Konten dari Pengguna

Pengertian Frasa dan Jenis-jenisnya

Pengertian dan Istilah

Pengertian dan Istilah

Artikel yang menjelaskan pengertian dari sebuah istilah.

·waktu baca 3 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Pengertian dan Istilah tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Ilustrasi Pengertian Frasa. Foto: Pixabay.
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi Pengertian Frasa. Foto: Pixabay.

Frasa merupakan salah satu pembahasan dalam mata pelajaran bahasa Indonesia. Lantas, apa pengertian frasa sebenarnya?

Menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI), frasa adalah gabungan dua kata atau lebih yang bersifat nonpredikatif.

Untuk memahami mengenai frasa lebih lanjut, mari simak pengertian frasa dan jenis-jenisnya berikut ini.

Memahami Pengertian Frasa

Ilustrasi Pengertian Frasa. Foto: Pexels.

Mengutip buku Cendekia Berbahasa oleh Erwan Juhara, dkk, frasa merupakan gabungan kata yang bersifat nonpredikatif atau disebut juga gabungan kata yang mengisi adalah satu fungsi sintaksis (subjek, objek, pelengkap, keterangan) di dalam kalimat.

Menurut Ramlam dalam buku Pengantar Sintaksis karya Drs. Suparmin, M.Hum., pengertian frasa adalah satuan gramatikal yang terdiri dari dua kata atau lebih yang tidak melampaui dari suatu batas fungsi yang terdapat dalam unsur klausa.

Sedangkan, menurut Putrayasa, frasa merupakan kelompok kata yang memiliki kedudukan sebagai suatu fungsi dalam kalimat yang tidak semua dari frasa itu terdiri dari kelompok kata.

Sementara Tarmini, mendefinisikan frasa sebagai suatu konstruksi yang terdiri dari dua konstituen atau lebih yang mampu mengisi sintaksis tertentu yang terdapat dalam kalimat, akan tetapi tidak melampaui dari batas-batas fungsi klausa atau yang dapat dikatakan sebagai nonpredikatif.

Jadi, frasa dapat diartikan sebagai dua kata atau lebih, di mana salah satu unsurnya menjadi unsur utama dan unsur lainnya sebagai unsur keterangan.

Jenis-jenis frasa dibedakan menjadi dua, yakni frasa berdasarkan kategori dan konstruksi. Untuk penjelasan lebih lanjut di bawah sini.

Baca Juga: 8 Contoh Kata Frasa Klausa dan Nomina dalam Bahasa Indonesia

Jenis-jenis Frasa

Ilustrasi Pengertian Frasa. Foto: Pexels.

Jenis-Jenis frasa dibedakan menjadi dua macam, yakni frasa berdasarkan kategori dan konstruksi, yakni:

1. Frasa Berdasarkan Kategori

  • Frasa nominal adalah frasa yang mengandung nomina atau kata benda. Contohnya: gedung sekolah. Inti dari frasa tersebut adalah “gedung”, sedangkan penjelasannya adalah “sekolah”.

  • Frasa verbal adalah frasa yang mengandung verba atau kata kerja. Contohnya: pernah belajar. Inti dari frasa ini adalah “belajar”, sedangkan penjelasannya adalah “pernah”.

  • Frasa bilangan merupakan frasa yang mempunyai distribusi yang sama dengan bilangan. Contohnya: lima botol, dua ekor, dan tiga lembar.

  • Frasa keterangan adalah frasa yang terdiri dari kata keterangan. Contonya: tadi subuh, sebelum magrib, dsb.

  • Frasa depan ialah frasa yang terdiri dari kata depan sebagai penanda, diikuti oleh kata/frasa aksinya. Misalnya: di sebuah rumah dan sejak tadi siang.

2. Frasa Berdasarkan Konstruksi

Frasa berdasarkan konstruksi dibagi menjadi dua, yakni:

  • Frasa eksosentrik adalah frasa yang komponen-komponennya tidak berperilaku yang sama dengan keseluruhannya. Misalnya, frasa di taman, terdiri dari komponen “di” dan “taman”. Fras aini dapat mengisi fungsi keterangan, misalnya Ajeng sedang jualan di taman.

  • Frasa endosentrik merupakan frasa yang komponen-komponennya berperilaku sama dengan keseluruhannya. Jadi, salah satu komponennya dapat menggantikan keseluruhannya. Contohnya, frasa sedang memasak dalam kalimat, “Ibu sedang memasak di dapur” bisa disebut juga “Ibu memasak di dapur”.

(SNS)

Frequently Asked Question Section

Apa arti frasa verbal?
chevron-down

Frasa verbal adalah frasa yang mengandung verba atau kata kerja.

Apa arti frasa keterangan?
chevron-down

Frasa keterangan adalah frasa yang terdiri dari kata keterangan.

Apa saja frasa konstruksi?
chevron-down

Frasa konstruksi dibagi menjadi dua, yakni frasa eksosentrik dan frasa endosentrik.