Pengertian Geografi Menurut Bintarto dan Ahli Lainnya

Artikel yang menjelaskan pengertian dari sebuah istilah.
·waktu baca 3 menit
Tulisan dari Pengertian dan Istilah tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Secara umum, pengertian geografi adalah ilmu yang mempelajari tentang bumi dan segala prinsip, gejala, dan aspek yang terkait hidup manusia.
Sejumlah ahli memiliki pendapat lebih rinci mengenai geografi. Hal ini karena ilmu pengetahuan terus berkembang, sehingga pemahaman tentang geografi pun berkembang.
Salah satu ahli yang turut mendefinisikan geografi adalah Bintarto. Simak pembahasan selengkapnya di bawah ini.
Memahami Arti Geografi Menurut Bintarto
Dalam modul Ilmu Geografi dan Pelestarian Lingkungan dalam PIPS oleh Drs. Marhadi S.K., M.Si., dijelaskan pandangan Bintarto mengenai geografi.
Pengertian geografi menurut Bintarto adalah ilmu pengetahuan yang mencitra, menerangkan sifat bumi, menganalisis gejala alam dan penduduk, serta mempelajari corak khas mengenai kehidupan dan berusaha mencari fungsi dari unsur bumi dalam ruang dan waktu.
Ruang merujuk pada dimensi fisik, seperti jarak, luas, dan bentuk suatu area. Sedangkan tempat bersifat lebih subjektif, berkaitan dengan makna dan nilai yang diberikan manusia pada suatu lokasi.
Dengan kata lain, ruang memberikan kerangka fisik, sementara tempat memberikan identitas dan makna pada ruang tersebut.
Dalam konteks ini, geografi memungkinkan manusia untuk memahami bagaimana mereka memberikan identitas pada suatu tempat dan bagaimana tempat tersebut memengaruhi kehidupannya.
Baca Juga: Pengertian Peta, Skala, dan Jenis-jenisnya
Pengertian Geografi Menurut Ahli Lainnya
Masih mengutip modul Ilmu Geografi dan Pelestarian Lingkungan dalam PIPS oleh Drs. Marhadi S.K., M.Si., berikut beberapa pengertian geografi menurut ahli lainnya.
1. Reenow, Linda L (1995)
Geografi adalah ilmu yang mempelajari letak benda hidup dan benda tak hidup di muka bumi serta pengaruhnya satu sama lain.
2. Moore, W.G. (1981)
Subjek yang menggambarkan permukaan bumi, ciri-ciri fisiknya, iklim, vegetasi, tanah, produk, masyarakat, dll; dan distribusinya.
3. Heintzelman, Oliver H. (1967)
Geografi adalah pemahaman menyeluruh tentang sistem luas di permukaan bumi yang terdiri dari manusia dan alam, serta bahwa konsep pengorganisasiannya adalah "sebaran spasial dan hubungan spasial" dari sistem dan subsistem bumi.
4. Michael, William (1976)
Geografi adalah studi tentang manusia dan lingkungannya dari sudut pandang yang dipilih. Ilmu pengetahuan alam, ekonomi, sejarah, studi tentang kondisi lokal mengenai industri atau pertanian dapat dikatakan berkaitan juga dengan lingkungan.
5. Bernahadus Varenius (1622-1650)
Mengutip e-Modul Geografi oleh Fitri Sekar Lestari, pengertian geografi menurut Bernahadus Varenius merupakan campuran dari matematika yang membahas kondisi bumi beserta bagiannya termasuk benda-benda langit lainnya.
Varenius membagi geografi ke dalam dua kategori, yakni geografi umum dan geografi khusus.
Geografi umum yang membahas tentang karakteristik bumi, dan mencakup tiga hal berikut:
Terestrial, merupakan pengetahuan tentang bumi secara keseluruhan, bentuk dan ukurannya.
Astronomis, berkaitan tentang hubungan bumi dengan bintang-bintang yang merupakan cikal bakal ilmu Kosmografi.
Komparatif, menyajikan deskripsi lengkap mengenai bumi, letak, dan tempat-tempat di permukaan bumi.
Adapun geografi khusus mendeskripsikan tentang wilayah dalam tiga aspek, yaitu:
Atmosfer membicarakan tentang iklim.
Litosfer menelaah tentang permukaan bumi meliputi relief, vegetasi, dan fauna dari berbagai negeri.
Manusia terkait dengan keadaan penduduk, perniagaan, dan pemerintahan dari berbagai negeri.
(DEL)
