Secara umum, menurut KBBI, dongeng adalah cerita yang tidak benar-benar terjadi , terutama tentang kejadian zaman dulu yang aneh-aneh.

Dalam artikel ini, kita akan membahas lebih lanjut mengenai pengertian dongeng, ciri, hingga fungsinya. Berikut penjelasannya!

Apa Pengertian Dongeng?

Pengertian dongeng adalah cerita khayalan yang diceritakan secara turun-temurun. Foto: Pexels.com

Menurut Agus Sasono dalam buku Modul Bahasa Indonesia SD/MI, pengertian dongeng adalah cerita khayalan yang diceritakan secara turun-temurun.

Dongeng adalah cerita yang tidak benar-benar terjadi. Dongeng banyak mengandung pesan moral. Dongeng adalah salah satu bentuk narasi atau cerita yang telah ada sejak zaman dahulu.

Sebagai bagian tak terpisahkan dari kebudayaan manusia, dongeng berfungsi sebagai alat untuk menghibur, mengajarkan nilai-nilai moral, dan memperkenalkan dunia imajinatif kepada pembaca atau pendengar.

Dongeng sering kali diwariskan secara turun-temurun, dan berfungsi sebagai sarana pengajaran yang kuat, khususnya kepada generasi muda.

Ciri-ciri Dongeng

Berikut ini adalah penjelasan lebih lanjut mengenai ciri-ciri dongeng:

  • Cerita singkat dengan alur sederhana.

  • Kalimat pembuka yang khas.

  • Melibatkan tokoh baik dan jahat.

  • Gaya penceritaan secara lisan.

  • Bersifat fiktif atau khayalan.

  • Mengandung pesan moral atau amanat.

  • Tema dengan pesan moral yang terkandung.

  • Tidak diketahui pengarangnya.

Struktur Dongeng

Dongeng umumnya mengikuti struktur yang dikenal sebagai "struktur tiga bagian". Struktur ini mencakup:

  • Pendahuluan: Bagian awal dongeng yang memperkenalkan tokoh-tokoh utama, latar belakang cerita, dan mungkin masalah atau konflik yang akan terjadi.

  • Puncak atau Klimaks: Bagian tengah dongeng di mana konflik mencapai titik tertinggi. Di sinilah tokoh-tokoh harus menghadapi tantangan terbesar dan mengatasi kesulitan.

  • Penyelesaian atau Akhir: Bagian terakhir dongeng di mana konflik dipecahkan dan semua benang cerita diikat. Tokoh-tokoh biasanya mendapatkan kebahagiaan dan pesan moral atau pesan yang terkandung dalam dongeng biasanya disampaikan di bagian akhir ini.

Fungsi Dongeng

Dongeng memiliki beberapa fungsi penting dalam kehidupan manusia, terutama dalam pengembangan anak-anak. Foto: Pexels.com

Dongeng memiliki beberapa fungsi penting dalam kehidupan manusia, terutama dalam pengembangan anak-anak. Berikut ini adalah beberapa fungsi dongeng yang penting:

1. Pengajaran Nilai-nilai Moral

Dongeng sering kali menyampaikan pesan-pesan moral atau nilai-nilai yang penting untuk dipahami. Melalui cerita-cerita dongeng, anak-anak dapat belajar tentang kebaikan, kejujuran, kesabaran, kerja keras, dan banyak lagi.

Dongeng membantu membentuk karakter anak-anak dengan mengajarkan prinsip-prinsip moral dalam bentuk yang menarik.

2. Pengembangan Kreativitas dan Imajinasi

Dongeng mengajak anak-anak untuk memasuki dunia imajinasi yang penuh dengan keajaiban. Cerita-cerita fantastis dalam dongeng merangsang imajinasi anak-anak dan membantu mereka mengembangkan kreativitas mereka sendiri.

Mereka dapat membayangkan tempat-tempat yang belum pernah mereka kunjungi dan bertemu dengan tokoh-tokoh ajaib.

3. Menghibur

Dongeng sering kali digunakan sebagai alat untuk menghibur dan memberikan penghiburan. Cerita-cerita yang menarik dan mengasyikkan dalam dongeng dapat menjadi sumber kegembiraan dan hiburan bagi anak-anak maupun orang dewasa.

Dongeng juga dapat menjadi teman yang baik di saat kesepian atau ketika menghadapi situasi sulit.

4. Memberikan Pemahaman tentang Dunia dan Kehidupan

Dongeng juga membantu anak-anak memahami dunia di sekitar mereka dan konsep-konsep yang ada di dalamnya.

Cerita-cerita dalam dongeng sering mencerminkan realitas dan mengajarkan anak-anak tentang hubungan sosial, nilai-nilai budaya, dan bagaimana menghadapi berbagai situasi dalam hidup.

Dalam kesimpulan, dongeng merupakan bentuk narasi yang memiliki ciri khas tersendiri, seperti tokoh-tokoh fantastis, latar belakang khayalan, plot sederhana, dan pesan moral yang terselip di dalamnya.

(SAI)

Frequently Asked Question Section

Apa saja struktur dongeng?
chevron-down

Dongeng memiliki struktur tiga bagian yang umumnya diikuti, yaitu pendahuluan, puncak, dan penyelesaian.

Apa fungsi dongeng?
chevron-down

Fungsinya yang penting antara lain untuk mengajarkan nilai-nilai moral, mengembangkan kreativitas dan imajinasi, memberikan hiburan dan penghiburan, memahami dunia dan kehidupan, serta mempertahankan identitas budaya

Apa ciri-ciri dongeng?
chevron-down

Dongeng merupakan bentuk narasi yang memiliki ciri khas tersendiri, seperti tokoh-tokoh fantastis, latar belakang khayalan, plot sederhana, dan pesan moral yang terselip di dalamnya.