Pengertian Ide Pokok, Fungsi, Jenis-jenis, dan Cara Menemukannya

Artikel yang menjelaskan pengertian dari sebuah istilah.
·waktu baca 3 menit
Tulisan dari Pengertian dan Istilah tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Dalam sebuah tulisan atau cerita diperlukan sebuah ide pokok. Pengertian ide pokok adalah inti dari pembahasan yang tertulis dalam sebuah paragraf.
Ide pokok dapat disebut pula dengan pikiran utama, gagasan pokok, atau ide utama. Ide pokok ini digunakan penulis sebagai dasar untuk mengembangkan sebuah tulisan.
Untuk memahami pengertian ide pokok ciri-ciri jenis-jenis, dan cara menemukannya, simak artikel di bawah ini.
Memahami Pengertian Ide Pokok
Mengutip buku Menulis Kreatif oleh Dr. Anita Candra Dewi, S.Pd., M.Pd., ide pokok merupakan ide atau gagasan yang menjadi pengembang paragraf. Ide pokok biasanya berapa dalam kalimat utama.
Sementara itu, kalimat utama adalah kalimat yang di dalamnya mengandung ide pokok paragraf. Kalimat utama bisa juga disebut kalimat topik.
Menurut Ainia Prihantini dalam buku Master bahasa Indonesia, ide pokok atau gagasan utama adalah kemampuan membedakan kalimat utama dan kalimat penjelas.
Berdasarkan pengertian yang sudah dijelaskan, ide pokok merupakan gagasan atau ide utama yang berada di kalimat utama sebuah paragraf berfungsi sebagai pengembang paragraf.
Ide pokok berfungsi untuk memberikan kejelasan dari suatu bacaan atau paragraf sehingga pembaca mampu memahami isi paragraf tertentu.
Ciri-ciri Ide Pokok
Untuk mengenali ide pokok, maka perlu diketahui ciri-ciri ide pokok, sebagai berikut:
Memiliki kalimat pendukung atau kalimat pengembang atau kalimat penjelas.
Ada pendukung yang menjelaskan atau menguatkan alasan
Inti dari sebuah paragraf atau pusat pembahasan.
Baca Juga: Apa Manfaat Mengetahui Ide Pokok dari Teks? Ini Jawabannya!
Jenis-jenis Ide Pokok
Ide pokok atau gagasan utama dibagi menjadi tiga jenis, yaitu deduktif, induktif, dan campuran. Berikut ini penjelasannya:
1. Gagasan Deduktif
Gagasan deduktif merupakan sebuah paragraf yang dimulai dengan keadaan umum, kemudian diikuti keadaan-keadaan khusus. Paragraf yang mengandung gagasan deduktif memiliki kalimat utama di bagian awal paragraf.
Kalimat utama menjelaskan gagasan utama atau ide pokok, lalu diikuti penjelas yang mampu mengembangkan ide pokok berupa uraian, contoh atau ilustrasi.
2. Gagasan Induktif
Gagasan induktif merupakan kebalikan dari gagasan deduktif, ialah paragraf yang keadaan khususnya diletakkan di bagian awal, sedangkan pernyataan keadaan umum berada di akhir paragraf.
Kalimat utama pada gagasan induktif terletak di akhir paragraf yang didahului dengan kalimat penjelas di bagian awal.
3. Gagasan Campuran
Gagasan campuran merupakan gabungan dari gagasan deduktif dan gagasan induktif. Kalimat utama pada gagasan ini berada di awal dan di akhir paragraf. Keduanya mengisyaratkan hal yang sama walaupun memakai kata-kata yang berbeda.
Cara Menemukan Ide Pokok
Adapun cara menemukan Ide pokok sebagai berikut:
1. Kenali kalimat utama
Untuk mengidentifikasi kalimat utama perlu memahami pengertian kalimat utama dan ciri kalimat utama. Selain itu, juga bedakan antara penjelas dan kalimat utama. Dengan begitu, kalimat utama bisa mudah ditemukan.
2. Membaca dengan teliti
Untuk menemukan ide pokok, dibutuhkan konsentrasi saat membaca sebuah paragraf. Cara ini memungkinkan menemukan ide pokok atau paragraf utama.
3. Menyimpulkan sebuah paragraf
Setelah selesai membaca seluruh paragraf dari sebuah tulisan, kemudian simpulkanlah isi dari paragraf tersebut. Maka, gagasan utama akan ditemukan.
(SNS)
Frequently Asked Question Section
Apa itu ide pokok?

Apa itu ide pokok?
Mengutip buku Menulis Kreatif oleh Dr. Anita Candra Dewi, S.Pd., M.Pd., ide pokok merupakan ide atau gagasan yang menjadi pengembang paragraf. Ide pokok biasanya berapa dalam kalimat utama.
Apa jenis-jenis ide pokok?

Apa jenis-jenis ide pokok?
Deduktif, induktif, dan campuran.
Bagaimana cara menemukan ide pokok?

Bagaimana cara menemukan ide pokok?
Kenali kalimat utama, membaca dengan teliti, dan menyimpulkan sebuah paragraf.
