Pengertian Enzim, Klasifikasi, dan Aktivitas yang Dapat Mempengaruhi

Artikel yang menjelaskan pengertian dari sebuah istilah.
·waktu baca 3 menit
Tulisan dari Pengertian dan Istilah tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Istilah enzim sering kita jumpai dalam mata pelajaran Ilmu Pengetahuan Alam (IPA). Enzim dipelajari karena menjadi salah satu molekul yang bermanfaat bagi tubuh manusia.
Lantas, apa pengertian enzim? Untuk mengetahui mengenai enzim lebih lanjut. Simak penjelasan selengkapnya di bawah sini.
Apa Pengertian Enzim?
Menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI), enzim merupakan molekul protein yang kompleks, yang dihasilkan oleh sel hidup dan bekerja sebagai katalisator dalam berbagai proses kimia di dalam tubuh makhluk hidup.
Mengutip buku Farmakologi oleh Molekuler, enzim adalah protein yang memiliki aktivitas katalisis, yakni mempercepat reaksi kimia pada sistem biologis. Di mana enzim dapat mengatur berbagai fungsi tubuh.
Menurut dalam Aji Sutrisno buku Teknologi Enzim, enzim berperan penting dalam semua reaksi biokimia yang berlangsung di dalam sel mikroorganisme, tanaman, hewan, dan manusia.
Enzim dibagi menjadi beberapa klasifikasi, untuk mengetahuinya lebih lanjut simak penjelasannya di sini.
Klasifikasi Enzim
Klasifikasi enzim yang ditetapkan oleh “Nomenclature Committee” di lembaga “Interntional Union of Biochemitry” ada enam kelas berdasarkan spesifitas pada reaksi yang dikatalisisnya, yakni:
Oksidoreduktase: mengkatalis reaksi oksidasi dan reduksi, yakni pemindahan atom hidrogen atau oksigen atau elektron antar molekul. Contohnya, alkohol dehydrogenase, glucose oxidase, dan peroksidase.
Transferase: mengkatalis reaksi pemindahan gugus dari suatu molekul donor ke molekul aseptor (metil, glikosil).
Hidrolase: mengkatalis reaksi hidrolisis sebagai jenis ikatan atau sebaliknya. Hidrolase adalah kelas enzim yang paling banyak diaplikasikan dalam teknologi enzim, meliputi esterase, glikosidase, lipase, dan protease. Contohnya: chymosin/rennin (proses pembuatan keju), dan amilase (pengolahan pati).
Liase: mengkatalis reaksi eliminasi/pemindahan gugus fungsional tertentu. Contohnya adalah aldolasem dekarboksilase, dehidratase.
Isomerase: mengkatalis rekasi isomerisasi molekul, contoh yang terkenal glucose isomerase mengkatalis isomerisasi glukosa menjadi fruktosa.
Ligase atau sintetase: mengkatalis pembentukan ikatan kovalen pada penggabungan bersama dua molekul yang dikoupling dengan pemecahan ATP. Contohnya, DNA ligase.
Baca Juga: Cara Kerja Enzim bagi Kesehatan Tubuh
Faktor yang Mempengaruhi Aktivitas Enzim
Adapun faktor yang dapat memengaruhi aktivitas enzim adalah sebagai berikut:
1. Temperatur
Apabila temperatur meningkat, maka molekul-molekul akan memiliki energi kinetic yang semakin besar sehingga pertemuan antar molekul lebih tinggi, akibatnya kecepatan reaksi meningkat. Kecepatan reaksi akan mencapai maksimal pada suatu titik yang disebut sebagai temperatur optimum.
2. pH
Setiap enzim mempunyai profil yang berbeda terkait dengan pH lingkungannya. Sebagian enzim aktif dalam kisaran pH antara 4.5-8, beberapa sangat aktif pada pH rendah, seperti pepsin.
pH pada enzim menunjukkan aktivitas maksimum disebut pH optimum. Perubahan pH mampu menyebabkan pecahannya ikatan akan mengubah konformasi (bentuk) enzim, termasuk aktivitasnya.
3. Inhibitor
Enzim seperti ion logam dapat menghambat aktivitas enzim sehingga disebut inhibitor. Jenis inhibitor adalah inhibitor kompetitif dan inhibitor non-kompotitif.
4. Konsentrasi enzim dan substrat
Kecepatan reaksi enzimatis dipengaruhi oleh konsentrasi enzim dan substrat. Peningkaran konsentrasi enzim atatu substat dapat meningkatkan kecepatan reaksi.
(SNS)
Frequently Asked Question Section
Apa itu transferase?

Apa itu transferase?
Transferase: mengkatalis reaksi pemindahan gugus dari suatu molekul donor ke molekul aseptor (metil, glikosil).
Apa contoh oksidoreduktase?

Apa contoh oksidoreduktase?
Contoh oksidoreduktase adalah alkohol dehydrogenase, glucose oxidase, dan peroksidase.
Apa faktor yang memengaruhi aktivitas enzim?

Apa faktor yang memengaruhi aktivitas enzim?
Temperatur, pH, inhibitor, dan konsentrasi enzim dan substrat.
